BACAAJA, BREBES- Program Valet Ride dari Polda Jawa Tengah makin ramai dimanfaatkan pemudik di musim Lebaran 2026.
Hingga Selasa (17/3/2026) pagi, sudah ada 183 pemudik yang pakai layanan ini di Pos Pelayanan Brebes. Gak cuma orangnya, sekitar 100 sepeda motor juga ikut “nebeng” diangkut pakai kendaraan towing menuju kampung halaman.
Lewat layanan ini, pemudik gak perlu lagi riding jauh yang rawan capek dan kecelakaan. Motor tetap sampai tujuan, tapi pemiliknya bisa lanjut perjalanan naik bus dengan lebih santai. Selain gratis, fasilitasnya juga gak kaleng-kaleng.
Mulai dari ruang tunggu ber-AC, snack selama perjalanan, layanan kesehatan, sampai tempat istirahat sudah disiapkan. Kapolres Brebes, Lilik Ardhiansyah, bilang program ini memang dirancang buat bikin mudik lebih aman dan nyaman.
Risiko Kecelakaan
“Kami ingin pemudik tidak kelelahan di jalan. Dengan Valet Ride, risiko kecelakaan bisa ditekan,” jelasnya. Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Ketupat Candi 2026, Artanto, menyebut layanan ini sebagai inovasi pelayanan untuk masyarakat, khususnya pengguna motor.
“Motor tetap bisa dibawa pulang, tapi pemudik bisa istirahat selama perjalanan. Ini solusi biar mudik lebih aman,” ujarnya. Program ini jadi jawaban buat dilema klasik pemudik motor: pengen hemat tapi tetap selamat. Dengan Valet Ride, dua-duanya bisa dapet.
Polda Jateng juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas ini selama Operasi Ketupat Candi 2026, agar perjalanan mudik bisa lebih lancar tanpa drama di jalan.
Jadi sekarang pilihannya jelas: mau capek di jalan atau duduk manis sambil ngemil? Motor boleh kerja keras, tapi badan tetap harus dikasih libur. (tebe)


