BACAAJA, SEMARANG- Iduladha selalu jadi momen spesial buat warga binaan atau napi di Lapas Kelas I Semarang. Mereka bisa “pesta” makan olahan serba daging.
Tahun ini, Lapas Semarang menyembelih 8 ekor sapi dan 23 ekor kambing (dua kambing disalurkan ke Lapas Perempuan dan Rutan Semarang). Sebagian daging kurban disalurkan ke warga sekitar lapas. Namun, mayoritas dimanfaatkan untuk konsumsi para napi.
Napi Lapas Semarang totalnya mencapai 1.400 orang. Daging kurban yang ada dimasak berbagai olahan berbeda selama tiga hari ke depan. “Hari ini siang tongseng, sore rawon. Besok rendang, Sabtunya gulai,” jelas tim humas lapas saat dikonfirmasi, Kamis (28/5/2026).
Proses Pemotongan
Tradisi hari raya kurban selalu istimewa. Suasana penyembelihan hewan kurban kemarin melibatkan warga binaan. Mereka ikut membantu proses pemotongan sampai pengolahan daging bersama petugas lapas dan panitia kurban.
Kepala Lapas Semarang, Ahmad Tohari bilang, momentum Iduladha sengaja dibuat terasa buat seluruh warga binaan. Menurutnya, kurban bukan cuma soal menyembelih hewan. “Iduladha juga tentang bagaimana kita belajar berbagi, peduli, dan memperkuat rasa kebersamaan,” ujar Tohari.
Di luar sana orang rebutan diskon daging kurban, di dalam lapas malah jadwal menunya sudah kayak katering hajatan. Kadang hidup memang suka plot twist. (bae)

