Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Tahun Baru, Pemkot Skip Kembang Api
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Tahun Baru, Pemkot Skip Kembang Api

Biasanya malam tahun baru identik sama langit penuh warna dan suara petasan yang bikin kaget. Tapi akhir 2025 ini, Semarang milih jalur beda. Nggak ada pesta kembang api dari Pemkot, yang ada justru ajakan buat refleksi, doa, dan peduli sesama.

T. Budianto
Last updated: Desember 25, 2025 5:22 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
BERI KETERANGAN: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng memberikan keterangan seusai menghadiri fashion show di Lapas Kelas IIA Wanita Semarang, kemarin. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemerintah Kota Semarang memutuskan tidak menggelar pesta kembang api pada malam pergantian Tahun Baru 2026. Sebagai gantinya, perayaan akhir tahun bakal diarahkan ke doa lintas agama dan penggalangan donasi untuk korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan, kebijakan ini diambil sebagai bentuk empati dan solidaritas kemanusiaan terhadap warga yang terdampak bencana alam.

“Untuk kembang api dari pemerintah kota, saya kira tidak. Biasanya memang ada di Simpang Lima, tapi kemarin saya sarankan ke panitia agar tidak perlu,” ujar Agustina, Rabu, (24/12/2025).

Baca juga: Libur Panjang, Wali Kota Agustina Cek Posko PAM Nataru

Meski tanpa kembang api, perayaan tahun baru tetap digelar. Bedanya, konsepnya dibuat lebih bermakna dengan mengajak masyarakat berdoa bersama sebagai wujud syukur dan harapan menyambut 2026.

“Doa itu penting. Kita bersyukur atas perjalanan satu tahun dan berharap 2026 lebih baik. Doanya lintas agama, melibatkan Islam, Kristen, dan agama lainnya,” jelasnya.

Sesuai Aturan

Agustina menegaskan, Pemkot tidak melarang pihak swasta menggelar perayaan tahun baru selama sesuai aturan. Namun, ia berharap semangat kepedulian sosial tetap jadi ruh utama perayaan akhir tahun.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Indriyasari. Ia memastikan Pemkot tidak menggelar pesta tahun baru berskala besar seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Di Simpang Lima tetap ada kegiatan, tapi konsepnya doa lintas agama dan penggalangan donasi,” kata perempuan yang akrab disapa Iin itu. Meski tanpa pesta kembang api, hiburan tetap disiapkan agar masyarakat mau datang dan berpartisipasi. Fokusnya bukan euforia, tapi kebersamaan dan kepedulian.

“Hiburan tetap ada. Tapi tujuannya mengajak masyarakat berdoa dan berdonasi. Berapa pun nilainya nggak kami lihat, yang penting partisipasi,” ujarnya.

Baca juga: Nataru Boleh Libur, Layanan Kesehatan Semarang Nggak Ikut Cuti

Disbudpar juga mengimbau setiap penyelenggara acara malam tahun baru untuk menyertakan sesi doa bersama dan membuka donasi kemanusiaan dalam rangkaian kegiatan mereka.

Hingga saat ini, Pemkot Semarang belum mengeluarkan kebijakan khusus terkait pembatasan acara yang digelar pihak swasta pada malam pergantian tahun.

Langit boleh tanpa kembang api, tapi hati tetap bisa terang kalau isinya empati. Tahun baru nggak selalu harus rame-rame, kadang cukup hening, berdoa, lalu berbagi. (tebe)

You Might Also Like

DPR Siap Berbenah! Puan Maharani Pimpin Langsung Reformasi, Tunjangan & Kunker Dihentikan!

Respati Komitmen Jaga MBG di Solo Zero Accident: Dicek dari Saus sampai Armada

Musim Hujan Datang, PMI Semarang Sudah “Ready to Go”

Gerakan “Ibu Jogo Anak” Resmi Digas: Saatnya Emak-Emak Turun Tangan Lawan Radikalisme Online!

Warga Pati Ramai-Ramai Kirim Surat Cinta ke KPK Minta Tangkap Sudewo!

TAGGED:agustina wilujengheadlinenatarupemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mahesa Jenar Berburu Samba
Next Article Natalan Sambil Ingat Bumi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Langkah Keliru Indonesia Memasuki Perang Orang Lain

Tragedi Kaca Transparan

Ilustrasi tindak pidana suap dan korupsi. (narakita/grafis/tera)

Indonesia Juara Korupsi? IPK Anjlok: Lebih Buruk dari Timor Leste, Kalah Saing di ASEAN

Wali Kota Solo melantik pengurus DPC Gekrafs Surakarta periode 2026–2029, sekaligus peluncuran Project Solo Tourism Directory, Selasa (10/2/2026) malam di Taman Balekambang.

Respati Dorong Gekrafs Jadi Motor Ekonomi Kreatif Solo, Bukan Organisasi Seremonial

Wakil Ketua DPRD Jateng M Saleh (kanan), meminta pemerintah dan pihak terkait memperkuat mitigasi bencana.

Dampak Bencana Beruntun di Jateng Kian Luas, Saleh Minta Mitigasi Diperkuat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Akademisi: Ekonomi Jateng On The Track, Tapi……

Desember 28, 2025
Hukum

Kejam! Sritex Belum Juga Cairkan Pesangon 11.025 Buruh

Desember 26, 2025
Daerah

Pesantren Nggak Jalan Sendiri Lagi, Pemkot Semarang Ikut Turun Tangan

Desember 30, 2025
Nasional

Puan: Natalan Tetap Hangat, Rayakan Tahun Baru Jangan Berlebihan

Desember 24, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tahun Baru, Pemkot Skip Kembang Api
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?