Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Subsidi Motor Listrik Dinilai Salah Sasaran, MTI Desak Pemerintah Alihkan Dana ke Angkutan Umum
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Subsidi Motor Listrik Dinilai Salah Sasaran, MTI Desak Pemerintah Alihkan Dana ke Angkutan Umum

Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) kritik keras subsidi motor listrik yang dianggap tak tepat sasaran di tengah krisis daya beli. Mereka mendesak pemerintah segera alihkan subsidi ke angkutan umum agar langsung meringankan beban masyarakat miskin kota dan mempercepat pengentasan kemiskinan.

baniabbasy
Last updated: September 10, 2025 11:13 am
By baniabbasy
4 Min Read
Share
Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) kritik keras subsidi motor listrik yang dianggap tak tepat sasaran di tengah krisis daya beli.
Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) kritik keras subsidi motor listrik yang dianggap tak tepat sasaran di tengah krisis daya beli.. Foto: viar
SHARE

HEY GUYS! Kalian pernah dengar janji Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka soal subsidi angkutan umum? Well, sampai sekarang janji itu belum juga terealisasi, nih. Malah, pemerintah ngasih subsidi buat motor listrik yang menurut Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) malah nggak kena sasaran dan nggak menyelesaikan masalah utama, yaitu krisis daya beli masyarakat.

MTI, yang mewakili suara para pegiat dan pengguna transportasi, udah resmi mengajukan kritik pedas soal kebijakan subsidi motor listrik ini. Ketua Umum MTI, Tory Damantoro, bilang, “Di tengah tabungan masyarakat yang udah menipis dan inflasi yang makin terasa, pemerintah malah dorong konsumsi baru lewat subsidi motor listrik. Ini malah nambah beban, bukan solusi buat rakyat yang pengin biaya hidupnya meringan dan pengin pendapatan naik.”

Bener banget, kan? Kondisi ekonomi rakyat sekarang sedang nggak baik-baik aja. Tabungan menipis, penghasilan makin susah, tapi malah disuruh beli motor listrik dengan bantuan subsidi. Masalahnya, subsidi motor ini bikin masyarakat malah punya liabilitas baru seperti cicilan dan biaya perawatan. Jadi bukan solusi buat ngurangin beban mereka.

Djoko Setijowarno, Wakil Ketua MTI bidang Pemberdayaan Wilayah, juga bilang, “Stimulus dari subsidi motor listrik itu nggak nyambung sama realita. Masyarakat berharap stimulus bisa buka lapangan kerja dan tambah penghasilan, bukan malah tambah beban. Apalagi, subsidi ini ngurangin anggaran yang bisa dipakai buat program pengentasan kemiskinan.”

Kalau kita lihat data BPS, biaya transportasi sekarang makan sampai 30-40% pendapatan warga miskin kota. Ini beban yang berat banget! Tapi, kenapa solusi yang ditawarkan malah subsidi motor listrik yang nggak sentuh akar masalah?

MTI punya usulan kece: alihkan subsidi motor listrik ke subsidi angkutan umum! Kenapa? Karena subsidi angkutan umum itu nyata-nyata bisa meringankan beban masyarakat secara langsung. Kalau tarif angkutan umum turun, otomatis pendapatan yang bisa dipakai buat kebutuhan lain bakal naik juga.

Tory Damantoro ngasih pandangan tajam, “Subsidi angkutan umum adalah cara paling efektif untuk ngurangin kemiskinan struktural. Uang yang dihemat dari biaya transportasi bisa dipakai buat beli makan, sekolahin anak, atau biaya kesehatan. Ini stimulus ekonomi yang nyata dan punya efek domino positif sampai akar rumput.”

Gak cuma itu, memotong subsidi angkutan umum sama aja bunuh budaya transportasi umum yang baru mulai tumbuh. Djoko Setijowarno juga prihatin karena beberapa daerah malah lagi ngurangin subsidi angkutan umum. “Pemerintah pusat harus kasih contoh yang baik dengan alihkan subsidi motor listrik ke penguatan layanan angkutan umum, bukan malah melemahkan.”

MTI juga sudah kasih tiga rekomendasi yang konkret buat pemerintah: pertama, stop subsidi motor listrik. Kedua, alihkan dana subsidi itu ke angkutan umum nasional supaya bisa bangun dan kelola angkutan umum dengan lebih baik. Ketiga, jadikan subsidi angkutan umum sebagai program prioritas untuk pemulihan ekonomi dan perlindungan sosial yang bener-bener berdampak buat ngurangin kemiskinan, sesuai cita-cita Presiden Prabowo.

MTI siap banget berdialog sama pemerintah dan DPR buat dorong kebijakan transportasi yang pro-rakyat dan pro-pengentasan kemiskinan. Jadi, yuk kita dukung supaya subsidi angkutan umum jadi prioritas, biar hidup warga makin enteng dan ekonomi juga bisa bangkit!

Kalau kamu setuju dengan MTI, share pendapatmu dong! Transportasi umum yang terjangkau bisa bikin hidup kita semua lebih mudah, lho.(*)

You Might Also Like

Usai Lebaran, Jateng Siap Gas Bangun Dry Port

Perjanjian Kemitraan ICA-CEPA Diteken; Kanada Siap Hapus 90,5% Tarif Impor Produk Indonesia

16.000 Tiket Kereta Mudik Lebaran Sudah Terjual, KAI Daop 4 Ungkap Tanggal Favorit

Dapur MBG di Semarang Upgrade Skill, Belajar Ngolah Makanan Halal dan Aman dari Ahlinya!

Indonesia Darurat Sampah! 10 Juta Ton Plastik Nyemplung ke Laut, DPR Soroti Dampaknya ke Iklim

TAGGED:Masyarakat Transportasi aindonesiaMasyarakat Transportasi IndonesiaSubsidi motor listrik
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Menteri Purbaya, ya? Mungkinkah dia cuma jadi bayang-bayang Luhut Binsar Panjaitan, ikut-ikutan tanpa suara sendiri? Atau malah jagoannya Luhut yang siap jadi pemain cadangan di panggung besar?. Gambar ilustrasi: Tim Kreatif/dok.  Dari Bayangan Luhut ke Menteri Keuangan: Purbaya Si Anak Buah Kini Jadi Bos
Next Article Lagi Cari Cara Alami Mempercantik Kulit? Ini Rahasia yang Sempat Terlupakan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jateng Mau Sulap 70 Persen Sampah Jadi Listrik, Mimpi atau Jalan Keluar?

96 Ribu Pejabat “Belum Lapor”, MAKI: KPK Jangan Cuma Kasih Angka, Spill Namanya!

MBG Lima Hari Aja? Santai, Daerah 3T Dapat “Bonus Sabtu”

Bukan Sekadar Haul, Ini “Push Rank” KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional

Haji 2026 Tetap Berangkat, Meski Timur Tengah Lagi Panas-Panasnya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Anggota Komisi XII DPR RI, Sigit Karyawan Yunianto, saat mengikuti pertemuan bersama perguruan tinggi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), PT PLN (Persero) dan stakeholder di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (30/8/2025)
Sirkular

DPR Gaspol Dorong Energi Terbarukan Buat Wilayah 3T, Biar Gak Gelap Terus!

September 2, 2025
Ekonomi

Gubernur Lempar Karpet Merah ke Investor India

Februari 19, 2026
Ilustrasi energi baru terbarukan (ebt) pembangkit listrik tenaga angin dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). (narakita/grafis/tera)
Sirkular

EBT Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Global 21 Persen pada 2060, Ini Syaratnya

Juli 6, 2025
Ekonomi

123 Ton Bawang Gelap Nyelonong ke Semarang

Januari 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Subsidi Motor Listrik Dinilai Salah Sasaran, MTI Desak Pemerintah Alihkan Dana ke Angkutan Umum
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?