Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sering Pindah D ke N, Transmisi Matik Bisa Jebol?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Teknologi

Sering Pindah D ke N, Transmisi Matik Bisa Jebol?

Nugroho P.
Last updated: Oktober 20, 2026 4:39 am
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
Persneling gigi mobil matic.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Mobil matik memang jadi andalan banyak pengemudi, terutama saat harus berjibaku dengan kemacetan kota. Tinggal mengatur pedal gas dan rem, perjalanan terasa lebih praktis tanpa perlu repot menginjak kopling seperti pada mobil manual.

Contents
Kenapa Muncul Hentakan Saat Pindah N ke D?Pindah ke N Saat Berhenti Lebih AmanManfaatkan Brake Hold Jika Tersedia

Namun, ada kebiasaan yang masih bikin pemilik mobil matik bertanya-tanya, yakni memindahkan tuas transmisi dari posisi D ke N setiap kali berhenti di lampu merah atau terjebak macet. Saat kembali ke posisi D untuk melaju, terkadang muncul hentakan yang membuat pengemudi khawatir transmisi bakal cepat rusak.

Lantas, apakah kebiasaan tersebut benar-benar bisa bikin transmisi matik jebol? Hermas Efendi Prabowo, pemilik bengkel spesialis Worner Matic, punya penjelasan soal hal ini.

Menurut Hermas, ketika mobil berhenti, komponen clutch atau kopling di dalam gearbox transmisi juga berhenti bergerak, meskipun tuas masih berada di posisi D.

Ia menjelaskan, komponen clutch yang terhubung dengan as roda penggerak menerima tenaga dari input shaft di dalam torque converter. Sementara itu, input shaft bergerak mengikuti putaran turbin yang mendapatkan tenaga dari tekanan oli akibat putaran impeller.

“Kalau turbin-nya berhenti, otomatis penyaluran tenaga dari tekanan oli terputus di antara impeler dan turbin,” jelas Hermas.

Terputusnya aliran tenaga tersebut membuat penyaluran tenaga ke transmisi ikut berhenti, meskipun tuas masih berada di D. Karena itu, memindahkan tuas dari D ke N ketika mobil diam bukan berarti komponen transmisi terus bekerja keras selama kendaraan berhenti.

Kenapa Muncul Hentakan Saat Pindah N ke D?

Hentakan yang terasa ketika tuas dipindahkan dari N ke D kerap membuat pengemudi waswas. Apalagi, jika kejadian itu berulang kali muncul setiap kali mobil kembali berjalan.

Hermas menjelaskan, kondisi tersebut bisa terjadi karena komponen clutch belum siap bekerja, sementara putaran mesin sudah lebih dulu tinggi. Akibatnya, tekanan oli yang disalurkan ke transmisi menjadi lebih besar ketika sistem mulai kembali menyalurkan tenaga.

Meski begitu, hentakan sesaat tersebut tidak otomatis membuat transmisi rusak parah.

“Itu juga hanya sepersekian detik, clutch yang bergesekan basah ketemu basah, tidak akan bikin jebol juga karena tidak berpengaruh signifikan,” tegas Hermas.

Artinya, pengemudi tidak perlu langsung panik hanya karena merasakan hentakan ringan saat memindahkan tuas dari N ke D. Namun, jika hentakan terasa keras, muncul berulang kali, atau disertai gejala lain seperti keterlambatan perpindahan gigi, kondisi transmisi sebaiknya diperiksa di bengkel.

Pindah ke N Saat Berhenti Lebih Aman

Meski perpindahan dari D ke N tidak serta-merta membuat transmisi jebol, Hermas tetap menyarankan pengemudi memindahkan tuas ke posisi N saat berhenti, meskipun hanya sebentar.

Alasannya bukan semata-mata untuk menjaga keawetan gearbox, melainkan berkaitan dengan keselamatan berkendara.

Ketika tuas berada di posisi D, mobil tetap berpotensi bergerak jika pedal rem terlepas. Pengemudi memang harus terus menekan rem untuk menahan kendaraan agar tidak merayap maju.

Masalahnya, menahan pedal rem dalam waktu lama bisa membuat kaki pegal. Dalam kondisi tertentu, pengemudi juga bisa tanpa sadar mengendurkan tekanan pada pedal tersebut.

Jika mobil kemudian bergerak dan pengemudi terlambat bereaksi, risiko menabrak kendaraan di depan atau benda lain bisa meningkat.

“Selain itu menekan pedal rem terlalu lama juga malah membuat pengemudi tidak nyaman, kaki lebih cepat pegal,” ujar Hermas.

Manfaatkan Brake Hold Jika Tersedia

Bagi pengemudi yang tidak ingin terlalu sering memindahkan tuas antara D dan N, beberapa mobil matik sudah dilengkapi fitur Brake Hold.

Fitur ini membantu menahan mobil tetap diam menggunakan sistem pengereman tanpa pengemudi harus terus menginjak pedal rem. Penggunaannya tetap perlu mengikuti petunjuk pada buku manual kendaraan masing-masing.

Dengan fitur tersebut, pengemudi bisa lebih nyaman ketika menghadapi lampu merah atau kemacetan panjang tanpa harus terus-menerus menahan rem menggunakan kaki.

Hermas menegaskan, transmisi otomatis pada dasarnya dirancang untuk memberikan kenyamanan dan kepraktisan bagi penggunanya. Karena itu, pengemudi sebaiknya memahami cara kerja serta fitur kendaraan agar bisa berkendara dengan nyaman sekaligus aman.

Intinya, sering memindahkan tuas dari D ke N saat berhenti tidak otomatis bikin transmisi matik jebol. Yang tak kalah penting adalah menghindari putaran mesin terlalu tinggi saat kembali masuk ke D, memperhatikan gejala yang muncul, serta memastikan mobil tetap aman ketika berhenti. (*)

You Might Also Like

HP Murah Makin Seret, Harga Memori Jadi Biang

Netflix Pangkas 1.000 Pegawai, Strategi Bisnis Berubah

Zhang Yiming Bos Tik Tok Terkaya Se Asia, Harta Tembus Rp1.857 Triliun

Infinix Note 60: HP Murah Gak Bikin Kamu Tersesat, Bisa Nyambung Satelit Anti-Lost Contact!

Bikin Greget! Ada Drama Aplikasi Wajib di Ponsel Baru India

TAGGED:gigimobil maticotomotifpersnelingteknologitrik mengemudi matic
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pertalite Seret di Bangkalan, Eceran Tembus Rp14 Ribu
Next Article Mau Kalori Cepat Terpangkas? Coba 4 Olahraga Ini

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Mau Kalori Cepat Terpangkas? Coba 4 Olahraga Ini

Sering Pindah D ke N, Transmisi Matik Bisa Jebol?

Pertalite Seret di Bangkalan, Eceran Tembus Rp14 Ribu

Ilustrasi korban pelecehan atau kekerasan seksual.

Karyawati SPPG Palembang Mengaku Dilecehkan, Lapor Polisi

Kebakaran Sawit Ketapang, Puluhan Orangutan Kehilangan Rumah

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Teknologi

HP Baru Harus Dicas Dulu? Ini Faktanya

September 20, 2026
Teknologi

Data 38 Ribu Pegawai FBI Diklaim Dicuri Hacker

Oktober 4, 2026
Teknologi

Komdigi Berulah, Jual Beli HP Bakal Kaya Motor Bekas

Oktober 4, 2025
Ilustrasi smartphone.
Teknologi

Harga Elektronik Makin Naik, Ini Rekomendasi Smartphone di Bawah Rp5 Juta dengan Spek Mumpuni

September 23, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sering Pindah D ke N, Transmisi Matik Bisa Jebol?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?