BACAAJA, SEMARANG – Libur Natal dan Tahun Baru sudah di depan mata. Semarang Zoo ikut bersiap. Dan persiapannya nggak main-main.
Menjelang momen Nataru, pengelola Semarang Zoo mulai memanaskan mesin. Targetnya jelas: siap menyambut lonjakan wisatawan yang diprediksi bakal membludak.
Staf Marketing Semarang Zoo, Niko, bilang rangkaian acara Nataru bakal digelar mulai 25 Desember sampai 4 Januari.
Bacaaja: Libur Nataru di Wonosobo Dijaga Ketat, Wisatawan Diminta Santai
Bacaaja: SCU dan Semarang Zoo Satu Frekuensi, Konservasi Satwa Jadi Misi Bersama
Datang ke kebun binatang kali ini bukan cuma lihat satwa. Ada bonus beragam hiburan.
“Eventnya ada penampilan band, host player, pertunjukan tari, sampai kegiatan bareng komunitas Urban Hiking Semarang,” kata Niko, Selasa (23/12/2025).
Salah satu agenda yang paling ditunggu bakal digelar 4 Januari. Namanya Sunderland Forest Track.
Isinya jelajah alam bareng komunitas, memanfaatkan kawasan hutan di dalam Semarang Zoo.
Soal jumlah pengunjung, pengelola pasang target realistis tapi optimistis. Minimal 15 ribu pengunjung selama periode Nataru.
“Harapannya jelas lebih ramai dari hari biasa,” ujar Niko.
Jam operasional nggak berubah. Loket dibuka pukul 08.00 sampai 16.00 WIB. Tapi ada sedikit penyesuaian harga tiket.
Selama libur Nataru, tiket masuk naik dari Rp25 ribu jadi Rp30 ribu. Naik Rp5 ribu. Masih aman di kantong.
Selain event, ada juga interaksi satwa baru. Pengunjung bisa lebih dekat dengan kapibara, unta, kuda, dan beberapa satwa lainnya. Cocok buat anak-anak. Dan konten medsos, tentunya.
Soal parkir, pengelola mengakui tak ada penambahan lahan. Tapi fasilitas yang ada dipastikan siap pakai. Paling cuma perbaikan ringan.
Di balik hingar-bingar wisata, Niko mengingatkan satu hal penting. Semarang Zoo bukan sekadar tempat liburan. Tapi juga lembaga konservasi.
“Datang ke sini berarti ikut mendukung pelestarian satwa dan edukasi anak-anak,” ujarnya.
Target ramai iya. Misi edukasi tetap jalan. Semarang Zoo ingin liburan seru, tapi tetap bermakna. (dul)


