Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Seluruh Jalur Pendakian Gunung di Jateng Diminta Tutup Sementara
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Seluruh Jalur Pendakian Gunung di Jateng Diminta Tutup Sementara

T. Budianto
Last updated: Oktober 23, 2026 1:30 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PENDAKIAN MERBABU: Sejumlah pendaki menikmati pemandangan alam saat mendaki Gunung Merbabu dari jalur pendakian Suwanting. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Hobi mendaki untuk sementara harus direm dulu. Setelah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda Gunung Lawu dan Gunung Sumbing, Pemprov Jateng mengimbau agar seluruh jalur pendakian gunung di wilayahnya ditutup sementara. Aktivitas lain di kawasan lereng gunung juga diminta dibatasi demi mencegah kebakaran susulan.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Jateng, Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan, langkah tersebut menindaklanjuti masukan Polda Jateng agar pengelola taman nasional dan kawasan gunung membatasi aktivitas masyarakat.

Dugaan awal, kebakaran di Lawu dan Sumbing dipicu kesalahan manusia atau human error. Karena itu, aktivitas yang berpotensi memicu api, termasuk kegiatan petani dan pendaki, perlu diminimalkan.

Baca juga: Miris! Kebakaran Hutan Gunung Lawu Diduga karena Ulah Manusia

“Harapannya, aktivitas di gunung bisa diminimalkan dan tidak menggunakan api di atas,” kata Bergas di Co-Working Space Rumah Rakyat, Kantor Gubernur Jateng, Kamis (22/10/2026).

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Jateng telah menindaklanjuti arahan tersebut dengan menghubungi Balai Taman Nasional dan Perhutani. Tembusan juga disampaikan kepada TNI dan Polri untuk mendukung pembatasan aktivitas di kawasan gunung.

Kepala DLHK Jateng, Heru Djatmika membenarkan pihaknya telah menerbitkan surat Nomor S/500.4/891/2026 tertanggal 21 Oktober 2026 tentang Penutupan Sementara Jalur Pendakian Gunung dan Penyiapan Lahan Tanpa Bakar.

Status Siaga

Permintaan penutupan berlaku untuk jalur pendakian di sejumlah gunung, termasuk Lawu, Merbabu, Sumbing, Sindoro, dan Slamet. Kebijakan tersebut didasarkan pada status siaga darurat kekeringan dan karhutla di Jateng tahun 2026.

Meningkatnya insiden kebakaran dinilai mengancam keselamatan manusia, merusak ekosistem hutan lindung dan konservasi, serta memperburuk kualitas lingkungan.

Risikonya bukan sekadar pepohonan hangus. Saat kebakaran terjadi di Gunung Sumbing, sebanyak 152 pendaki berada di kawasan tersebut dan harus dievakuasi. “Penutupan semua jalur pendakian ini kami maksudkan untuk mengeliminasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Heru.

Di tengah upaya pencegahan, pemadaman di Gunung Lawu, Sumbing, dan kawasan Gunung Pakuwaja di Dieng terus dilakukan. Menurut Bergas, penanganan di Lawu dilakukan melalui jalur darat dan udara menggunakan water bombing.

Baca juga: Karhutla Landa Lereng Gunung Lawu, Pemadaman Terkendala Perkara Ini

Petugas juga membuat sekat untuk menghambat pergerakan api. Sebagian titik kebakaran di Lawu dilaporkan sudah berjarak sekitar lima kilometer dari permukiman warga. Untuk Gunung Sumbing, pengajuan pemindahan satu helikopter dari Lawu telah dikirim kepada BNPB agar pemadaman dari udara bisa dilakukan.

Sebelumnya, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyampaikan dua helikopter TNI disiapkan untuk mendukung operasi pemadaman karhutla di Lawu dan Sumbing melalui BNPB. Penanganan di kedua kawasan itu ditingkatkan menyusul penetapan status tanggap darurat.

Penutupan jalur pendakian memang bisa mengubah rencana liburan para pencinta gunung. Namun, ketika api masih mengancam hutan dan keselamatan manusia, menunda pendakian jauh lebih masuk akal daripada memaksakan perjalanan. Gunung tak akan pindah ke mana-mana, yang perlu dijaga sekarang adalah agar hutannya tidak keburu kehilangan terlalu banyak. (tebe)

You Might Also Like

Tak Punya KTP Semarang? Kini Tetap Bisa Daftar Sekolah dari Awal

Bripda Rio Ikuti Jejak Satria Kumbara Jadi Tentara Bayaran Rusia, Brimob Aceh Murka

Kota Lama Sudah Glow Up, Tapi Masih Sepi Nyawa

Tanah Bergerak, Relokasi Warga Jangli Disiapkan

2.242 Peserta Siap Ramaikan MTQ Nasional di Semarang

TAGGED:ahmad luthfiheadlinekarhutla jatengpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article KHUSYUK - 1.328 hafiz dan hafizah menggelar khataman Alquran bareng di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonosobo pada puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN), Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini mengantarkan Wonosobo raih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI). Keren! Wonosobo Raih Rekor MURI pada HSN 2026, 1.328 Hafiz dan Hafizah Khataman Alquran Bareng
Next Article Dicari, Komisioner KI  yang Bukan Sekadar Pintar tapi juga Bisa Kerja Bareng

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tak Cuma Jago Ngaji! Darul Amanah Juara Football Santri 2026

Dicari, Komisioner KI  yang Bukan Sekadar Pintar tapi juga Bisa Kerja Bareng

Seluruh Jalur Pendakian Gunung di Jateng Diminta Tutup Sementara

KHUSYUK - 1.328 hafiz dan hafizah menggelar khataman Alquran bareng di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonosobo pada puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN), Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini mengantarkan Wonosobo raih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI).

Keren! Wonosobo Raih Rekor MURI pada HSN 2026, 1.328 Hafiz dan Hafizah Khataman Alquran Bareng

LATIHAN TANGANI INSIDEN: Petugas Bandara Ahmad Yani Semarang sedang latihan menangani insiden kebakaran pesawat. (ist)

Bandara Ahmad Yani Latihan Tangani Kecelakaan Pesawat dan Kebakaran

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

APRESIASI PERAN IBU - PLN Icon Plus melalui layanan internet andal ICONNET memberikan bingkisan kepada pelanggan sebagai apresiasi peran ibu dalam membangun keluarga melek literasi digital di Indonesia.
Info

Momentum Hari Anak Nasional, PLN Icon Plus Apresiasi Peran Ibu Bangun Keluarga Digital Indonesia

Juli 28, 2026
Pendidikan

UMKM Gedawang Level Up! Mahasiswa Undip Bantu Go Legal & Go Digital

Agustus 14, 2025
Mantan Menteri BUMN yang juga dijuluki si 'Raja Media' Dahlan Iskan.
Unik

Raja Media Dahlan Iskan Tersangka Penggelapan, Pelapornya Jawa Pos

Juli 8, 2025
Info

Gelombang Demo Eropa Meluas, Belgia hingga Portugal Memanas

Oktober 18, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Seluruh Jalur Pendakian Gunung di Jateng Diminta Tutup Sementara
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?