BACAAJA, PURWOKERTO – Suasana Terminal Terminal Bulupitu diperkirakan bakal lebih ramai pada Senin malam. Ratusan peserta program mudik gratis yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Banyumas dijadwalkan tiba setelah perjalanan dari Jakarta. Kedatangan mereka diprediksi berlangsung sekitar pukul 19.00 WIB jika kondisi jalan lancar.
Sebelumnya, rombongan penjemput berangkat dari Banyumas menggunakan 12 armada bus. Bus-bus tersebut dilepas pada Minggu pagi dari UPT PKB Dinas Perhubungan Banyumas menuju kawasan Jabodetabek. Program ini memang disiapkan untuk membantu para perantau asal Banyumas pulang kampung tanpa harus repot mencari transportasi sendiri.
Setelah menjemput para peserta, rombongan mudik kembali bergerak dari kawasan Taman Mini Indonesia Indah sekitar pukul 11.00 WIB. Perjalanan menuju Purwokerto diperkirakan memakan waktu sekitar delapan jam. Jika tidak ada kemacetan berarti, bus diprediksi tiba sesuai jadwal.
Kepala Dinas Perhubungan Banyumas, Oemar, menjelaskan perjalanan rombongan dipantau sejak awal keberangkatan. “Bus rombongan mudik gratis fasilitas dari Pemkab Banyumas berangkat Minggu pagi pukul 07.30 WIB dari UPT PKB DinHub Banyumas,” ujarnya. Ia juga menyebut keberangkatan dari TMII dilakukan tepat sebelum tengah hari.
Selama perjalanan, peserta mudik tidak dibiarkan berangkat begitu saja. Pemerintah daerah menyiapkan pengawalan dari petugas Dinas Perhubungan. Langkah ini dilakukan agar perjalanan tetap aman hingga sampai tujuan.
Selain pengawalan, rombongan juga didampingi tim medis dari Dinas Kesehatan Banyumas. Bahkan sebuah ambulans ikut disiagakan untuk mengantisipasi kondisi darurat di perjalanan. Dengan begitu, peserta mudik bisa merasa lebih tenang selama perjalanan jauh.
Para peserta juga mendapatkan sejumlah fasilitas dari panitia. Setiap orang dibekali makan berat, camilan, serta air mineral selama perjalanan. Hal ini disiapkan agar perjalanan tetap nyaman sampai tiba di kampung halaman.
Program mudik gratis ini memang menjadi agenda rutin pemerintah daerah menjelang Lebaran. Tujuannya membantu para perantau pulang dengan aman dan lebih terjangkau. Banyak warga yang memanfaatkan program ini setiap tahunnya.
Selain membantu masyarakat, program ini juga punya tujuan lain. Pemerintah daerah ingin mengurangi penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh saat mudik. Risiko kecelakaan di jalan raya diharapkan bisa ditekan.
Dengan adanya bus mudik gratis, para perantau punya pilihan transportasi yang lebih aman. Mereka tidak perlu memaksakan perjalanan jauh menggunakan kendaraan pribadi. Keselamatan perjalanan pun menjadi perhatian utama.
Jika sesuai rencana, ratusan pemudik itu akan tiba di Purwokerto malam ini. Kedatangan mereka di Terminal Bulupitu diperkirakan disambut keluarga yang sudah menunggu. Momen pulang kampung pun kembali terasa hangat menjelang Lebaran. (*)


