Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Respati Siapkan Saingan Wisata Jalanan Thailand di Yos Sudarso Solo
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Respati Siapkan Saingan Wisata Jalanan Thailand di Yos Sudarso Solo

R. Izra
Last updated: Januari 11, 2026 6:24 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Wali Kota Solo Respati Ardi.
Wali Kota Solo Respati Ardi.
SHARE

BACAAJA, SOLO – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo berkomitmen melakukan penataan pada berbagai aspek. Tak terkecuali pariwisatanya.

Wali Kota Solo, Respati Ardi, menyiapkan konsep wisata jalanan yang digadang-gadang menjadi saingan Song Wat Road di Thailand.

Respati mengatakan, pihaknya telah merencanakan Jalan Yos Sudarso untuk dijadikan ikon wisata baru Kota Bengawan.

Bacaaja: Buruan Daftar! Siapa Tahu Kamu-lah Sebenarnya CEO yang Dicari Pemkot Solo
Bacaaja: Penerbangan Solo-Bandung & Solo-Surabaya Comeback

Dalam diskusi bersama Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky dan budayawan Solo, Sardono, kawasan Jalan Yos Sudarso dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi pusat destinasi baru yang terintegrasi di Kota Solo.

Ke depan, kawasan ini akan berfungsi sebagai penghubung antara koridor Gatot Subroto (Gatsu) dan Kampung Wisata Batik Kauman.

“Kami melihat koridor Gatsu dan Kauman agak terpisah. Setelah berdiskusi dengan Pak Menteri Ekraf dan tokoh Kemlayan, Prof. Sardono, penyambungnya adalah Jalan Yos Sudarso,” kata Respati.

“Itu akan kita rapikan dan benahi untuk menjadi wisata baru. Saya juga sedang mempelajari Song Wat Road, dengan harapan kawasan ini bisa berkonsep wisata jalanan seperti Song Wat Road,” sambungnya.

Rencana tersebut diupayakan dapat terealisasi pada tahun 2026 dengan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Respati memastikan penggunaan anggaran tidak akan mengganggu pelayanan publik lainnya di tengah kebijakan efisiensi.

“Insyaallah tetap seimbang di tengah efisiensi. Saya sampaikan komitmen bahwa pelayanan tetap terjaga. Kami melakukan efisiensi pada operasional, tetapi yang paling utama, pertumbuhan ekonomi kota budaya dan pariwisata tetap menjadi prioritas di Kota Solo,” tuturnya.

Lebih lanjut, Respati berharap keberadaan ikon wisata baru ini mampu mendongkrak perekonomian Kota Solo. Ia juga mengajak serta mempersilakan masyarakat yang memiliki ide atau gagasan terkait penataan Jalan Yos Sudarso untuk turut berkontribusi.

“Kami juga sudah melakukan simulasi untuk pemilik usaha di sana terkait aktivitas bongkar muat yang akan disesuaikan, serta berkomunikasi dengan pelaku usaha grosir, eceran mainan, dan lainnya agar bisa berjalan dengan baik.”

“Intinya, kami tidak memikirkan kepentingan siapa pun, tetapi mengajak bersama-sama membangun Kota Solo agar menjadi lebih baik,” terangnya. (*)

You Might Also Like

LLDIKTI VI: Saatnya Kampus Swasta Naik Kelas

Cerita Densus 88 Gagalkan Aksi Anak SMP di Jateng Mau Serang Teman

Kejagung Selidiki Dugaan 100 Dapur MBG Fiktif di Cilacap, dari Kuburan hingga Hutan

Buruh Kena Prank! Diminta Masuk Senayan, tapi Anggota DPR pada Pulang

Bima Arya Sentil Bupati Pekalongan: Ngaku Tak Paham Hukum Kok Mau Jadi Kepala Daerah?

TAGGED:jalan yos sudarsorespati ardiSoloSong Wat Roadthailandwali kota solo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Terkendala Administrasi, Tiga Pemain Asing PSIS Gagal Tampil
Next Article Napi Lapas Semarang (kaus biru) mengikuti rangkaian tes urine mengecek narkotika. *(ist) Napi Lapas Semarang Positif Narkoba, Ketahuan saat Tes Urine

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pelatih Basket Jateng Diduga Aniaya Pemain, Perbasi Turun Tangan

Luthfi Ingin Bank Jateng Jadi “Bank Sejuta Umat”

HUT ke-81 RI, Naik Trans Jateng Cuma Bayar 19 Persen

Bukan Sekadar Aspal, Ini Sebab Jalan Majapahit Cepat Rusak

Tradisigila Belum Mau Pulang: Street Love Memories Jadi Album Ketiga yang Penuh Cinta

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Olahraga

Bonus SEA Games 2025 Masih Digodok, Seperti Biasa, Atlet Diminta Bersabar Dulu

Desember 26, 2025
POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).
Hukum

Polisi Ini Dikenai Sanksi Etik Usai Hamili Calon Istri, Korban Alami Keguguran Saat Diperiksa

Oktober 8, 2025
Sampah plastik yang mencemari perairan di Indonesia. Indonesia ngehasilin 60 juta ton sampah per tahun, dan 17%-nya adalah plastik. Dari jumlah itu, hampir 10 juta ton plastik udah nyasar ke laut. Foto: dok/DLH Buleleng Bali.
EkonomiNasional

DPR Gaspol Urus Lingkungan: Dari Sampah Sampai Perdagangan Karbon, Semua Disikat!

September 8, 2025
Info

DPRD Jateng 100 Persen Setor LHKPN ke KPK, Saleh: Transparansi dan Komitmen Moral

April 8, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Respati Siapkan Saingan Wisata Jalanan Thailand di Yos Sudarso Solo
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?