BACAAJA, SEMARANG – Jadi wakil rakyat emang harus ngawal kepentingan rakyat, agar tak salah alamat.
Wakil Ketua DPRD Jateng, M Saleh, ngawal data program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) agar on point, tepat sasaran.
Program rehab RTLH masih jadi fokus utama di Jawa Tengah.
Biar bantuannya gak meleset target, DPRD Jateng ngasih catatan penting soal verifikasi dan validasi data By Name By Address (BNBA) yang wajib makin rapi.
Bacaaja: Puluhan Rumah di Sragen Mulai Dibedah, Bupati Turun Langsung Pantau Proyek Desa Bebas RTLH
Bacaaja: Wakil Ketua DPRD M Saleh Dorong Jateng Gaspol Fasilitasi Ekosistem Industri Hijau
Saleh bilang, perbaikan data ini penting buat ngejar target 10.000 unit RTLH sekaligus nyocokin dengan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
“Ini biar bantuan sosial bener-bener jatuh ke warga yang tepat,” ujar Saleh usai Rapat Paripurna beberapa waktu lalu.
Gak cuma soal rumah, DPRD Jateng juga ngasih rekomendasi di sektor infrastruktur dan pendidikan. Mulai dari peningkatan kualitas jalan perbatasan Jateng–Jatim, DIY, dan Jabar, sampai perbaikan menyeluruh sarana-prasarana sekolah, baik negeri maupun swasta.

Sektor UKM juga ikut jadi sorotan. Saleh menegaskan, Koperasi Merah Putih butuh dukungan ekstra dari Dinas Koperasi dan UKM, khususnya soal pendampingan manajerial dan pembaruan data anggota.
Di momen yang sama, DPRD Jateng juga resmi menyetujui Raperda APBD Tahun Anggaran 2026 sekaligus struktur anggarannya.
Detailnya, Pendapatan Rp 23,74 triliun, Belanja Rp 24,15 triliun, Defisit Rp 414,5 miliar, dengan Pembiayaan Netto Rp 414,5 miliar, alias SiLPA nol.
Laporan hasil pembahasan Banggar bersama TAPD dibacakan oleh anggota Banggar dari Fraksi Gerindra, Dwi Yasmanto. Salah satu penyesuaian anggaran dialokasikan buat kegiatan Wawasan Kebangsaan dan dukungan pembahasan Raperda Pelayanan Publik.
“Penyesuaian ini diharapkan bisa langsung ditindaklanjuti setelah evaluasi dari Kemendagri,” kata Dwi.
Persetujuan bersama Raperda APBD 2026 kemudian ditandatangani oleh pimpinan DPRD Jateng bareng Wakil Gubernur Taj Yasin. Setelah itu, Taj Yasin menyampaikan laporan akhir gubernur dan mengapresiasi sinergi DPRD.
“Pemprov mengucapkan terima kasih atas kerja sama semua pihak dalam pembahasan APBD 2026,” ujar Taj Yasin. (*)


