BACAAJA, YOGYAKARTA – Pergerakan arus balik Lebaran 2026 di wilayah KAI Daop 6 Yogyakarta mulai terasa naik sejak 23 Maret, ditandai dengan puluhan ribu tiket yang sudah ludes dipesan. Data sementara menunjukkan tren ini bakal terus menanjak hingga mencapai titik paling padat pada 24 Maret, saat jumlah pemesanan hampir menyentuh angka 29 ribu tiket dan masih terus bergerak. Pihak KAI pun langsung kasih sinyal ke calon penumpang buat gercep amankan tiket, biar nggak kehabisan di momen arus balik yang lagi padat-padatnya.
Lonjakan penumpang ini juga kebaca dari aktivitas di beberapa stasiun utama seperti Stasiun Yogyakarta dan Stasiun Solo Balapan yang jadi titik paling ramai selama periode Lebaran tahun ini. Dalam satu hari saja, puluhan ribu orang tercatat datang dan berangkat, nunjukin kalau mobilitas masyarakat masih tinggi setelah momen silaturahmi. Menariknya, bukan cuma arus pulang kampung, tapi juga perjalanan wisata masih jadi alasan banyak orang wara-wiri naik kereta di sisa libur panjang.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, bilang bahwa tingginya pergerakan penumpang ini jadi tanda kalau masa liburan belum benar-benar usai. Ia menyebut, “Ini menunjukkan selain penumpang yang pulang ke Jogja dan Solo maupun daerah sekitarnya untuk bersilaturahmi, juga menunjukkan bahwa masa liburan Lebaran untuk berwisata menghabiskan sisa cuti bersama baru dimulai.” Pernyataan ini sekaligus menegaskan kalau arus balik tahun ini bukan cuma soal pulang kerja, tapi juga masih dibumbui agenda liburan. (*)


