Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Posyandu di Tiga Desa Jateng Jadi Role Model
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Posyandu di Tiga Desa Jateng Jadi Role Model

Kalau selama ini Posyandu identik sama timbang bayi dan imunisasi, sekarang ceritanya beda. Di Jateng, Posyandu berusaha naik level. Tiga desa resmi jadi pilot project Posyandu 6 SPM, lengkap dari urusan kesehatan sampai sosial. Ketua TP Posyandu Jateng, Nawal Arafah Yasin, bilang: ini bisa jadi tempat belajar bareng.

T. Budianto
Last updated: Desember 24, 2025 5:06 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
TIMBANG BALITA: Ketua Tim Pembina Posyandu Jateng yang juga Ketua TP PKK Jateng, Nawal Arafah Yasin ikut menimbang salah satu balita di salah satu posyandu. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SRAGEN- Posyandu di Jawa Tengah lagi-lagi upgrade fitur. Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, resmi meluncurkan tiga desa sebagai pilot project implementasi Posyandu enam bidang Standar Pelayanan Minimum (SPM), Selasa (23/12/2025).

Tiga desa yang ditunjuk yakni Desa Mojopuro (Kabupaten Sragen), Desa Manggis (Kabupaten Wonosobo), dan Desa Kemiri (Kabupaten Batang). Peluncuran dipusatkan di Sragen secara luring, sementara dua desa lainnya ikut secara daring.

Lewat program ini, Posyandu nggak lagi fokus di satu urusan. Enam bidang SPM langsung digarap sekaligus: kesehatan, pendidikan, ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum linmas), perumahan rakyat, pekerjaan umum, hingga sosial.

Baca juga: Kader Posyandu Jadi Pahlawan Kesehatan, Pemkot Semarang Luncurkan Program “Lincah”

“Alhamdulillah, hari ini kita launching tiga kabupaten sebagai pilot project. Di sini sudah ada layanan enam SPM plus berbagai inovasi,” kata Nawal. Menurutnya, tantangan terbesar Posyandu 6 SPM ada di soal SDM, khususnya kebutuhan kader baru dan skema insentif. Tapi tantangan itu mulai terjawab lewat kolaborasi di daerah.

Salah satu contoh datang dari Kabupaten Sragen yang menggandeng rumah sakit daerah untuk mendukung layanan Posyandu. Selain itu, Sekda juga diinstruksikan agar desa-desa menganggarkan insentif bagi kader baru.

“Ini inovasi luar biasa. Kolaborasi jadi kunci supaya Posyandu bisa jalan optimal,” imbuh istri Wakil Gubernur Jawa Tengah tersebut. Di tiga Posyandu pilot project ini, sejumlah program inovatif sudah dijalankan.

Mulai dari PAUD Emas lengkap dengan pojok baca, kebun gizi, bank sampah, pendataan rumah tak layak huni (RTLH), sampai identifikasi persoalan air bersih dan sanitasi.

Role Model

Nawal berharap, tiga desa ini bisa jadi role model bagi seluruh Posyandu di Jawa Tengah. Targetnya jelas: Posyandu benar-benar jadi pusat layanan dasar masyarakat, bukan cuma formalitas.

“Kita punya 49.149 Posyandu di Jawa Tengah. Harapannya, semuanya bisa belajar dari pilot project ini,” ujarnya. Data menunjukkan progresnya cukup ngebut.

Pada September 2025, Posyandu 6 SPM yang terdaftar di Kemendagri baru 4.076 lembaga. Tapi per November 2025, jumlahnya melonjak jadi 22.430 lembaga atau 45,6 persen dari total Posyandu di Jateng.

Meski begitu, masih ada 26.719 Posyandu yang belum registrasi. Nawal mendorong semuanya segera menyusul agar target 100 persen Posyandu 6 SPM bisa tercapai pada 2026.

“Target kita tahun 2026 seluruh Posyandu di Jawa Tengah sudah melayani enam SPM,” tegas Ketua TP PKK Jateng itu. Untuk ngejar target tersebut, TP Posyandu Jateng terus melakukan percepatan lewat Rakorda, pendampingan, hingga monitoring dan evaluasi bertahap. Ke depan, rencana strategis (Renstra) juga akan disusun untuk empat tahun mendatang.

Baca juga: Jateng Panen Penghargaan: Layanan Kesehatan Ngebut, Warga Desa Ikut Ketularan Sehat

Sementara itu, Ketua TP Posyandu Kabupaten Sragen, Linda Sigit Pamungkas, menyebut progres implementasi 6 SPM di wilayahnya sudah mencapai 90 persen.

“Posyandu yang dulu fokusnya kesehatan, sekarang arahnya kesejahteraan paripurna,” katanya. Peluncuran ini juga diramaikan dengan berbagai layanan langsung ke masyarakat. Mulai dari Cek Kesehatan Gratis (CKG), dokter Spesialis Keliling (Speling), IVA Test, sosialisasi deteksi dini kanker serviks dan payudara, hingga layanan administrasi kependudukan dan Kartu Identitas Anak (KIA).

Posyandu sekarang urusannya dari lahir sampai urusan rumah dan sosial. Masih mau bilang Posyandu itu “kegiatan ibu-ibu doang”? (tebe)

You Might Also Like

Kilang Minyak Pertamina di Dumai Terbakar, Diserta Suara Ledakan Dahsyat

Inflasi Jateng: Dari Cabai Pedas sampai Emas, Tantangan dan Harapan di Tangan Luthfi–Yasin

Prabowo Heran, Rakyat Indonesia Bahagia Padahal Hidup Sangat-sangat Sederhana

2 TNI dan 9 Warga Sipil Tewas Saat Pemusnahan Amunisi Kedaluwarsa

Jafri Out, Alfredo Vera Mulai Disebut-sebut

TAGGED:headlinepemprov jatengposyandutp pkk
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Libur Akhir Tahun, Kapolda Turun Gunung Cek Posyan Tawangmangu
Next Article Ridwan Kamil-Atalia Praratya. Pengakuan Ridwan Kamil di Instagram Bikin Geger Ternyata 29 Tahun Lakukan Ini..

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Awaluddin (batik cokelat) menangis saat dihampiri keluarganya usai sidang vonis di pengadilan, Rabu (11/2/2026). (bae)

Cerita Awaluddin Eks-Sekda Cilacap: Korupsi Demi Ikut Pilkada, Kalah Lalu Masuk Penjara

Rumah warga Deliksari, Gunungpati, Semarang, terlihat sudah miring dan beberapa mengalami tembok retak, Rabu (11/02/2026). (dul)

Triastono Risau Tanah Terus Bergerak, Warga Deliksari Bertahan di Tengah Ancaman Longsor

Wakil Ketua DPRD Jateng dari Fraksi Golkar, M Saleh.

Wacana Peralihan LPG ke DME, M Saleh: Sosialisasi Dulu, Jangan Sampai Bikin Warga Kaget

Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo.

Survei IPI: Ganjar Masuk Tiga Besar Kandidat Capres 2029, Ada Nama Baru Masuk Radar

Terdakwa Andhi Nur Huda duduk di kursi pesakitan saat sidang putusan kasus korupsi BUMD Cilacap, di Tipikor Semarang, Rabu (11/2/2026). (bae)

Ringan Banget Banyak Diskon! Dituntut 18 Tahun, Koruptor Cilacap hanya Dihukum 2 Tahun

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tersangka pengeroyokan pesilat Pagar Nusa diamankan Polres Demak.
Hukum

7 Pengeroyok Pesilat Pagar Nusa Akhirnya Ketangkap, Kata Polisi Ada yang Keliru

Januari 3, 2026
Info

Indonesia Diterpa Bencana, Menhut Bagi-bagi Rejeki untuk Kader PSI

Desember 13, 2025
Ilustrasi rumah dibongkar paksa.
Hukum

Kasus Mirip Nenek Elina Terjadi di Tegal, Rumah Kushayatun Tiba-tiba Dibongkar Paksa

Januari 1, 2026
Sejumlah pelajar tingkat SMP dan SMA di Kabupaten Banjarnegara menerima penghargaan Lomba Resensi Berbasis Koleksi Perpustakaan yang diserahkan pada Jumat, 1 Agustus 2025 di SMAN 1 Banjarnegara.
Daerah

Pelajar Juara Lomba Resensi Buku Koleksi Perpusda Banjarnegara Terima Penghargaan

Agustus 2, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Posyandu di Tiga Desa Jateng Jadi Role Model
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?