BACAAJA, SEMARANG- Kebijakan Work From Home (WFH) resmi jalan di lingkungan Pemprov Jateng. Lewat Surat Edaran (SE) Nomor B/000.8.3/3/2026 tentang Transformasi Budaya Kerja ASN tertanggal 1 April 2026, ASN bisa kerja dari rumah satu hari dalam seminggu, tepatnya setiap Jumat. Tapi jangan buru-buru senang. Aturan ini ternyata nggak berlaku buat semua.
Sekda Jateng, Sumarno menegaskan, kalau pejabat eselon 1 dan 2 di tingkat provinsi tetap harus Work From Office (WFO). Alias, no WFH buat “top level”. “Nggak semua bisa WFH. Pejabat eselon 1 dan 2 tetap masuk kantor,” jelasnya di Kantor DPRD Jateng, Senin (6/4/2026).
Nggak cuma itu, instansi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat juga wajib stay on site. Mulai dari rumah sakit, Samsat, sampai satuan pendidikan, semua tetap jalan seperti biasa. Jadi, meski konsep kerja mulai fleksibel, pelayanan publik tetap jadi prioritas utama.
Baca juga: Jumat WFH, Dinas Dipangkas, ASN Jateng Diajak Lebih “Hemat Mode”
Untuk ASN lainnya, pola kerja bakal kombinasi: WFO + WFH. Jumat jadi hari “agak santai”, tapi tetap kerja. Kepala OPD juga diminta bertanggung jawab penuh biar kinerja dan layanan nggak ikut turun.
Selain soal WFH, aturan ini juga nyentuh gaya kerja yang lebih hemat. Perjalanan dinas dipangkas 50 persen untuk dalam negeri, dan sampai 70 persen untuk luar negeri.
Lebih Hijau
Penggunaan kendaraan dinas juga dibatasi maksimal 50 persen. Sebagai gantinya, ASN didorong buat lebih “hijau”, jalan kaki, naik sepeda, transportasi umum, atau bahkan nebeng bareng (carpooling).
Bahkan ke depan, buat ASN yang tetap WFO di hari Jumat, aktivitas ke kantor bisa sekalian jadi olahraga. Jadi bukan cuma kerja, tapi juga jaga kebugaran.
Baca juga: ASN WFH Tiap Jumat? Santai di Rumah Boleh, Tapi Jangan “Ngilang”!
Di dalam kantor, mode hemat energi juga diterapkan. Lampu dan AC harus dipakai sesuai kebutuhan, suhu AC dijaga di angka 24-26 derajat, dan kalau ruangan kosong lebih dari dua jam, wajib dimatikan. Air juga nggak boleh boros, plus mulai didorong pakai energi terbarukan kayak panel surya.
WFH memang terdengar santai, tapi ternyata ada “hierarki kenyamanan”. Semakin tinggi jabatan, semakin dekat ke meja kantor. Mungkin benar, beban tanggung jawab itu berat… sampai nggak bisa dibawa pulang. (tebe)


