BACAAJA, JAKARTA- Drama pergerakan kursi di PBNU jadi tontonan wajib warganet, tapi ternyata yang paling santai justru Menteri Agama, Nasaruddin Umar.
Pleno Syuriah PBNU resmi menunjuk Zulfa Mustofa sebagai Pj Ketua Umum Tanfidziyah PBNU, menggantikan Gus Yahya sampai muktamar berikutnya, Selasa (9/12) malam.
Dan apa reaksi Menag yang hadir di ruang rapat? Intinya: “Bro, gue cuma numpang duduk, nggak ikut masak di dapur NU.” “NU selalu punya cara menyelesaikan persoalannya sendiri. Pemerintah tidak terlibat untuk mengurus urusan internal, apalagi PBNU,” tegas Menag, Nasaruddin Umar.
Baca juga: Konflik PBNU Bikin Resah, Nahdliyin Nusantara Desak Kiai Sepuh Turun Gunung
Nasaruddin memastikan hal itu biar nggak ada yang sotoy bahwa ia datang bukan sebagai perwakilan pemerintah, tapi sebagai Rais Syuriah PBNU. Harapannya sederhana tapi berat: dinamika internal mereda, NU makin solid, dan beban kebangsaan ikut enteng. “Insyaallah ke depan beban kebangsaan dan keumatan bisa lebih ringan,” ujarnya.
Sudah Final
Sementara itu, dari dapur PBNU sendiri, Rais Syuriah Muhammad Nuh memastikan bahwa penunjukan Zulfa Mustofa sudah final dan sah. Dalam konferensi pers usai rapat pleno tertutup di Hotel Sultan Jakarta, ia menyampaikan: “Penjabat Ketua Umum PBNU masa bakti sisa, yaitu Bapak KH Zulfa Mustofa. Beliau akan memimpin sebagai penjabat ketua umum sampai muktamar.”
Tugas utamanya? Menyiapkan muktamar dan mengembalikan siklus periodisasi PBNU yang sempat geser gegara pandemi. “Muktamar sekarang bukan dipercepat, tetapi dikembalikan ke siklus semula,” kata Nuh. (tebe)


