Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Niat Ingin Cepat Sampai, Malah Nyasar ke Hutan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Niat Ingin Cepat Sampai, Malah Nyasar ke Hutan

Kadang yang bikin nyasar bukan cuma hati, tapi juga GPS. Seorang pemudik asal Banyumas ngalamin momen horor pas perjalanan Lebaran, niat cari jalur cepat, malah berujung masuk hutan gelap di Pemalang.

T. Budianto
Last updated: Maret 23, 2026 5:50 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PEMUDIK NYASAR: Arif Irawan (37) dan anak istrinya saat singgah di rumah perangkat desa setelah berhasil dievakuasi petugas Polsek Bodeh akibat nyasar ke hutan di Pemalang saat perjalanan mudik, Minggu (22/3/2026). (Foto: Polda Jateng)
SHARE

BACAAJA, PEMALANG- Perjalanan mudik Arif Irawan (37) bareng istri dan anaknya berubah jadi pengalaman yang nggak bakal dilupain. Bukannya makin dekat tujuan, mereka justru tersesat di tengah hutan gara-gara nekat ambil jalur alternatif.

Awalnya, perjalanan dari Banyumas menuju Pekalongan berjalan normal. Sampai akhirnya, Arif mengikuti petunjuk aplikasi peta yang mengarah ke jalur alternatif lewat Desa Pabuaran.

Sempat berhenti buat istirahat dan salat Maghrib, perjalanan dilanjutkan tanpa curiga. Tapi lama-lama, kondisi jalan berubah, makin sempit, gelap, dan sepi. Puncaknya, mereka masuk kawasan hutan dan perbukitan di Desa Parunggalih, Kecamatan Bodeh.

Baca juga: Valet Ride Polda Jateng Jadi “Jurus Anti Capek” Pemudik

Ngerasa nggak aman, Arif coba putar balik. Sayangnya, keputusan itu datang agak telat. Hujan tiba-tiba turun, bikin jalan tanah berubah jadi licin dan berlumpur. Motor yang mereka pakai beberapa kali tergelincir, sementara kondisi sekitar gelap gulita tanpa penerangan.

Di tengah situasi mencekam itu, Arif akhirnya ambil keputusan penting: menghubungi layanan darurat 110. Panggilan tersebut langsung direspons cepat oleh pihak kepolisian. Informasi diteruskan ke Polsek Bodeh, dan tim langsung bergerak menyisir lokasi.

Medannya nggak mudah, jalan berlumpur, hutan gelap, plus kondisi cuaca yang nggak bersahabat. Tapi akhirnya, Arif dan keluarganya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.

Dievakuasi

Mereka kemudian dievakuasi ke rumah perangkat desa setempat untuk beristirahat. Nggak berhenti di situ, polisi dan warga juga balik lagi ke lokasi buat mengevakuasi motor yang sempat tertinggal.

Setelah semua aman, Arif dan keluarga bahkan diantar sampai tujuan akhir mereka di Desa Sidomulyo, Pekalongan. Arif pun nggak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Ia mengaku bantuan cepat dari polisi jadi penyelamat di momen kritis itu.

Baca juga: Jalur Tengah Jateng Siap Jadi Favorit Pemudik

Sementara itu, pihak kepolisian mengingatkan para pemudik agar tidak sembarangan memilih jalur alternatif, apalagi saat kondisi cuaca tidak menentu. Kalau menghadapi situasi darurat, masyarakat diminta nggak ragu untuk langsung menghubungi 110.

Kadang yang kita kira “jalan pintas”, justru jadi jalan paling jauh, untung kali ini, sinyal masih ada… dan bantuan datang sebelum cerita berubah jadi tragedi. (tebe)

You Might Also Like

Sempat Terganggu Akibat Banjir, Jalur KA Kaliwungu – Kalibodri Kendal Berangsur Normal

Mengenal Sirkuit Mugello, Sang Panggung Kejayaan Valentino Rossi

Warga Binaan Lapas Semarang Unjuk Bakat Religi

Masinton Blak-blakan, Akui Ribuan Kayu Gelondongan Hasil Pembalakan Liar

Setahun Agustina-Iswar: Wifi RT Gratis Banyak yang Mati, Warga Pertanyakan Komitmen Pemkot

TAGGED:arus mudikmudik 2026polda jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Arus Balik Lebaran 2026: Rest Area Penuh, Tol Ikut Sesak
Next Article Kenapa Syawal Jadi Bulan Favorit Menikah?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Lapas Purwodadi Serius Bersih-Bersih

Bos Bank Dibebaskan di Kasus Sritex, Kejagung: Kami Pelajari Dulu

KORBAN CURHAT - Ayah korban pelecehan (bermasker) didampingi kuasa hukumnya menceritakan kasus yang dialami putrinya, Jumat (8/5/2026). (bae)

Pengakuan Getir Ayah Korban Ashari Pati: Anak Dipondokin Biar Pinter, Malah Dilecehin Kiai

Asamnya Nampol Banget, Jeruk Nipis Diam-Diam Bikin Lambung Kewalahan

Rumah Baru Nggak Cuma Jual Lokasi, Tapi Juga Gas Gratis?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Bupati Temanggung Agus Setyawan (Agus Gondrong) melihat lukisan Hadratussyaikh Hasyim Asyari, saat Harlah 100 tahun NU di Temanggung.
Info

Peringati 1 Abad NU, Bupati Temanggung Dukung Kiai Subchi Jadi Pahlawan Nasional

Januari 31, 2026
Bazar keramik di PT Sango Ceramics Indonesia, Wonosari, Kota Semarang, Jumat (10/4/2026), nggak cuma diburu buat koleksi pribadi, jasa titipan (jastip) juga turut ngeborong untuk dijual lagi. (bae)
Info

Bazar Keramik Sango Diserbu Pengunjung, Jastip Ikut Ngeborong Buat Dijual Lagi

April 10, 2026
Ilustrasi Indonesia.
Info

Penelitian Harvard Nobatkan Indonesia Jadi Negara Paling Bahagia di Dunia! Kok Bisa?

Oktober 13, 2025
Ilustrasi Ibu Kota Nusantara (IKN)
Politik

Media Asing Sorot IKN, Disebut Calon ‘Kota Hantu’

November 1, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Niat Ingin Cepat Sampai, Malah Nyasar ke Hutan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?