BACAAJA, SEMARANG – Nanas dikenal sebagai buah tropis yang segar, manis, dan kaya nutrisi. Kandungan vitamin C, mangan, serat, sampai enzim bromelain bikin buah ini sering disebut sebagai “super fruit” yang baik buat tubuh. Tapi jangan salah, nggak semua orang cocok makan nanas, lho.
Meski penuh manfaat, ada kelompok tertentu yang justru harus membatasi atau bahkan menghindari buah kuning berduri ini. Kalau dipaksakan, efeknya bisa bikin masalah kesehatan serius.
Yuk, simak siapa aja yang harus hati-hati saat ketemu nanas.
1. Penderita Diabetes Wajib Kontrol Porsi
Nanas punya gula alami yang lumayan tinggi. Kalau dimakan terlalu banyak, kadar gula darah bisa langsung melonjak. Buat penderita diabetes, hal ini jelas bahaya. Jadi kalau mau makan nanas, porsinya harus benar-benar dijaga.
2. Perut Sensitif Boleh Skip Dulu
Buat yang sering kena asam lambung atau punya masalah pencernaan, nanas bisa jadi musuh. Kandungan asam dan enzim bromelainnya bisa bikin perut makin perih atau kembung. Daripada sakit, mending cari buah lain yang lebih ramah di lambung.
3. Lagi Minum Obat? Cek Dulu, Jangan Asal Makan
Ternyata bromelain dalam nanas bisa bereaksi dengan beberapa obat, kayak antibiotik, pengencer darah, atau obat penenang. Kalau lagi konsumsi obat-obatan itu, coba konsultasi ke dokter dulu biar aman. Jangan sampai niatnya sehat malah jadi masalah baru.
4. Punya Alergi? Waspada Banget!
Ada orang yang langsung gatal-gatal, ruam, bahkan sesak napas setelah makan nanas. Kalau tenggorokan terasa kesemutan atau bibir membengkak, bisa jadi itu reaksi alergi. Hati-hati juga buat yang punya alergi lateks, karena nanas bisa memicunya.
5. Lagi Menstruasi, Batasi Konsumsi
Buat perempuan yang lagi haid, makan nanas berlebihan bisa bikin darah menstruasi keluar lebih banyak. Jadi meskipun segar, mending ditahan dulu biar kondisi tubuh tetap stabil.
6. Tekanan Darah Tinggi, Jangan Kebanyakan
Nanas memang enak, tapi kalau dikonsumsi kebanyakan bisa bikin kadar gula darah naik drastis. Buat penderita hipertensi, hal ini bisa memicu gejala lain seperti pusing atau sering buang air kecil. Jadi lebih baik jaga porsi biar tetap aman.
Kesimpulannya, nanas memang buah tropis yang kaya manfaat. Tapi kalau kamu masuk ke salah satu kelompok di atas, sebaiknya lebih hati-hati. Ingat, sehat itu bukan soal ikut-ikutan tren makan buah, tapi juga soal kenal kondisi tubuh sendiri. (*)


