Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Minum Teh Bikin Rahim Kering, Mitos atau Fakta?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Minum Teh Bikin Rahim Kering, Mitos atau Fakta?

Salah satu kabar yang masih beredar adalah anggapan bahwa mengonsumsi teh bisa membuat rahim menjadi kering dan menyulitkan kehamilan. Tapi, benarkah demikian?

Nugroho P.
Last updated: Juni 2, 2025 10:00 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
ilustrasi minum teh
SHARE

DI TENGAH  maraknya informasi seputar kesehatan perempuan, tak sedikit mitos yang berkembang tanpa dasar ilmiah. Salah satu kabar yang masih beredar adalah anggapan bahwa mengonsumsi teh bisa membuat rahim menjadi kering dan menyulitkan kehamilan. Tapi, benarkah demikian?

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia – RS Cipto Mangunkusumo, dr. Achmad Kemal Harzif, SpOG(K), membantah klaim tersebut. Ia menegaskan bahwa tidak ada bukti medis yang menunjukkan bahwa teh bisa merusak atau mengeringkan rahim.

“Rahim perempuan itu memiliki kemampuan regenerasi yang luar biasa. Tidak ada kaitannya dengan konsumsi teh,” ujar dr. Kemal saat ditemui di Jakarta pada Senin (26/5).

Ia menjelaskan bahwa tidak ada hubungan langsung antara teh dan kesuburan wanita. Kandungan dalam teh tidak serta-merta mengubah fungsi organ reproduksi.

Namun demikian, dr. Kemal mengakui ada latar belakang dari munculnya anggapan ini. Salah satunya berkaitan dengan peran zat besi bagi tubuh, khususnya bagi perempuan usia subur.

Kandungan tanin dalam teh diketahui bisa menghambat penyerapan zat besi di saluran pencernaan. Jika dikonsumsi berlebihan, teh berpotensi membuat penyerapan zat besi menjadi kurang optimal.

“Zat besi sangat vital, terutama dalam produksi sel darah merah. Kekurangan zat besi bisa berdampak pada kesehatan reproduksi secara keseluruhan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa asupan zat besi dari pola makan masyarakat Indonesia umumnya masih tergolong rendah. Bila kebiasaan ini diperburuk dengan minum teh secara terus-menerus, risiko anemia defisiensi besi pun meningkat.

Jadi, bukan teh yang secara langsung ‘mengeringkan rahim’, melainkan efek tidak langsung akibat kekurangan zat besi yang bisa mengganggu fungsi tubuh, termasuk sistem reproduksi.

Sebagai langkah pencegahan, dr. Kemal menyarankan untuk mengatur konsumsi teh dengan bijak. Teh tetap aman dikonsumsi, asalkan tidak menggantikan asupan utama cairan tubuh yaitu air putih.

“Usahakan beri jeda waktu antara makan dan minum teh, minimal satu jam. Dengan begitu, penyerapan zat besi bisa tetap maksimal,” sarannya.

Ia juga menekankan pentingnya pola makan seimbang agar kebutuhan nutrisi, termasuk zat besi, tetap tercukupi setiap hari. (*)

You Might Also Like

Waoo!! Ada Layanan Prostitusi Toilet di Mansion Karaoke Semarang

Dinilai Implementatif, Gagasan Mohammad Saleh Layak Diaplikasikan dalam PSN

Ketua BEM Undip Terima Ancaman Pembunuhan saat Munas BEM SI Kerakyatan

Kibarkan Bendera One Piece, Rumah Warga Tuban ‘Diserbu’ Aparat Gabungan

Ngaku Kerja di Pelayaran, Ternyata Pelaku Penganiayaan di Sleman Hanya Staf Admin Pelabuhan

TAGGED:minum tehmitos atau faktaperempuan minum tehrahim kering
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Begini Sesumbar Pelatih China Soal Lawan Indonesia
Next Article Kasbon Ditolak, Karyawan Ngamuk dan Habisi Nyawa Bos Sembako 

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ikan milik petambak Terboyo Kulon, Kota Semarang mati secara massal. (Foto tangkapan layar video warga)
Unik

Petani Tambak Semarang Tuntut Ganti Rugi Pabrik Pencemar Lingkungan

Mei 27, 2025
Kondisi banjir rob yang menggenang di sebagian wiayah pesisir Kota Semarang dan Kabupaten Demak yang terus mengalami peningkatan dalam setiap tahunnya. Banjir dan rob ini, terjadi karena selain faktor alam (perubahan iklim) juga karena faktor kesalahan manusia mengelola alam. Foto: ilustrasi banjir Semarang
Unik

Imbas Jebolnya Tanggul Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Permukiman Warga Banjir

Mei 24, 2025
Unik

Bahasa ala Santri, Ini Deretan Istilah Khas di Pesantren

Oktober 16, 2025
Tersangka digelandang dari kantor kejaksaan menuju tahanan sementara di Semarang.
Unik

Tersangka Korupsi BUMD Cilacap Tak Terima Ditahan Kejaksaan, Maunya Apa?

Juni 3, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Minum Teh Bikin Rahim Kering, Mitos atau Fakta?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?