Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Minum Susu Dua Liter Sehari Bikin Tinggi, Benarkah Demikian? Begini Faktanya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Minum Susu Dua Liter Sehari Bikin Tinggi, Benarkah Demikian? Begini Faktanya

Klaim bahwa dua liter susu per hari bisa bikin tinggi hanyalah mitos yang tak selaras dengan sains.

Nugroho P.
Last updated: Juni 18, 2025 2:44 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
minum susu
SHARE

PERNYATAAN tentang manfaat minum dua liter susu setiap hari untuk meningkatkan tinggi badan sempat menghebohkan publik. Namun, para pakar medis justru menilai klaim tersebut menyesatkan dan tak berdasar secara ilmiah.

Salah satunya datang dari dokter spesialis anak, dr. Ian Suteja, Sp.A, yang dengan tegas menyatakan bahwa dalam dunia kedokteran tidak ada anjuran semacam itu. Ia menjelaskan bahwa kebutuhan susu pada anak sangat bergantung pada usia dan berat badan, bukan takaran seragam seperti dua liter sehari.

“Tidak ada satupun pedoman medis yang menyarankan konsumsi susu sampai dua liter, apalagi untuk anak-anak. Itu sama sekali tidak logis jika dilihat dari kebutuhan cairan tubuh,” jelas Ian saat ditemui dalam sebuah acara kesehatan di Jakarta.

Pada enam bulan pertama, memang benar bayi sepenuhnya bergantung pada asupan susu. Namun, kebutuhan cairan mereka hanya sekitar 140 ml per kilogram berat badan. Misalnya, bayi dengan berat tujuh kilogram, hanya memerlukan sekitar satu liter cairan per hari, bukan dua.

Memasuki usia enam hingga sembilan bulan, proporsi asupan mulai berubah: sekitar 70 persen berasal dari susu, dan sisanya dari makanan pendamping atau MPASI. Lalu, di usia sembilan hingga dua belas bulan, komposisinya menjadi seimbang antara susu dan MPASI.

“Kalau usia sudah lebih dari setahun, malah seharusnya susu hanya menyumbang sekitar 30 persen dari total asupan. Sisanya dari makanan padat. Jadi, dua liter itu sudah di luar batas wajar,” lanjut Ian.

Menurutnya, saat anak berusia dua tahun ke atas, asupan utama berasal dari makanan. Tidak mengonsumsi susu pun tak menjadi masalah selama kebutuhan nutrisi harian sudah terpenuhi dari sumber lain.

Hal yang menjadi perhatian utama para dokter adalah risiko kelebihan gizi. Ian mengungkapkan, terlalu banyak minum susu justru bisa memicu kelebihan berat badan. Buku pedoman kedokteran anak menyebutkan bahwa anak usia satu tahun ke atas sebaiknya tidak mengonsumsi susu lebih dari 480 ml per hari.

“Kalau sampai lebih dari 450 ml saja sudah dianggap kelebihan, apalagi dua liter. Risiko obesitas bisa meningkat,” kata Ian memperingatkan.

Ia menambahkan bahwa banyak orang tua terjebak anggapan lama bahwa semakin banyak susu, maka anak akan semakin tinggi atau cerdas. Padahal, pertumbuhan tinggi badan ditentukan banyak faktor—termasuk genetika, pola makan seimbang, dan aktivitas fisik.

Dalam konteks program makan bergizi nasional pun, Ian menyarankan agar susu yang diberikan harus dikontrol kandungan gulanya. “Kita harus pastikan kalau pun ada susu dalam program pemerintah, jangan sampai justru jadi pemicu masalah kesehatan lain karena tinggi gula,” ujarnya.

Ia pun mengingatkan para orang tua untuk tidak menjadikan susu sebagai satu-satunya sumber gizi. Nutrisi seimbang dari sayur, buah, protein hewani dan nabati tetap harus menjadi prioritas utama.

Dengan tegas Ian menyimpulkan, klaim bahwa dua liter susu per hari bisa bikin tinggi hanyalah mitos yang tak selaras dengan sains. Ia mengimbau masyarakat untuk lebih cermat menyaring informasi, terutama yang berkaitan dengan kesehatan anak.

“Jangan sampai niat memberi yang terbaik justru membahayakan anak karena kita menelan mentah-mentah informasi yang belum teruji,” tutupnya. (*)

You Might Also Like

Rujukan BPJS Dibikin Gesit, Biar Pasien Nggak Muter-muter dan Mati Duluan

Keeping Up with the Latest Developments in the AI Landscape

Jenderal TNI AU Gugur dalam Insiden Pesawat Jatuh di Bogor

The Future of AI: How Artificial Intelligence is Transforming Industries

Menengok Nglimut di Kendal, Tempat Favorit Warga Rehat Sejenak dari Penatnya Aktivitas

TAGGED:fakta minum susuminum susuminum susu 2 litermitos minum susu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gu “Jangan Semua Ikuti Mertua Anda!”: Said Didu Sentil Keras Bobby Soal Empat Pulau Aceh
Next Article Yolla Yuliana Pamit dari Timnas, Pilih Mundur Demi Ini

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Keracunan MBG Terus Terjadi! Ratusan Siswa di Berastagi Tumbang, 240 Orang Masih Dirawat

Industri Kreatif Bisa Jadi “Mesin Kerja” Anak Muda

DARI PERENCANAAN KE AKSI - PLN Icon Plus menyiapkan strategi dengan memperkuat kemampuan tim dalam membaca pasar, memahami kebutuhan pelanggan, hingga mengubah peluang menjadi rencana bisnis.

Dari Insight ke Aksi, PLN Icon Plus Dorong Pertumbuhan Bisnis PV Rooftop lewat PV Academy

Puan Ajak Parlemen Remaja Kenal Politik dari Dekat, Bukan Cuma dari Medsos

Mahasiswa Diminta Tak Cuma Jadi Komentator

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Roller Matic Peyang? Jangan Tunggu Rusak Total, Ini Bahayanya

Juni 28, 2025
Viral

Di Kantor Dipanggil Purbaya, di Rumah Tak Berdaya

November 6, 2025
Unik

Cantik Tapi Berisiko, Tanaman Ini Sebaiknya Tak Ditaruh di Rumah, Membawa Energi Buruk!

Mei 23, 2025
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Unik

Amran Sulaiman Masuk Radar Bursa Calon Ketum PPP karena Faktor Jokowi dan Haji Isam?

Mei 26, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Minum Susu Dua Liter Sehari Bikin Tinggi, Benarkah Demikian? Begini Faktanya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?