Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Mau Anak Berakhlak Baik, Ini Doanya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Tips

Mau Anak Berakhlak Baik, Ini Doanya

Dalam Al-Qur’an, ada doa-doa indah tentang keturunan yang berakhlak baik. Salah satunya terdapat dalam Surah Al-Furqan ayat 74. Doa ini sering dibaca agar anak menjadi penyejuk hati.

Nugroho P.
Last updated: Desember 19, 2025 4:07 pm
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
Doa agar anak berakhlak baik.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Setiap orang tua pasti punya mimpi yang sama, melihat anak tumbuh dengan sikap yang baik dan hati yang lembut. Di tengah zaman yang serba cepat dan penuh distraksi, menjaga akhlak anak terasa makin menantang. Di titik inilah doa jadi pegangan yang nggak boleh dilepas.

Dalam ajaran Islam, mendoakan anak bukan cuma soal harapan, tapi juga bentuk tanggung jawab. Doa jadi bukti bahwa orang tua sadar, usaha saja nggak cukup tanpa campur tangan Allah SWT. Akhlak anak lahir dari ikhtiar dan restu-Nya.

Keinginan punya anak berakhlak baik bukan cerita baru. Sejak dulu, para nabi pun memanjatkan doa serupa. Ini menegaskan bahwa akhlak adalah fondasi utama, bukan pelengkap.

Akhlak juga nggak muncul secara instan. Ia tumbuh pelan-pelan lewat contoh, kebiasaan, dan kesabaran. Saat hasil belum terlihat, doa sering jadi penenang hati orang tua.

Pendidikan akhlak sejatinya dimulai dari rumah. Anak belajar pertama kali dari apa yang ia lihat setiap hari. Doa membantu orang tua tetap konsisten memberi teladan.

Akhlak yang baik itu luas maknanya. Jujur, sopan, peduli, dan tahu batasan. Semua nilai itu perlu ditanamkan sejak kecil, sambil terus diiringi doa.

Islam mengajarkan doa dibaca dengan keyakinan, bukan sekadar formalitas. Doa harus sejalan dengan sikap dan tindakan. Di situlah iman dan usaha berjalan bareng.

Selain menguatkan harapan, doa juga bikin hati lebih tenang. Orang tua nggak gampang putus asa. Setiap doa terasa seperti mengisi ulang energi batin.

Dalam Al-Qur’an, ada doa-doa indah tentang keturunan yang berakhlak baik. Salah satunya terdapat dalam Surah Al-Furqan ayat 74. Doa ini sering dibaca agar anak menjadi penyejuk hati.

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ
Latin: Rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa dzurriyyaatinaa qurrata a’yun.
Artinya: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan sebagai penyejuk mata.”

Makna doa ini dalam banget. Anak bukan sekadar pintar atau berprestasi, tapi mampu menenangkan jiwa. Akhlak mulia jadi kunci utamanya.

Nabi Zakaria juga memanjatkan doa tentang keturunan yang baik. Doanya terekam dalam Surah Ali Imran ayat 38. Pesannya tetap relevan sampai sekarang.

رَبِّ هَبْ لِيْ مِنْ لَّدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً
Latin: Rabbi hab lii mil ladunka dzurriyyatan thayyibah.
Artinya: “Ya Tuhanku, karuniakanlah kepadaku keturunan yang baik dari sisi-Mu.”

Kata thayyibah nggak cuma soal baik secara lahir. Tapi juga baik akhlaknya, imannya, dan sikap hidupnya. Doa ini menekankan kualitas, bukan sekadar jumlah.

Nabi Ibrahim pun punya doa serupa. Singkat, tapi maknanya kuat. Fokusnya jelas, ingin keturunan yang saleh.

رَبِّ هَبْ لِيْ مِنَ الصّٰلِحِيْنَ
Latin: Rabbi hab lii minash-shaalihiin.
Artinya: “Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku keturunan dari orang-orang saleh.”

Mengamalkan doa perlu dibarengi tindakan nyata. Anak lebih cepat meniru sikap daripada mendengar nasihat. Akhlak orang tua jadi contoh paling nyata.

Doa sebaiknya dibaca rutin, bukan cuma saat butuh. Bisa setelah sholat, sebelum tidur, atau saat melihat anak. Yang penting konsisten.

Lingkungan rumah juga punya peran besar. Suasana yang penuh adab akan memperkuat doa. Anak tumbuh di ruang yang hidup dengan nilai.

Membacakan doa langsung untuk anak punya efek emosional yang dalam. Anak merasa diperhatikan dan dicintai. Ini bentuk kasih sayang yang sederhana tapi bermakna.

Di era digital, tantangan akhlak anak makin kompleks. Akses informasi terbuka lebar, tapi nggak semuanya baik. Doa jadi benteng spiritual paling awal.

Banyak orang tua merasa kewalahan menghadapi perubahan sikap anak. Di saat seperti itu, doa membantu menjaga kesabaran. Hati jadi lebih lapang.

Doa juga jadi ajakan untuk bercermin. Orang tua belajar memperbaiki diri sebelum menuntut anak. Karena akhlak anak sering lahir dari contoh.

Islam nggak pernah memisahkan doa dan usaha. Keduanya saling melengkapi. Pendidikan tanpa doa terasa kering, doa tanpa usaha jadi timpang.

Setiap doa yang dipanjatkan nggak pernah sia-sia. Allah Maha Mendengar, sekecil apa pun harapan itu. Termasuk harapan tentang masa depan anak.

Anak yang berakhlak baik bukan cuma kebanggaan keluarga. Ia juga membawa dampak baik bagi lingkungan. Akhlak adalah fondasi peradaban.

Karena itu, doa perlu terus hidup di rumah. Baik saat kondisi lapang maupun sempit. Doa jadi napas panjang orang tua.

Mengajarkan doa pada anak juga bagian dari pendidikan akhlak. Anak belajar bergantung pada Allah sejak dini. Ini membentuk sikap rendah hati.

Pada akhirnya, mendoakan anak agar berakhlak baik adalah ikhtiar yang nggak lekang waktu. Ia merangkum cinta, iman, dan harapan orang tua. Doa menjadi warisan batin paling berharga untuk masa depan anak. (*)

You Might Also Like

Usai Sholat, Jangan Lewatkan Dzikir Ini

Tujuh Kebiasaan Receh Tapi Manjur Bikin Awet Muda

Jangan Disepelekan, Ini 6 Tanda Gula Darah Tinggi

Rahasia Tidur Pulas Ternyata Dimulai Sejak Siang

Rahasia Umur Baterai Mobil Listrik yang Jarang Dibahas Orang

TAGGED:akhlak anakberita islamiislamitip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Warga Aceh jalan kaki puluhan kilometer demi bisa mendapat beras dan gas. Warga Aceh Jalan Kaki Puluhan Km Demi Dapat Bantuan, Potret Buram Harga Diri Tinggi?
Next Article Jelang Nataru, Banjarnegara Panaskan Mesin Lewat Operasi Lilin

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sentra Bandeng Tambakrejo Naik Kelas, Agustina Soroti Jalan hingga Mesin Presto

Cegah Gangguan Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Sisir Area Runway

PIAGAM PENGHARGAAN: Kolase foto piagam penghargaan Kantor Advokat da. Kurator LDN Ernst yang diberikan Hukumonline dalam ajang pemeringkatan Top 100 Indonesian Law Firm 2026. (ist)

LDN Ernst Raih Dua Penghargaan, Diakui Law Firm Terbaik di Jateng

FOOD FESTIVAL - Pembeli sedang memesan cahkwe di food festival kawasan Pecinan Semarang, Jumat (25/9/2026). (dul)

Berburu Kuliner di Heritage Food Festival Pecinan Semarang, Pengunjung Soroti Tenant Halal dan Nonhalal

Anak bungsu pasangan Soekarno-Fatmawati, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra (Guruh Soekarnoputra).

Profil Guruh Soekarnoputra, Jejak Sosok Politikus Marhaenis cum Seniman

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tips

Takjil Simpel Murah Meriah, Pahalanya Tetap Ngalir

Februari 26, 2026
Tips

5.000 Langkah, Mood Bisa Ikutan Naik

Agustus 22, 2026
Tips

Nasi Sisa Jangan Asal Digoreng, Ada Risiko Bakteri

September 24, 2026
Tips

Rekomendasi Sepatu Wanita Paling Nyaman untuk Jalan Kaki

September 17, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Mau Anak Berakhlak Baik, Ini Doanya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?