Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Lurah Jangan Main-Main! Ada Jaga Desa, Salah Ketik Anggaran Bisa Ketahuan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Lurah Jangan Main-Main! Ada Jaga Desa, Salah Ketik Anggaran Bisa Ketahuan

Ngurus anggaran kelurahan sekarang nggak bisa santai-santai. Salah entry, salah hitung, bisa langsung kena “pantauan”. Di Semarang, para lurah lagi diajak upgrade level, dari sekadar administrasi jadi makin transparan dan anti ribet. Lewat Lomba Jaksa Garda Desa, kelurahan yang paling rapi dan tertib ngelola duit publik dikasih panggung dan penghargaan.

T. Budianto
Last updated: Februari 19, 2026 8:03 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SERAHKAN PENGHARGAAN: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyerahkan penghargaan kepada pemenang Lomba Jaksa Garda Desa/Kelurahan sebagai bentuk apresiasi terhadap desa/kelurahan yang telah tertib dalam pengelolaan keuangan di Ruang Lokakrida Balaikota, Rabu (18/2/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemkot Semarang bareng Kejaksaan Negeri Kota Semarang resmi ngasih apresiasi buat para pemenang Lomba Jaksa Garda Desa/Kelurahan. Bukan lomba biasa, ini soal siapa yang paling tertib ngatur keuangan tanpa drama.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bilang, kalau kelurahan itu bukan sekadar kantor pelayanan. Di situlah pemerintah benar-benar “hadir” buat warga. “Kelurahan itu ujung tombak. Di sana pemerintah ketemu langsung sama masyarakat,” kata Agustina di Ruang Lokakrida Balaikota, Rabu (18/2/2026).

Baca juga: Antsipasi Kenaikan Harga, Pemkot Siapkan Operasi Senyap ke Pasar

Program ini bagian dari inisiatif Kejaksaan RI bareng Kemendagri lewat Program Jaga Desa. Intinya simpel: biar pengelolaan anggaran makin transparan, akuntabel, dan nggak ada lagi cerita salah-salah kecil yang bisa jadi besar.

Menurut Agustina, karena ada lomba dan pendampingan dari kejaksaan, potensi kesalahan bisa ditekan. Bahkan tahun depan, slot lombanya bakal ditambah jadi dua kali tiap semester. Biar makin terjaga dan makin minim “khilaf administrasi”.

Tiga Kategori

Ada tiga kategori dilombakan, yakni Lomba Entry Data Aplikasi Jaga Desa/Kelurahan, Tertib Pengelolaan Keuangan Kelurahan dan Film Pendek Jaksa Garda Desa/Kelurahan.

Penilaiannya nggak cuma soal angka-angka di laporan, tapi juga soal pemanfaatan sistem digital dan edukasi ke masyarakat. Jadi bukan cuma rapi di kertas, tapi juga melek teknologi.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Semarang, Andhie Fajar Arianto, menyebut pihaknya memang turun tangan bantu kelurahan, terutama soal administrasi dan keuangan.

Baca juga: Ada Kasus Baru di Semarang, Kejari Kulik Dugaan Korupsi BUMD Rugikan Negara Rp5,2 Miliar

“Kadang teman-teman kelurahan ini keterbatasan SDM dan waktu. Jadi kami bantu dari sisi personel supaya prosesnya tetap tertib,” ujarnya. Proses seleksi pun nggak main-main. Mulai dari tingkat kota, lanjut provinsi lewat Kejati, sampai level nasional oleh tim pusat Kejaksaan RI yang bakal milih tiga terbaik se-Indonesia.

Harapannya jelas: kepercayaan publik naik, tata kelola makin bersih, dan pelayanan makin sat set tanpa ribet. Karena di era sekarang, ngurus duit rakyat itu bukan cuma soal laporan rapi, tapi juga soal integritas.

Dan kalau masih ada yang mikir “ah cuma salah input sedikit”, ya siap-siap aja… sekarang yang ngawasin bukan cuma atasan, tapi sistem dan kejaksaan juga ikut standby. (tebe)

 

You Might Also Like

Sultan Jogja Sentil Pelaksanaan MBG: Ngak Masuk Akal Toh!

Jadi Tuan Rumah, Luthfi Targetin Jateng Juara Umum Pomnas XIX

Aliran Duit Lewat “Koordinator”? KPK Periksa 14 Saksi Kasus Sudewo

Tol Trans Jawa Mulai Satu Arah: One Way Lokal KM 70-263 Resmi Jalan

Kabar Duka dari PPP, Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali Meninggal Dunia

TAGGED:headlinekejari kota semaranglomba jaga desapemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wagub Kawal Penutupan Tanggul Sungai Tuntang
Next Article Masjid Raya Baiturrahman Stop Speaker Luar Pukul 21.00

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sekretaris DPD PDIP Jateng, Sumanto.

Dapur Marhaen: Cara PDIP Jateng Kasih Makan Siang dan Cek Kesehatan Gratis untuk Rakyat

Apresiasi Penurunan Angka Kemiskinan di Jateng, M Saleh: Kabar Baik, tapi Jangan Kendor!

Kado HUT Semarang, PBB Diskon 10 Persen

Main di Kandang, PSIS Malah Kecolongan

Dekranasda Dorong Batik Jateng Naik Kelas

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

“Kepergok di Jalan, Baru Minta Maaf”: Cerita Mobil Dinas yang Dipakai Mudik

Maret 24, 2026
Hukum

KPK Grebek Kantor Pajak, Gatot Subroto Mendadak Tegang

Januari 13, 2026
Analis Bank Jateng bersaksi di sidang korupsi kredit Sritex di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (26/1/2206). (bae)
Hukum

Bank Jateng Beri Kredit Ratusan Miliar Rupiah ke Sritex Tanpa Agunan, Gak Cek Ulang Pula!

Januari 26, 2026
Ekonomi

Tol Jogja-Bawen Dikebut, Siap Bikin Waktu Tempuh Cuma Sejam!

Oktober 18, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Lurah Jangan Main-Main! Ada Jaga Desa, Salah Ketik Anggaran Bisa Ketahuan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?