BACAAJA, SEMARANG- Biar Porprov Jateng XVII 2026 nggak cuma heboh pas pembukaan aja, KONI Kota Semarang mulai gerak cepat. Mereka ngajak semua stakeholder buat kolaborasi bareng lewat acara bertema “Peningkatan Kerja Sama KONI Kota Semarang dengan stakeholder”, Kamis (30/10).
Ketua Umum KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara bilang, pihaknya pengin nyabet tiga sukses sekaligus: sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, dan sukses ekonomi.
“Nggak bisa kerja sendirian. Semua pihak harus bareng-bareng dukung, termasuk dalam pembinaan atlet,” tegas Arnaz. Salah satu bentuk dukungan nyata datang dari BPJS Ketenagakerjaan, yang menanggung biaya operasi atlet paralayang, Yunus, sebesar Rp1,2 miliar usai kecelakaan saat bertanding.
Hasil Kolaborasi
“Ini bukti kalau dunia olahraga hidup dari kolaborasi,” tambah Arnaz. Kesiapan tuan rumah juga disorot oleh Kepala Dispora Kota Semarang, Pravarta Sadman, yang hadir mewakili Wali Kota Agustina Wilujeng Pramestuti.
“Akan ada lebih dari 5.000 delegasi datang ke Semarang. Jadi semua harus siap: hotel, transportasi, kesehatan, semuanya,” katanya. Nggak cuma ngomong, KONI juga langsung teken kerja sama baru dengan RS Hermina Banyumanik buat memperkuat dukungan medis bagi atlet.
Wakil Ketua IV KONI Semarang, Lilik Purno Putranto bilang, sekarang udah ada lebih dari 30 instansi yang kerja sama dengan KONI, dan jumlahnya bakal terus nambah. “Kami lagi jajaki kerja sama di bidang pendidikan dan kesehatan, juga dengan sektor perhotelan dan venue biar Porprov nanti makin lancar,” ujarnya.
Kalau semua kompak, Porprov Jateng 2026 bisa jadi pesta olahraga paling seru, bukan cuma rebutan medali tapi juga ajang adu keramahan antar daerah. Tapi ya… semoga semangatnya nggak cuma rame di spanduk dan baliho aja. (tebe)


