Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kemenhut Jajaki Standar Keamanan Pendakian Gunung
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Kemenhut Jajaki Standar Keamanan Pendakian Gunung

T. Budianto
Last updated: Juli 2, 2025 5:09 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
EVALUASI PENDAKIAN: Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni (kiri) berdiskusi dengan perwakilan Tim Rinjani Rescue, Abd Haris Agam (Rinjani Squard) terkait evaluasi pendakian di Jakarta, Rabu (2/7). (Foto: Kemenhut)
SHARE

NARAKITA, JAKARTA- Prosedur keamanan dalam aktivitas pendakian gunung akan dibenahi secara menyeluruh. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan perlunya perombakan total terhadap sistem keselamatan di kawasan taman nasional guna mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan perlindungan terhadap para pendaki.

Dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (2/7), Raja menyampaikan komitmennya untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan taman nasional, khususnya yang menjadi destinasi pendakian.

“Saya ingin ada perbaikan di taman nasional. Kita harus hati-hati sekali tentang pengelolaan taman nasional untuk pendakian,” tegasnya.

Sebagai langkah awal, Kementerian Kehutanan akan menggandeng berbagai pihak yang selama ini aktif di lapangan, seperti tim relawan dan SAR. Beberapa di antaranya yang akan diundang antara lain Abd Haris Agam dan Herna Hadi Prasetyo dari Rinjani Squard, Mustiadi dari EMHC, serta Samsul Padli dari Unit SAR Lombok Timur.

Selain itu, pejabat dari lingkup kementerian juga akan dilibatkan, seperti Direktur Pemanfaatan Jasa Lingkungan Kawasan Konservasi Ditjen KSDAE Nandang Prihadi dan Kepala Balai TN Gunung Rinjani, Yarman.

Menurut Raja Antoni, penguatan keamanan harus dimulai dengan mendefinisikan parameter keselamatan secara tepat. Hal ini akan dirumuskan melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan para porter, pemandu, dan petugas lapangan.

“Penting bagi kita untuk mendefinisikan safety first ini seperti apa ukurannya. Ini bisa diperoleh dengan melibatkan orang-orang yang memang berada di lapangan,” katanya.

Tingkat Kesulitan

Beberapa langkah konkret yang akan dievaluasi termasuk penambahan papan petunjuk (sign board) serta implementasi sistem gelang Radio Frequency Identification (RFID). Menhut meminta penerapan RFID segera dimulai di Gunung Rinjani, menyusul keberhasilan penerapan serupa di Gunung Merbabu.

Tak hanya itu, Raja juga berencana membuat sistem prasyarat pendakian yang disesuaikan dengan tingkat kesulitan masing-masing gunung. Menurutnya, standar ini penting untuk mencegah risiko dan mempersiapkan pendaki sesuai medan yang akan dihadapi.

“Saya punya ide untuk membuat ketentuan prasyarat pendakian yang didasari level kesulitan suatu gunung,” ujarnya.

Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan serta kenyamanan para pendaki sekaligus menjaga kelestarian kawasan konservasi. (*)

You Might Also Like

Usai Sholat, Jangan Lewatkan Dzikir Ini

Akhmad Munir Resmi Jadi Ketum PWI, Janji Akhiri Drama Dua Kubu

Dataran Tinggi Dieng Ramai Banget, Wisatawan Serbu Sekali Lagi

AI Bikin Emisi Karbon Raksasa Teknologi Melonjak hingga 150 Persen

Lamaran di Swiss, Ini Perjalanan Cinta Syifa Hadju dan El Rumi yang Bikin Netizen Ikut Baper

TAGGED:kemenhutpendakian gunung
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Baznas Gelar Sunatan Massal Tahap Pertama, 60 Anak Terima Layanan Gratis dan Santunan
Next Article Fatwa Haram Sound Horeg Disorot, Pelaku Usaha di Malang Angkat Bicara

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PENIPUAN - Ilustrasi pelaku penipuan sedang beraksi.

Sial! Rela Bayar Rp380 Juta Demi Anak Masuk UI, Ujungnya Kena Tipu

BANTAL KUCING - Dina memegang bantal bergambar kucing buatan tangannya sendiri, Minggu (27/9/2026). Sebagian keuntungan dari jualan bantal kucing itu digunakan untuk memberi makan kucing jalanan. (dul)

Kisah Dina Rawat Kucing-kucing Terlantar, Andalkan Cuan dari Jualan Bantal Bergambar Meong

Gubes UGM: Kuliah Gratis Jangan Cuma PTN

Blue Fire Papandayan Bukan Sekadar Api Biru, Ini Penjelasan Badan Geologi

Bung Sis Pimpin PA GMNI Demak, Siapkan Konsolidasi Alumni hingga Aksi Nyata

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Mantan Menkes Siti Fadilah Respons Pernyataan Menkes Budi soal Ukuran Celana Jeans dan Risiko Kesehatan Pria

Mei 18, 2025
BNN Jateng munsahkan berbagai barang bukti narkotika , Jumat (11/7/2025).
Unik

BNN Jateng Musnahkan 530 Gram Sabu, 600 Butir Ekstaksi dan 1.730 Gram Ganja dengan Cara Ini

Juli 11, 2025
Unik

Sinopsis Pembantaian Dukun Santet, Teror Berdarah di Pesantren Banyuwangi

Mei 11, 2025
Tips

6 Minuman yang Bikin Ginjal Tetap Sehat, Nggak Bikin Nyesel

September 13, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kemenhut Jajaki Standar Keamanan Pendakian Gunung
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?