Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Kata Prabowo Hanya Kurang 0,01 Persen Lagi MBG Jadi Program yang Sempurna
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kata Prabowo Hanya Kurang 0,01 Persen Lagi MBG Jadi Program yang Sempurna

R. Izra
Last updated: Januari 7, 2026 11:56 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto
SHARE

BACAAJA, BOGOR — Presiden Prabowo Subianto mengaku puas, tapi belum mau tepuk tangan terlalu cepat.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG), kata dia, sudah bisa dibilang nyaris sempurna dengan tingkat keberhasilan 99,99 persen.

Artinya, hanya kurang 0,01 persen lagi, MBG jadi program andalannya yang berjalan sempurna.

Bacaaja: MBG Ngerampok 70 Persen Anggaran Pendidikan, JPPI Siapkan Gugatan ke MK
Bacaaja: Guru Besar UGM Bongkar Anggaran MBG: Nggak Rasional, Mending Buat Tangani Bencana

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan taklimat awal tahun dalam agenda retret di kediamannya di Hambalang, Bogor, Selasa (6/1/2026).

“Kalau kita pelajari secara objektif statistik, boleh dikatakan kita 99 persen berhasil. Tapi target kita tetap zero defect,” ujar Prabowo.

Alias: hampir sempurna, tapi satu kesalahan pun nggak boleh dianggap remeh.

Diklaim berhasil, tapi masih ada “PR”

Meski optimistis, Prabowo nggak menutup mata. Ia mengakui program sebesar MBG pasti punya celah, mulai dari kekurangan teknis sampai potensi penyimpangan di lapangan.

“Apakah ada kekurangan? Ada. Apakah ada penyimpangan? Pasti ada,” kata dia blak-blakan.

Karena itu, pemerintah terus melakukan evaluasi dan pengawasan berlapis, terutama setelah muncul beberapa laporan masalah, termasuk kasus keracunan makanan di sejumlah daerah.

Menurut Prabowo, pendekatannya jelas: intervensi langsung, bukan pembiaran.

55 juta penerima, Indonesia lebih ngebut dari negara lain

Saat ini, jumlah penerima manfaat MBG sudah mencapai 55 juta orang, sejak program ini resmi dimulai pada 6 Januari 2025.

Prabowo membandingkan capaian ini dengan negara lain. Di Brasil, misalnya, program serupa butuh 11 tahun untuk menjangkau 40 juta penerima. Indonesia, kata dia, melesat jauh lebih cepat.

Buat Prabowo, ini jadi alasan untuk optimistis—sekaligus pembenaran bahwa MBG bukan proyek kecil-kecilan.

Prabowo menegaskan, alasan lahirnya MBG sebenarnya sederhana dan pahit: satu dari lima anak Indonesia masih kekurangan gizi. Bahkan, puluhan juta anak berangkat sekolah tanpa sarapan.

Situasi ini, menurutnya, adalah bentuk nyata malanutrisi dan stunting, yang bikin pertumbuhan anak tidak optimal dan fisik mereka lemah sejak dini.

Di titik itu, Prabowo mengutip pesan klasik Presiden pertama RI, Soekarno.

“The hungry stomach cannot wait. Perut yang lapar tidak bisa menunggu.”

Menurut Prabowo, pemimpin yang punya tanggung jawab dan hati nurani tidak boleh menunda urusan perut rakyat, apalagi anak-anak.

Harus tetap dikawal

Klaim keberhasilan 99,99 persen mungkin terdengar impresif. Tapi di saat yang sama, Prabowo juga mengirim pesan jelas: MBG belum selesai.

Target akhirnya bukan sekadar angka statistik, tapi program yang benar-benar aman, tepat sasaran, dan tanpa cacat.

Karena bagi pemerintah—setidaknya versi Prabowo—urusan perut anak bangsa nggak boleh trial and error. (*)

You Might Also Like

Jenderal TNI AU Gugur dalam Insiden Pesawat Jatuh di Bogor

Drama Degradasi Liga 3 Settingan? Viral Laga Persikutim vs Persebata Diduga ‘Main Sabun’

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Dari Komisi Polisi ke Komisi Diplomasi, Sahroni Resmi Geser Jalur

Jalur Pantura Jadi Kolam, Sopir Cuma Bisa Pasrah

TAGGED:headlineMBGmbg berhasilmbg nyaris sempurnaprabowo subiantopresiden prabowo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi berdoa menjelang berbuka puasa Ramadan. 42 Hari Lagi Puasa! Muhammadiyah Putusin 1 Ramadan Jatuh pada Tanggal 18 Februari 2026
Next Article Truk Kecelakaan Belum Dievakuasi, Kemacetan Tugurejo Mengular

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jateng Mau Sulap 70 Persen Sampah Jadi Listrik, Mimpi atau Jalan Keluar?

96 Ribu Pejabat “Belum Lapor”, MAKI: KPK Jangan Cuma Kasih Angka, Spill Namanya!

MBG Lima Hari Aja? Santai, Daerah 3T Dapat “Bonus Sabtu”

Bukan Sekadar Haul, Ini “Push Rank” KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional

Haji 2026 Tetap Berangkat, Meski Timur Tengah Lagi Panas-Panasnya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wali Kota Solo Respati Ardi meninjau TPA Putri Cempo, Senin (11/2/2026).
Info

Respati Turun Gunung ke Putri Cempo Solo, Bawa Alat Berat Buat Beresin Drama Sampah

Februari 11, 2026
Info

Gubernur Salat Idulfitri di Simpanglima, Wagub di Mijen, Open House di Wisma Perdamaian

Maret 20, 2026
Nasional

Prabowo: Nope Rp17 Triliun, Pilih Kirim Pasukan buat Perdamaian

Maret 22, 2026
DEMO BURUH: Ratusan buruh Sritex demo di depan kantor Gubernur Jateng, beberapa waktu lalu.(bae)
Info

Buruh Sritex Meradang, Nasibnya Kayak Roller Coaster Gak Jelas Arahnya

September 24, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kata Prabowo Hanya Kurang 0,01 Persen Lagi MBG Jadi Program yang Sempurna
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?