Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Kasus Influenza A Melonjak Tajam, Puan Minta Pemerintah Gercep Tangani
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kasus Influenza A Melonjak Tajam, Puan Minta Pemerintah Gercep Tangani

Ketua DPR RI Puan Maharani minta pemerintah gercep tangani peningkatan kasus Influenza A. Jika tidak, rumah sakit bisa kelawahan.

R. Izra
Last updated: Oktober 18, 2025 5:14 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Ketua DPR RI Puan Maharani saat mengikuti pertemuan dengan sejumlah tokoh yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, Senin (1/9/2025). Foto: dok.
Ketua DPR RI Puan Maharani saat mengikuti pertemuan dengan sejumlah tokoh yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, Senin (1/9/2025). Foto: dok.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani ikut buka suara soal lonjakan kasus Influenza A yang lagi marak di Indonesia. Katanya, kalau pemerintah nggak gerak cepat, fasilitas kesehatan bisa kelimpungan.

“Lonjakan kasus Influenza A ini nunjukin kalau kita nggak boleh lengah. Kalau dibiarkan, bisa bikin RS kewalahan dan ancam keselamatan masyarakat,” kata Puan, Sabtu (18/10/2025).

Puan bilang, naiknya angka kasus ini bukan cuma soal banyak orang yang sakit, tapi juga jadi warning serius buat pemerintah buat memperkuat sistem kesehatan nasional.

Menurut Puan, pemerintah harus kasih respon yang strategis dan terintegrasi. Bukan cuma panik sesaat, tapi siap dari hulu ke hilir.

“Mulai dari puskesmas sampai rumah sakit, sistem kewaspadaan dini harus diperkuat. Kalau bisa deteksi cepat, penanganannya juga bakal lebih efektif,” tegasnya.

Edukasi Masyarakat Tetap Penting

Selain urusan fasilitas, Puan juga ngingetin pentingnya edukasi ke masyarakat biar nggak lengah.

“Jangan lupa jaga pola hidup bersih dan sehat, tetap pakai masker di tempat ramai, pastiin sirkulasi udara bagus, dan vaksinasi kalau vaksin flu udah tersedia,” ujarnya.

Ia juga minta pemerintah pastikan stok obat dan sarana kesehatan cukup, terutama buat daerah padat penduduk. Soalnya, anak kecil dan lansia termasuk kelompok paling rentan kena flu berat.

“Sistem kesehatan nasional harus kuat biar masyarakat bisa dapat layanan cepat dan tepat,” tambah Puan.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga udah wanti-wanti soal virus influenza A subtipe H3N2, yang sekarang lagi dominan di Asia Tenggara.

Data WHO nunjukin, sebagian besar kasus flu di Indonesia juga disebabkan oleh varian ini. Tren serupa juga kelihatan di Malaysia, Singapura, dan Thailand. Bahkan, Thailand udah catat lebih dari 700 ribu kasus dan 61 kematian sejak awal tahun.

Puan menegaskan, Indonesia harus siap menghadapi tren ini, supaya lonjakan kasus nggak bikin fasilitas kesehatan kolaps kayak waktu pandemi dulu.

“Kita udah belajar dari masa lalu. Sekarang waktunya tanggap, bukan panik,” tutupnya.

Bagaimana menurut Sobat Bacaaja, apakah kondisi mendekati pandemi Covid-19? (*)

You Might Also Like

Pemprov Perkuat Sekolah Inklusi buat Penyandang Disabilitas

Jateng 80 Tahun: Dari Fun Run, Konser NDX AKA, Sampai 10 Ribu Mangkok Soto!

Ini Negara Hukum Atau Negara Kuasa? Guru Besar UI Kritik Pedas KUHAP Baru

Liga 4 Jateng Panas: Suporter Turun ke Lapangan, Panitia Kena Lempar Batu

Begini Cara Ngecek Daftar Penerima BLT Rp900.000, Buruan Cek Ya!

TAGGED:headlineinfluenza apuan maharani
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Damkar Sat Set Banget, Bayi Keluar dalam 10 Menit
Next Article Rumah Mewah Disita, Bos Minyak Masih Raib

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Awaluddin (batik cokelat) menangis saat dihampiri keluarganya usai sidang vonis di pengadilan, Rabu (11/2/2026). (bae)

Cerita Awaluddin Eks-Sekda Cilacap: Korupsi Demi Ikut Pilkada, Kalah Lalu Masuk Penjara

Rumah warga Deliksari, Gunungpati, Semarang, terlihat sudah miring dan beberapa mengalami tembok retak, Rabu (11/02/2026). (dul)

Triastono Risau Tanah Terus Bergerak, Warga Deliksari Bertahan di Tengah Ancaman Longsor

Wakil Ketua DPRD Jateng dari Fraksi Golkar, M Saleh.

Wacana Peralihan LPG ke DME, M Saleh: Sosialisasi Dulu, Jangan Sampai Bikin Warga Kaget

Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo.

Survei IPI: Ganjar Masuk Tiga Besar Kandidat Capres 2029, Ada Nama Baru Masuk Radar

Terdakwa Andhi Nur Huda duduk di kursi pesakitan saat sidang putusan kasus korupsi BUMD Cilacap, di Tipikor Semarang, Rabu (11/2/2026). (bae)

Ringan Banget Banyak Diskon! Dituntut 18 Tahun, Koruptor Cilacap hanya Dihukum 2 Tahun

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Proyek Kakao Fiktif, Tiga Dosen Bergelar Doktor Jadi Terdakwa

Oktober 23, 2025
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto.
Info

Mendes Minta Warga Ikhlaskan Lahan untuk Bangun Koperasi Desa Merah Putih

Desember 22, 2025
Daerah

Realisasi Dapur Gizi di Jateng Baru 12 Persen

Juli 31, 2025
Info

Kuota Haji Jateng 2026 Tembus 34 Ribu

Januari 12, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kasus Influenza A Melonjak Tajam, Puan Minta Pemerintah Gercep Tangani
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?