Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Kalau Ada Keracunan Harus Dirahasiin, Isi Perjanjian MBG Blora Disorot DPRD
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kalau Ada Keracunan Harus Dirahasiin, Isi Perjanjian MBG Blora Disorot DPRD

Komisi D DPRD Blora lagi nyorotin isi perjanjian SPPG dengan penerima manfaat MBG: kalau ada keracunan tutup mulut. Rahasia.

R. Izra
Last updated: September 19, 2025 12:07 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ketua Komisi D DPRD Blora, Subroto.
Ketua Komisi D DPRD Blora, Subroto.
SHARE

BACAAJA, BLORA – Warga +62, sini merapat! Lagi-lagi program Makan Bergizi Gratis (MBG) jadi sorotan. Kali ini datang dari Blora, Jawa Tengah.

DPRD Blora lagi rame bahas isi perjanjian kerja sama antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sama pihak sekolah yang nerima manfaat.

Yang bikin heboh, ada salah satu poin di perjanjian yang nyuruh buat jaga rahasia kalau ada kejadian insiden kayak keracunan makanan. Iya, lo gak salah baca.

Klausul itu lah yang lagi dipersoalin sama DPRD setempat. Ini era transparansi dan keterbukaan informasi, kok ada kasus keracunan malah minta dirahaisain. Gak logis.

Jadi gini duduk perkaranya. Ramai beredar foto perjanjian kerja sama yang isinya 9 poin. Surat ini ditandatangani pihak sekolah dan ditempel materai dan stempel resmi.

Nah, di poin ke-7 disebut, kalau ada kejadian luar biasa alias force majeure —contohnya makanan basi, paket kurang lengkap, atau siswa keracunan— pihak sekolah wajib diem dulu alias gak boleh sebar info, sampai SPPG nemuin “solusi terbaik”.

Lah? Jadi, kalau ada anak muntah karena makanannya bermasalah, gak boleh ngelapor?

Terus, kalau nanti ada yang sampe ninggal -semoga gak sampe terjadi- setelah 1.000 hari baru boleh ngomong, begitu?

Komisi D DRPD Blora murka
Ketua Komisi D DPRD Blora, Subroto, langsung angkat suara pas rapat dengar pendapat bareng Dinas Pendidikan dan SPPG, Kamis (18/9/2025).

“Ini kan eranya keterbukaan. Dan yang dipakai juga duit negara. Kok malah disuruh diem kalau ada masalah?” ujar politikus PDIP itu dengan nada bingung dan geram.

Subroto juga nanya: “Ini perjanjian yang desain siapa, kok bisa isinya kayak gitu?”

Gak mau lama-lama, Subroto langsung minta Dinas Pendidikan cabut semua perjanjian yang isinya kayak gitu. Pokoknya perjanjian itu harus direvisi atau dibatalkan.

Subroto juga ngasih usul yang cukup reasonable: program MBG butuh pengawasan yang bener. FYI, anggaran buat satu dapur MBG aja bisa ratusan juta rupiah per bulan. Jadi gak bisa asal jalan.

“Saya pengin ada pengawas independen yang ngawasin langsung jalannya program MBG ini,” tegasnya.

Sementara itu, dari pihak SPPG, Artika Diannita (koordinator) akhirnya buka suara juga. Dia ngaku, poin kerahasiaan emang ada di perjanjian lama, tapi katanya sekarang udah direvisi.

“Awalnya memang poinnya kayak gitu, tapi sekarang udah disesuaikan sama juknis terbaru,” jelasnya.

Artika berkilah, maksud dari “kerahasiaan” itu sebenernya bukan buat nutupin masalah, tapi biar langsung dilaporin ke SPPG dan diselesaikan secara internal.

“Kalau ada kejadian kayak keracunan, langsung kita urus. Salah satunya dengan bawa ke layanan kesehatan,” tambahnya. (*)

You Might Also Like

Pabrik Bahan Baku Tas di Jepara Terbakar, Kerugian Capai Rp5 Miliar

255 Petinju Siap Unjuk Gigi di Kejuaraan Tinju Piala Bupati Banjarnegara 2025, Catat Tanggalnya!!

Driver Ojol & Mahasiswa Bersatu, Demo di Polda Jateng Berujung Gas Air Mata

Air Boyolali Dilirik Investor Tiongkok, Duit Rp160 Miliar Siap Mengalir

Semarang Jawara Nasional Transformasi Digital Pemerintahan Versi GM-DTGI 2025

TAGGED:bloradprd blora surat perjanjian kerja samakeracunan makananMBGpenerima manfaatperjanjian mbgrahasiasekolahsppg
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Geger di Banyumas!! Kacang Rebus Jadi Menu MBG, Warganet Ragukan Standar Gizi
Next Article 3 Waktu Emas Minum Kopi Hitam Tanpa Gula Biar Manfaatnya Maksimal

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Presiden Prabowo Subianto menyematkan anugerah Penghargaan Bintang Republik Indonesia Utama, kepada Ketua DPR RI Puan Maharani.
Politik

Terima Penghargaan Bintang Republik Indonesia Utama, Puan: Amanah untuk Rakyat

Agustus 26, 2025
Info

Banjir Kembali Terjang Mangkang Kulon

Maret 6, 2026
Ekonomi

Layer Baru Cukai Rokok, Koalisi Sipil: Ini Bukan Solusi, Tapi Jalan Mundur

Januari 18, 2026
Ilustrasi bencana banjir.
Info

Penanganan Belum Rampung, Aceh Kembali Direndam Banjir Setinggi 2 Meter

Desember 25, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kalau Ada Keracunan Harus Dirahasiin, Isi Perjanjian MBG Blora Disorot DPRD
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?