Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Jasad Notaris Perempuan Ditemukan di Sungai Citarum, Polisi Amankan Dua Terduga Pelaku
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Jasad Notaris Perempuan Ditemukan di Sungai Citarum, Polisi Amankan Dua Terduga Pelaku

SA ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Tangan korban terikat, dan jasadnya tersangkut di tepian sungai dengan posisi yang memicu kecurigaan warga.

Nugroho P.
Last updated: Juli 5, 2025 6:55 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
ilustrasi Pembunuhan
SHARE

NARAKITA, BEKASI – Warga sekitar aliran Sungai Citarum, wilayah Bekasi, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan pada Rabu (2/7/2025). Belakangan diketahui, korban adalah SA, seorang notaris yang diduga menjadi korban pembunuhan. Kondisi jasad yang ditemukan menguatkan dugaan bahwa ia meninggal secara tidak wajar.

SA ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Tangan korban terikat, dan jasadnya tersangkut di tepian sungai dengan posisi yang memicu kecurigaan warga. Temuan tersebut segera dilaporkan ke aparat kepolisian setempat yang langsung turun tangan untuk melakukan penyelidikan.

Kasatreskrim Polres Metro Bekasi, Kompol Agta Bhuwana Putra, membenarkan bahwa ada indikasi kuat korban tewas karena dibunuh. Saat ini, jenazah SA telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati guna menjalani proses autopsi demi memastikan penyebab pasti kematiannya.

“Diduga ada unsur kekerasan. Tapi kami masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan luka-luka yang ada di tubuh korban,” ujar Agta saat dikonfirmasi pada Sabtu (5/7/2025).

Pihak kepolisian hingga kini masih merahasiakan detail luka yang dialami korban, namun sejumlah barang bukti telah diamankan dari lokasi kejadian, termasuk pakaian dan ikatan yang ditemukan di tubuh korban.

Dalam perkembangan penyidikan, tim Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan ini. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kasubdit Resmob, AKBP Resa Fiardi Marasabessy.

“Sudah diamankan dua orang oleh Unit 1. Keduanya diduga kuat terlibat,” ujar Resa singkat.

Meski belum diungkap secara terbuka identitas para terduga pelaku, pihak kepolisian menyatakan bahwa pemeriksaan terhadap keduanya masih berlangsung intensif. Motif pembunuhan juga masih dalam tahap pendalaman.

Kasus ini menyita perhatian publik, terutama karena korban merupakan seorang notaris yang dikenal cukup aktif di wilayah Bekasi. Rekam jejak profesional SA pun kini menjadi bagian dari fokus penyelidikan, untuk mengetahui apakah peristiwa ini berkaitan dengan profesinya atau faktor lain.

Polisi belum bersedia menyampaikan apakah kasus ini tergolong pembunuhan berencana atau terjadi secara spontan. Namun, kondisi korban yang ditemukan dengan tangan terikat mengindikasikan bahwa pembunuhan dilakukan dengan persiapan.

Lingkungan sekitar tempat kejadian kini menjadi lokasi penjagaan polisi. Garis polisi masih terpasang di beberapa titik di sepanjang aliran sungai tempat korban ditemukan. Warga sekitar mengaku cemas dan berharap kasus ini segera dituntaskan.

“Kami kaget. Tidak menyangka, apalagi ini dekat permukiman,” kata salah satu warga yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian.

Tim Inafis dan forensik juga telah diturunkan untuk memetakan kronologi peristiwa berdasarkan jejak di sekitar TKP. Polisi menduga jasad SA dibuang di sungai setelah terlebih dahulu dibunuh di lokasi lain.

SA terakhir diketahui keluar rumah pada malam sebelumnya, namun tidak kembali hingga akhirnya keluarga menghubungi pihak berwajib. Dari situlah pencarian dimulai, sebelum akhirnya jasadnya ditemukan keesokan harinya.

Polisi terus menelusuri aktivitas terakhir korban, termasuk komunikasi terakhir melalui ponsel, untuk menggali petunjuk yang dapat mengarah pada motif dan latar belakang pelaku.

Polda Metro Jaya menegaskan akan mengusut kasus ini hingga tuntas dan menjamin bahwa keadilan akan ditegakkan. “Kami serius menangani kasus ini. Proses hukum akan berjalan sebagaimana mestinya,” tegas AKBP Resa.

Kasus pembunuhan terhadap SA menjadi pengingat bahwa kekerasan bisa terjadi pada siapa saja, kapan saja. Hingga saat ini, masyarakat menanti perkembangan lebih lanjut dari proses hukum yang sedang berlangsung. (*)

You Might Also Like

Kongres Persatuan PWI Digelar di Cikarang, Dua Kubu Akhirnya Satu Suara

Pasangan Gay Taiwan Dihujani Kritik Usai Punya 4 Bayi Lewat Surrogasi di Meksiko

Agustina Janjikan Rp40 Juta untuk Bangun Ulang Rumah Korban Kebakaran Tewaskan 5 Orang

Pimpin Sidang Uni Parlemen Negara Anggota OKI, Puan Maharani Ingin Israel Diisolasi

Puan Desak Evaluasi Serius Sistem Transportasi Laut Usai Tenggelamnya KMP Tunu

TAGGED:korban pembunuhankrimanilitasnotaris
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kasus Penembakan Siswa SMKN 4, DPR Minta Publik Awasi Ketat Proses Hukum
Next Article Sekolah Rakyat di Jateng Dibuka, 1.075 Siswa Kurang Mampu Siap Terima Pendidikan Gratis

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Rupanya Begini Rasanya Menjadi Pasangan Muda yang Baru Menikah

Lorong Pocong dan Boneka Gantung, Menyibak Museum Santet

Tips Agar Tidak Terjebak Gogle Maps yang Ngaco

Lari Trail Berujung Duka, Peserta Tumbang di Sentul

Bisnis Baru, Titip Nyekar Online Jadi Tren, Jasa Ini Bikin Haru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).
Unik

Gus Yahya Temui Presiden Prabowo di Istana, Ada Masalah Apa?

Juni 24, 2025
Plesir

Desa Kecil Rasa Surga, Hidden Gem Dunia Bikin Betah

Maret 27, 2026
Kerjo Aneh-aneh

Langit Tak Selalu Muram di Tangan Lek Joko Sang Pawang Hujan

Oktober 12, 2025
Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Pratama Adhyasastra, memeriksa kesiapan kendaraan patroli saat memimpin apel kesiapan pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2025, di Mapolda Jateng, Senin (14/7/2025).
Unik

Dirlantas Jateng Ingatkan 7 Pelanggaran Ini Jadi Sasaran Utama Operasi Patuh Candi 2025

Juli 14, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jasad Notaris Perempuan Ditemukan di Sungai Citarum, Polisi Amankan Dua Terduga Pelaku
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?