Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Indonesia Juara Korupsi? IPK Anjlok: Lebih Buruk dari Timor Leste, Kalah Saing di ASEAN
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Indonesia Juara Korupsi? IPK Anjlok: Lebih Buruk dari Timor Leste, Kalah Saing di ASEAN

R. Izra
Last updated: Februari 11, 2026 10:06 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Ilustrasi tindak pidana suap dan korupsi. (narakita/grafis/tera)
Ilustrasi tindak pidana suap dan korupsi. (narakita/grafis/tera)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA — Kabar kurang oke datang dari Indeks Persepsi Korupsi (IPK) 2025. Rapornya belum membaik, malah makin turun. Bahkan kalah dari Timor Leste.

Skor IPK Indonesia turun jadi 34, alias merosot tiga poin dari tahun lalu yang masih di angka 37.

Nggak cuma skornya yang drop, posisi Indonesia di ranking global juga ikut jatuh. Dari total 180 negara, Indonesia sekarang ada di peringkat 109, turun 10 tingkat dari posisi 99 pada 2024.

Bacaaja: Terdakwa Korupsi Plaza Klaten Ngaku Setor Rp1 Miliar untuk Urus Kasus di Kejaksaan

Manajer Program Transparency International Indonesia (TII), Ferdian Yazid, bilang angka ini jadi tanda kalau upaya pemberantasan korupsi masih belum menunjukkan progres signifikan.

Kalah Saing di ASEAN

Kalau dibanding negara tetangga, posisi Indonesia juga makin keteteran. Singapura masih jadi juara dengan skor 84, diikuti Malaysia (52), Timor Leste (44), dan Vietnam (41).

Indonesia kini ada di posisi kelima, sejajar dengan Laos (34). Meski masih di atas Thailand (33) dan Filipina (32), fakta bahwa Indonesia berada di bawah Timor Leste cukup bikin banyak pihak geleng-geleng.

Bacaaja: Noel Tuding KPK Konten Kreator, Hukum Mati Saya Kalau Terbukti Korupsi

CPI mengukur banyak hal, dari praktik suap, penyalahgunaan anggaran publik, sampai seberapa kuat pemerintah menjaga integritas dan melindungi pelapor.

Dari sembilan sumber data yang dipakai, empat menunjukkan penurunan. Artinya, persepsi terhadap tata kelola pemerintahan Indonesia ikut melemah.

Direktur Eksekutif Amnesty Indonesia, Usman Hamid, mengaku prihatin melihat capaian ini.

Menurutnya, indeks tersebut harus jadi bahan otokritik serius, terutama soal kemunduran demokrasi dan independensi lembaga peradilan.

“Demokrasi yang kuat seharusnya bisa menekan korupsi. Kalau kualitas demokrasi menurun, korupsi biasanya makin sulit dikontrol,” tegasnya.

Turunnya IPK 2025 jadi semacam wake-up call: tanpa pembenahan sistem dan komitmen politik yang nyata, perang melawan korupsi bisa stuck,  atau malah mundur. (*)

You Might Also Like

Viral! Kepala BGN Bilang Anak Putus Sekolah karena Uang Jajan: MBG Jadi Penyelamat

Dorong Inklusi, Nawal Yasin Minta Program Difabel Masuk ke Kecamatan Berdaya

Nasib Bupati Bekasi: Ngilang 2 Hari, Begitu Muncul Langsung Di-OTT KPK bareng Ayahnya

Detik-detik Maut di Umbul Ponggok: Niat Foto Estetik, Remaja Jaksel Tewas Tenggelam

11 Kabupaten/Kota di Jateng Bentuk Satgas Anti Premanisme

TAGGED:headlineindeks persepsi korupsiindonesiaipkkalah jauhMalaysiasingapuratimor leste
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wali Kota Solo melantik pengurus DPC Gekrafs Surakarta periode 2026–2029, sekaligus peluncuran Project Solo Tourism Directory, Selasa (10/2/2026) malam di Taman Balekambang. Respati Dorong Gekrafs Jadi Motor Ekonomi Kreatif Solo, Bukan Organisasi Seremonial
Next Article Tragedi Kaca Transparan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tangkapan layar channel YouTube Ganjar Pranowo.

Siswa SD di Ngada Bundir, Ganjar: Ini Bukan Tragedi Personal, tapi Jeritan Sunyi Generasi

Kartasura Bukan Hanya Tempat Singgah, Tapi Ruang yang Menyimpan Cerita Sejarah

Awaluddin (batik cokelat) menangis saat dihampiri keluarganya usai sidang vonis di pengadilan, Rabu (11/2/2026). (bae)

Cerita Awaluddin Eks-Sekda Cilacap: Korupsi Demi Ikut Pilkada, Kalah Lalu Masuk Penjara

Rumah warga Deliksari, Gunungpati, Semarang, terlihat sudah miring dan beberapa mengalami tembok retak, Rabu (11/02/2026). (dul)

Triastono Risau Tanah Terus Bergerak, Warga Deliksari Bertahan di Tengah Ancaman Longsor

Wakil Ketua DPRD Jateng dari Fraksi Golkar, M Saleh.

Wacana Peralihan LPG ke DME, M Saleh: Sosialisasi Dulu, Jangan Sampai Bikin Warga Kaget

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Normalisasi Jalur KA di Kendal. Foto: Dok. KAI Daop 4 Semarang
Info

Sempat Terganggu Akibat Banjir, Jalur KA Kaliwungu – Kalibodri Kendal Berangsur Normal

Januari 16, 2026
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Hilman Mufidi dalam Rapat Kerja dengan Kementerian Pendidikan Dasar Menengah, Selasa (26/8/2025). DPR sepakat menambah anggaran untuk kesejahteraan guru dalam anggaran di Kemendikdasmen. Foto: dok.
Pendidikan

DPR Dukung Tambahan Tunjangan Guru Non-ASN, Dorong Pemerataan Revitalisasi Sekolah

Agustus 26, 2025
Hukum

Divonis 8 Tahun, Terdakwa Korupsi Kredit BNI Semarang Langsung Banding

November 12, 2025
Diah Pikatan Orissa Putri Hapsari atau Mbak Pinka, Putri dari Ketua DPR RI Puan Maharani, menyeruak masuk sebagai tokoh muda kandidat Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah. Mayoritas DPC dan PAC se-Jateng solid dukung Pinka untuk memimpin PDI Perjuangan Jawa Tengah. Foto: dok.
Nasional

Mayoritas PAC Dukung Mbak Pinka Jadi Ketua PDIP Jateng

September 9, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Indonesia Juara Korupsi? IPK Anjlok: Lebih Buruk dari Timor Leste, Kalah Saing di ASEAN
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?