BACAAJA, JAKARTA- Pemerintah memastikan penyelenggaraan haji 2026 tetap sesuai rencana. Jemaah Indonesia dijadwalkan mulai masuk asrama haji pada 21 April 2026, sebelum terbang ke Arab Saudi sehari setelahnya, tepatnya 22 April 2026.
Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan menegaskan, seluruh persiapan sudah beres. Ibarat event besar, semua rundown sudah siap, tinggal eksekusi hari H. “Semua sudah siap, tinggal menunggu hari pemberangkatan,” kurang lebih begitu pesannya.
Baca juga: Haji 2026 Hampir Matang, Pemerintah Janji Layanan Makin Ngena
Meski begitu, pemerintah gak tinggal diam soal situasi global. Perkembangan konflik di kawasan Timur Tengah terus dipantau ketat, demi memastikan perjalanan ibadah tetap aman dan nyaman.
Gus Irfan juga berharap ketegangan yang melibatkan sejumlah negara bisa segera mereda. Biar umat Muslim dari berbagai penjuru dunia bisa fokus ibadah tanpa dihantui situasi yang bikin was-was.
Tensi Geopolitik
Belakangan, tensi geopolitik di kawasan memang lagi naik, terutama terkait hubungan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Efeknya terasa ke stabilitas regional, termasuk negara-negara Teluk seperti Arab Saudi yang jadi pusat ibadah haji.
Namun begitu, pemerintah Indonesia tetap berkomitmen memberangkatkan jemaah sesuai jadwal, dengan prioritas utama di aspek keamanan dan kenyamanan selama ibadah berlangsung.
Baca juga: Timur Tengah Lagi Panas, DPR: Haji 2026 Aman Nggak Nih?
Di saat dunia lagi sibuk “panas-panasan”, jemaah haji justru disiapkan buat perjalanan penuh ketenangan. Semoga yang berangkat bukan cuma sampai Tanah Suci, tapi juga selamat dari riuhnya urusan dunia. (tebe)


