Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Gubernur Lempar Karpet Merah ke Investor India
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Gubernur Lempar Karpet Merah ke Investor India

Kalau biasanya orang bilang “rumah kedua”, kali ini Jateng benar-benar pengin jadi rumah bisnis buat India. Gubernur Ahmad Luthfi terang-terangan ngajak investor India buat nambah cuan bareng di Jateng. Mulai dari green economy sampai garmen padat karya, semua dibuka. Tinggal deal-nya kapan.

T. Budianto
Last updated: Februari 19, 2026 7:39 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PIMPIN AUDIENSI: Dubes India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty memimpin audiensi para pengusaha India dengan Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi di Kantor Gubernur Jateng, Jl Pahlawan, Semarang, Kamis (18/2/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Suasana kantor Gubernur, Kamis (19/2/2026), nggak sekadar formalitas diplomasi. Saat menerima kunjungan Dubes India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, Ahmad Luthfi langsung gas nawarin peluang investasi baru.

India sendiri bukan pemain baru di Jateng. Saat ini, Negeri Bollywood itu nangkring di posisi ke-17 daftar investor asing, dengan total realisasi Rp646,52 miliar. Mayoritas masuk ke sektor tekstil (62 persen), hotel dan restoran (16 persen), perdagangan dan reparasi (12 persen), industri kayu (4 persen), plus sektor lainnya.

Baca juga: Realisasi Investasi Jateng Capai Rp 21,8 Triliun

Tapi Luthfi jelas belum puas. “Jawa Tengah adalah provinsi yang ramah untuk berinvestasi,” katanya pede. Di depan dubes dan para pengusaha India yang sudah lebih dulu investasi di Indonesia, Luthfi buka opsi baru: ekonomi hijau, tenaga medis, sampai industri garmen padat karya. Targetnya simpel tapi ambisius: ekonomi naik, kemiskinan turun.

Data 2025 mencatat pertumbuhan ekonomi Jateng tembus 5,37 persen. Angka kemiskinan juga turun jadi 9,39 persen. Menurut Luthfi, salah satu kuncinya ya investasi.

Total Investasi

Dan angka total investasi Jateng 2025 nggak main-main: Rp88,50 triliun. Rinciannya Rp50,86 triliun dari PMA dan Rp37,64 triliun dari PMDN. Ini jadi capaian tertinggi dalam 10 tahun terakhir, dengan 105.078 proyek dan serapan tenaga kerja lebih dari 418 ribu orang. Lumayan banget buat ukuran provinsi yang sering dianggap “penyangga industri”.

Dari sisi India, sinyalnya positif. Dubes Sandeep bilang pengusaha India nyaman banget investasi di Jateng. “Sosial dan ekonomi stabil. Perusahaan kami bahagia di Jateng, seperti di rumah sendiri,” ujarnya.

Baca juga: Uang Deras ke Jateng: Investasi 2025 Tembus Target

Bahkan, Agustus 2026 nanti bakal ada groundbreaking perusahaan India dengan nilai investasi sekitar 30 juta dollar AS. Alasannya? Simpel juga. India dan Indonesia, khususnya Jateng sama-sama punya populasi besar. Market gede, tenaga kerja banyak, peluang luas.

Di atas kertas, semuanya kelihatan manis: investor happy, gubernur optimistis, angka investasi naik, kemiskinan turun. Tapi ya begitulah dunia investasi. Karpet merah sudah digelar, kopi sudah diseduh, proposal sudah disiapkan. Tinggal satu pertanyaan klasik: yang datang cuma janji… atau benar-benar bawa pabrik? (tebe)

 

You Might Also Like

Siswa Berprestasi SMK Purworejo Dilaranag Ikut Ujian, Cuma Gegara Ini

Banyak Aduan Menu MBG saat Ramadan, Wali Kota Solo Respati Minta BGN Lakukan Evaluasi

Biar Nggak Kaget: Wagub Mau Ada Kelas Pra-Nikah

Investasi Brunei Masuk Jateng

Update Longsor Pandanarum Banjarnegara: 26 Warga Masih Hilang

TAGGED:ahmad luthfiheadlineINDIAinvestor jatengpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar. ICW Minta Usut Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi, Menteri Agama: Nggak Tahu, Terserah!
Next Article Wagub Kawal Penutupan Tanggul Sungai Tuntang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Ketua DPRD Jateng, M Saleh.

Saleh Optimistis Investasi Jateng 2026 Ngebut, Iklim Usaha Dinilai Makin Ramah

Ahmad Husein Pati tumbang di ring Combat Sport di Simpanglima Purwodadi, Minggu (5/4/2026).

Husein Pati Kembali Jadi Sorotan! Kalah KO dari Eko di Ring Combat Sport Purwodadi

Trans Semarang Udah Lumayan, tapi Halte Perlu Diperbanyak

Pengunjung Semarang Zoo Keluhkan Matinya Halte BRT

ASN Disuruh Naik Transportasi Umum, Tapi Fasilitasnya Belum Siap

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi gelombang tsunami.
Unik

Tsunami Rusia Berpotensi Hantam Indonesia, BNPB Minta Pantai Dikosongkan Dulu

Juli 30, 2025
Ekonomi

Pemkot Geber 240 Pasar Murah Sampai Lebaran

Maret 7, 2026
Arnendo (menunduk) didampingi kuasa hukumnya saat berada di kantor polisi menanyakan tindak lanjut laporan kasus penganiayaan. (ist)
Hukum

Mahasiswa Undip Korban Pengeroyokan Diduga Pelaku Pelecehan Seksual, Begini Sikap Kampus

Maret 7, 2026
Hukum

Bupati Pati Sudewo Nongol di KPK, Ngaku Cuma Datang Tanpa Bawa Berkas

Agustus 27, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gubernur Lempar Karpet Merah ke Investor India
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?