BACAAJA, SEMARANG — Rangkaian Government Auto Show (GAS) Jateng 2025 akhirnya tiba di babak pamungkas.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) lewat Bapenda resmi menggelar seri terakhir pameran otomotif tahunan ini pada 9–15 Desember 2025 di Citraland Mall Semarang.
Siap-siap, karena 10 brand otomotif kece bakal unjuk gigi dengan teknologi dan kendaraan terbaru yang pastinya bikin pengunjung auto terpukau.
Mengusung tema “Elegance and Innovation of Future Automotive”, GAS Jateng 2025 hadir bukan cuma buat cuci mata lihat mobil-mobil premium, tapi juga jadi tempat masyarakat mengenal layanan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang sekarang serba digital dan makin gampang diakses.
Bacaaja: Pemprov Jateng Percepat Sertifikasi Dapur MBG, Keamanan Pangan Tetap Nomor Satu!
Bacaaja: Tanpa Tiket Masuk, Pengunjung Jateng Fair 2025 Naik 300 Persen
Plt. Kepala Bapenda Jateng, Muhamad Masrofi, bilang bahwa GAS kali ini dibuat lebih panjang biar masyarakat bisa puas keliling tanpa takut ketinggalan apa-apa.
“GAS Jateng tahun ini berlangsung tujuh hari penuh, lebih lama dari sebelumnya yang biasanya cuma tiga sampai empat hari.”
“Harapannya, masyarakat punya lebih banyak waktu menikmati pameran sekaligus belajar tentang layanan pajak yang sekarang makin modern,” ujarnya.

Masrofi juga menyebut, pameran ini bukan event sekali lewat. Sepanjang 2025, GAS Jateng sudah “tour” ke lebih dari 38 titik di seluruh kabupaten/kota.
Konsisten banget, dan semuanya dalam rangka mendekatkan layanan publik serta membuka ruang kolaborasi yang lebih inklusif.
Selain deretan mobil dan motor anyar, pengunjung bisa berburu promo gila-gilaan, mulai dari diskon Rp10–60 juta, hadiah staycation, garansi diperpanjang, sampai bonus kamera dasbor. Semua promo cuma hadir selama pameran, jadi yang datang telat siap-siap gigit jari.
Di pembukaan resmi tanggal 11 Desember, Bapenda Jateng juga bakal bagi-bagi apresiasi buat para mitra strategis dan pemda yang selama setahun ini gercep mendukung layanan PKB.
“Di ajang terakhir ini, kami memberikan apresiasi kepada Samsat Budiman, Samsat Corporate, serta daerah dengan realisasi Sengkuyung tertinggi. Ini bentuk terima kasih kami atas kerja sama dan kontribusi mereka,” kata Masrofi.
Dengan durasi yang lebih panjang dan kolaborasi yang makin ramai, GAS Jateng 2025 diharapkan bisa kasih efek positif lebih luas: industri otomotif makin hidup, ekonomi daerah ikutan naik, dan layanan publik jadi makin gampang diakses. (*)


