Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Eks Karyawan RS Soewondo Menangis saat Rapat Pansus Pemakzulan Bupati Pati
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Eks Karyawan RS Soewondo Menangis saat Rapat Pansus Pemakzulan Bupati Pati

Eks karyawan RSUD Pati menangis saat bercerita ia dipecat Sudewo, padahal telah 20 tahun mengabdi dan bekerja di rumah sakit pemerintah tersebut.

R. Izra
Last updated: Agustus 14, 2025 11:03 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Mantan karyawan RSUD Soewondo, Pati, Siti Masruhah (kerudung kuning) menangis saat menceritakan nasib pemecatan, dalam rapat Pansus Pemakzulan Bupati, Kamis (14/8/2025). (bae)
Mantan karyawan RSUD Soewondo, Pati, Siti Masruhah (kerudung kuning) menangis saat menceritakan nasib pemecatan, dalam rapat Pansus Pemakzulan Bupati, Kamis (14/8/2025). (bae)
SHARE

BACAAJA, PATI – Air mata Siti Masruhah tak bisa dibendung saat berbicara di hadapan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Pemakzulan Bupati Pati, Kamis (14/8/2025).

Masruhah merupakan mantan karyawan RSUD dr. Soewondo Pati. Ia dihadirkan dalam rapat untuk menceritakan nasib pilunya dipecat dari tempatnya bekerja.

“Saya sudah 20 tahun kerja di RS Soewondo, sekarang sudah dipecat,” keluhnya.

Masruhah menyayangkan puluhan tahun masa kerjanya di rumah sakit milik Pemda Pati itu sama sekali tidak dipertimbangkan dalam tes seleksi karyawan.

Perempuan berusia 47 tahun itu akhirnya didepak dari status karyawan kontrak RS Soewondo setelah gagal lolos tes tersebut.

Masruhah tak kuasa menahan tangis. Bahkan emosinya meluap-luap saat kegundahan hatinya di hadapan Pansus DPRD Pati.

“Saya memohon (bantuan) kepada Bapak-Bapak Dewan, aspirasi kami sudah sampaikan semua ke panjenengan. Mohon, Bapak,” pintanya sembari meneteakan air mata.

Dia merasa menjadi korban dari kepemimpinan Direktur RS Soewondo dan Bupati Pati.

“Saya masih nggonduk, Pak. Saya enggak ada cacat, kenapa saya dikeluarkan seperti itu,” ucap Masruhah.

Dia menduga ada permainan di balik pemecatannya. Apalagi Masruhah bukan satu-satunya, melainkan ada lebih dari 200 karyawan RS Soewondo yang tak diperpajang kontrak.

Masruhah dan ratusan eks karyawan lain berharap agar bisa dipekerjaan kembali. Sisi lain, ia setuju Sudewo dilengserkan dari jabatan Bupati Pati.

Sebelumnya diberitakan, DPRD Pati menyepakati pembentukan Pansus Hak Angket Pemakzulan Bupati Pati Sudewo, Rabu (13/8/2025).

Pembentukan pansus sebagai respons unjuk rasa warga yang menuntut Sudewo mundur dari jabatannya. (bae)

You Might Also Like

Dari Aduan Sampai Antrean RS, Semua Bisa Lewat JNN Pemprov Jateng

Produksi Daging Jateng Tertinggi Kedua, Anak Muda Diajak Terjun ke Peternakan

Pemuda Banjarnegara Tampil Berani, Suarakan Harapan hingga Senja di Gedung DPRD

Bupati Fahmi Ngotot, Alun-Alun Bukan Lapak Jualan

Ratusan RT di Kota Semarang Ogah Ambil BOP, Anggaran Tersisa Miliaran

TAGGED:eks karyawan rsud patipemakzulan bupati patirapat pemakzulan bupati pati sudewo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menjelaskan korban demo ricuh di Pati. (bae) Polisi Bilang Ada 34 Korban Terkapar setelah Aksi Demo Tuntut Bupati Pati Sudewo Mundur
Next Article Megawati Soekarnoputri kembali tunjuk Hasto Kristiyanto sebagai Sekretaris jendral PDI Perjuangan periode 2025-2030. Keputusan yang membuat kaget kader dan juga pengurus DPP sendiri. Megawati Main Kartu Uno, Hasto Balik Jadi Sekjen

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Keracunan MBG Terus Terjadi! Ratusan Siswa di Berastagi Tumbang, 240 Orang Masih Dirawat

Industri Kreatif Bisa Jadi “Mesin Kerja” Anak Muda

DARI PERENCANAAN KE AKSI - PLN Icon Plus menyiapkan strategi dengan memperkuat kemampuan tim dalam membaca pasar, memahami kebutuhan pelanggan, hingga mengubah peluang menjadi rencana bisnis.

Dari Insight ke Aksi, PLN Icon Plus Dorong Pertumbuhan Bisnis PV Rooftop lewat PV Academy

Puan Ajak Parlemen Remaja Kenal Politik dari Dekat, Bukan Cuma dari Medsos

Mahasiswa Diminta Tak Cuma Jadi Komentator

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Gambaran kemeriahan Festival Kota Lama (FKL) 2025 di Semarang. FKL 2025 digelar mulai 6-14 September 2025. Opening Ceremony digelar 8 September 2025. Foto: dok/humas
Daerah

Festival Kota Lama 2025 Siap Pecah Banget! Dari Musik, Fashion, Sampai Kuliner Nostalgia, Semua Ada!

September 6, 2025
Daerah

Musrenbang Ganti Mode: Tak Lagi Bagi-bagi Anggaran, Tapi “Belanja Masalah”

Maret 3, 2026
Wali Kota Solo Respati Ardi dampingi Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon serahkan SK Keraton Solo, Minggu (18/1/2026).
Daerah

Respati Dampingi Menbud Serahkan SK Keraton Solo, Babak Baru Penataan Kasunanan

Januari 18, 2026
Polisi apel siaga sebelum diturunkan untuk pantau aksi warga Pati surati KPK.
Daerah

Ribuan Polisi Diturunkan Pantau Aksi Warga Pati Ramai-ramai Surati KPK, Apa Gak Berlebihan?

Agustus 25, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Eks Karyawan RS Soewondo Menangis saat Rapat Pansus Pemakzulan Bupati Pati
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?