BACAAJA, SEMARANG – Cuaca panas sedang bikin warga Kota Semarang, Jawa Tengah, harus lebih sering cari tempat teduh. Suhu udara di Ibu Kota Jawa Tengah itu bahkan sempat menyentuh 37,1 derajat Celsius dalam pengukuran meteorologi terbaru.
Angka tersebut membuat Semarang masuk jajaran wilayah dengan suhu udara tertinggi di Indonesia. Kondisi panas ini juga terasa cukup menyengat dalam beberapa hari terakhir, terutama saat aktivitas dilakukan di luar ruangan.
Prakirawan Cuaca BMKG Ahmad Yani Semarang, Icky, membenarkan adanya pengukuran suhu hingga 37,1 derajat Celsius. Menurutnya, angka tersebut tercatat pada 25 September 2026.
Suhu Semarang Tembus 37,1 Derajat
Icky mengatakan suhu maksimum 37,1 derajat Celsius memang menjadi salah satu hasil pengukuran tertinggi yang tercatat di wilayah tersebut. Ia menyampaikan data itu saat dikonfirmasi pada Senin (28/9/2026).
“Betul, Kota Semarang menjadi salah satu wilayah dengan pengukuran suhu tertinggi,” kata Icky.
Ia menjelaskan, September secara normal memang termasuk bulan dengan suhu maksimum yang relatif tinggi. Bahkan, berdasarkan pola klimatologis, September berada di urutan kedua sebagai bulan dengan suhu maksimum tertinggi.
Kondisi tersebut membuat cuaca panas yang dirasakan warga Semarang belakangan ini bukan sesuatu yang sepenuhnya mengejutkan. Namun, suhu yang mencapai 37,1 derajat Celsius tetap perlu menjadi perhatian.
Warga Diminta Waspadai Karhutla
Di tengah suhu yang tinggi, BMKG juga mengingatkan adanya potensi kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Risiko tersebut terutama perlu diperhatikan di kawasan yang kondisi vegetasinya sudah kering.
Warga diminta tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, terlebih ketika cuaca panas dan material di sekitar mudah terbakar. Api kecil pun bisa lebih cepat merambat ketika kondisi lingkungan kering.
Imbauan tersebut berlaku untuk berbagai elemen masyarakat, khususnya mereka yang beraktivitas di sekitar lahan terbuka dengan banyak vegetasi kering. Pencegahan menjadi penting agar kondisi panas tidak ikut memicu persoalan baru.
Panas Semarang Ramai di Media Sosial
Suhu tinggi di Semarang sebelumnya ikut ramai diperbincangkan di media sosial. Informasi mengenai suhu yang mencapai 37,1 derajat Celsius diunggah salah satu akun Instagram lokal dan kemudian mendapat banyak respons dari warganet.
Keluhan soal panas pun bermunculan. Sebagian warga menggambarkan kondisi siang hari di Semarang terasa begitu menyengat hingga membuat badan tidak nyaman.
Salah satu unggahan bahkan menggambarkan panasnya cuaca dengan bahasa khas warga lokal. “Pantesan, panase semlenget. Tekan omah gelinyeng,” tulis akun tersebut.
Ungkapan itu kurang lebih berarti panasnya terasa menyengat sampai ketika tiba di rumah badan terasa pusing atau kliyengan. Dengan suhu maksimum yang sempat menyentuh 37,1 derajat Celsius, warga pun diminta tetap waspada dan menyesuaikan aktivitas saat cuaca sedang terik. (*)

