Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: DPR Desak Dunia Bertanggung Jawab, Prajurit RI Gugur di Misi Damai
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

DPR Desak Dunia Bertanggung Jawab, Prajurit RI Gugur di Misi Damai

Misi damai yang harusnya aman, malah berubah jadi kabar duka. Tiga prajurit Indonesia gugur di Lebanon, dan kali ini bukan cuma soal kehilangan, tapi juga soal siapa yang harus bertanggung jawab. DPR pun angkat suara, minta dunia nggak pura-pura diam.

T. Budianto
Last updated: April 1, 2026 8:59 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Ketua DPR-RI, Puan Maharani. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Ketua DPR RI, Puan Maharani bersuara keras soal gugurnya prajurit Indonesia dalam misi perdamaian di Lebanon. Ia mendorong komunitas internasional untuk bertanggung jawab atas serangan terhadap pasukan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) yang diduga kuat melibatkan Israel.

Puan juga mendukung langkah pemerintah Indonesia yang meminta investigasi menyeluruh atas insiden tersebut. “Negara berhak meminta pertanggungjawaban komunitas internasional sebagai bentuk perlindungan bagi setiap tumpah darah Indonesia,” tegasnya.

Baca juga: 2 Prajurit TNI Kembali Gugur di Lebanon, Total 3 TNI Gugur Diserang Militer Israel

Ia pun menyampaikan duka mendalam atas gugurnya para prajurit yang sedang menjalankan tugas kemanusiaan. Menurut Puan, pengorbanan ini jadi pengingat keras bahwa posisi Indonesia di panggung global bukan cuma soal diplomasi di meja rapat, tapi juga keberanian hadir langsung di tengah konflik. “Ini bukan sekadar simbol. Ini nyata, dan ada risiko besar di baliknya,” ujarnya.

Ia menilai, penghormatan terbaik untuk para prajurit yang gugur bukan hanya seremoni, tapi memastikan pengabdian mereka berdampak, baik bagi kesadaran nasional maupun internasional soal pentingnya perdamaian.

Mandat Internasional

Lebih jauh, Puan juga menyoroti bahwa misi perdamaian dunia kini bukan lagi “zona aman”. Menurutnya, konflik global makin kompleks dan berbahaya, bahkan bagi pasukan yang berada di bawah mandat internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Ketika prajurit kita gugur dalam misi damai, itu bukti bahwa komitmen ini dibayar mahal,” katanya. Ia pun mengingatkan pentingnya keseimbangan antara peran aktif Indonesia di dunia internasional dan perlindungan maksimal terhadap prajurit di lapangan.

Nama-nama prajurit yang gugur pun jadi pengingat nyata dari harga sebuah perdamaian: Praka Farizal Rhomadhon, Kapten Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan. Sementara beberapa lainnya mengalami luka dalam dua insiden berbeda di Lebanon selatan.

Baca juga: Militer Israel Serang Sesama Anggota BoP, Satu Personel TNI di Lebanon Gugur

Menutup pernyataannya, Puan menyerukan agar konflik segera dihentikan dan mendesak PBB bertindak lebih tegas. “Perang harus dihentikan. Sudah terlalu banyak korban berjatuhan,” pungkasnya.

Dunia sering bilang “pasukan perdamaian”, tapi realitanya tetap kirim mereka ke tengah perang. Dan ironisnya, saat korban jatuh, yang ribut cuma berita, sementara keadilan masih antre panjang di meja internasional. (tebe)

You Might Also Like

ASN Jateng Asal Kasih Izin Tambang, Negara Boncos

Sering Tidur Saat Puasa? Jangan-jangan Lagi Terjebak Hadis Palsu

Pelaku Teror Andrie Yunus Tertangkap: 4 Oknum Intelijen TNI, Mayoritas Perwira dari AL dan AU

Dapur MBG Mesti Lulus “Ujian Steril” Dinkes

Densus Masuk Sekolah Mau Cari Apa? Ternyata Bahas Ini, Bikin Heboh SMAN 6 Semarang

TAGGED:dprriheadlinepbbpuan maharaniunifil
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Silahturahmi ke Senior, Agustina: Pembangunan Nggak Boleh “Putus Nyambung”
Next Article Jateng Ngebut Tekan Kemiskinan, Tapi Udah Cukup Belum?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Italia Satu Kelas dengan Indonesia, Tidak Lolos Piala Dunia 2026

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN).

ASN Bisa Long Weekend Tiap Pekan? WFH pada Hari Jumat Resmi Diterapkan

Polisi menunjukkan barang bukti TPPU investasi bodong sarang burung walet, Selasa (31/3/2026). (ist)

Nggak Ngotak, Penipuan dan Cuci Uang Bermodus Bisnis Sarang Walet Bikin Rugi Rp78 M

Reaksi pemain timnas Italia setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2026.

Italia: dari ‘Raja Dunia’ jadi Tim Semenjana, 3 Kali Beruntun Gagal Lolos ke Piala Dunia

Jateng Ngebut Tekan Kemiskinan, Tapi Udah Cukup Belum?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wali Kota Solo Respati Ardi pimpin rapat koordinasi persiapan Ramandan bareng Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi UMKM, Satpol PP, dan para camat, di Balai Kota, Rabu (4/2/2026).
Info

Respati Siapin Spot untuk Ngabuburit dan Berburu Takjil, Bikin PKL Solo Auto Happy!

Februari 4, 2026
Pendidikan

Rahasia di Balik Mandi Wajib, Bukan Cuma Soal Suci, Tapi Begini

September 17, 2025
Banjir menggenani rel di wilayah Pekalongan, Senin (19/1/2026). Foto: Dok. KAI Daop 4 Semarang.
Info

23 Perjalanan Kereta Api Dibatalkan Imbas Banjir Pekalongan 

Januari 19, 2026
Hukum

Jejak Remisi Putri Candrawathi, Hukuman Terus Menyusut Perlahan

Desember 26, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: DPR Desak Dunia Bertanggung Jawab, Prajurit RI Gugur di Misi Damai
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?