Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dorong Kiai Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional, Gus Huda Dapat Penghargaan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Dorong Kiai Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional, Gus Huda Dapat Penghargaan

Pengasuh Ponpes Santri Ndalan Nusantara, Gus Huda, dinilai punya peran besar ngedorong KH Soleh Darat jadi Pahlawan Nasional.

R. Izra
Last updated: November 12, 2025 9:48 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Pengasuh Ponpes Santri Ndalan Nusantara, Gus Huda, dinilai berperan besar ngedorong KH Soleh Darat jadi Pahlawan Nasional.
Pengasuh Ponpes Santri Ndalan Nusantara, Gus Huda, dinilai berperan besar ngedorong KH Soleh Darat jadi Pahlawan Nasional.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG — Kabar keren datang dari Semarang! Pengasuh Ponpes Santri Ndalan Nusantara, Gus Huda (Muhammad Nurul Huda), baru aja dapet penghargaan.

Gus Huda dianggap punya peran besar dalam ngedorong Kiai Sholeh Darat biar diangkat jadi Pahlawan Nasional.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Pemkot Semarang lewat Asisten II Setda Kota Semarang, Hernowo Budi Luhur, yang mewakili Wali Kota Agustina Wilujeng Pramestuti.

Acaranya digelar pas Gala Dinner “Pengusulan Gelar Kiai Sholeh Darat sebagai Pahlawan Nasional” di Semarang, Senin (10/11/2025) malam.

Suasana malam itu penuh kehangatan —rame sama tokoh agama, budayawan, akademisi, sampai perwakilan ormas Islam.

Selain Gus Huda, ada juga beberapa tokoh lain yang dapet apresiasi karena aktif ikut nyuarain perjuangan pengusulan gelar buat Kiai Sholeh Darat.

Usai nerima penghargaan, Gus Huda bilang kalau ini semua bukan soal dirinya, tapi tentang menghargai perjuangan ulama yang bener-bener berjasa buat bangsa.

“Saya cuma ngelakuin bagian kecil dari kewajiban kita buat mengenang jasa ulama besar. Kiai Sholeh Darat itu guru bangsa — ngajarin Islam yang membumi dan ikut memperjuangkan kemerdekaan lewat dakwah dan ilmu,” kata Gus Huda.

Dia juga nyorotin kalau perjuangan ini bukan formalitas doang.

“Gelar Pahlawan Nasional itu bentuk pengakuan atas kontribusi ulama. Ini bukan cuma soal nama besar, tapi semangat dan teladan yang perlu kita lanjutkan,” lanjutnya.

Biografi singkat Kiai Soleh Darat

Buat yang belum kenal, Kiai Sholeh Darat (KH Muhammad Sholeh bin Umar al-Samarani) adalah ulama asal Semarang yang jadi sosok penting dalam sejarah Islam di Nusantara.

Beliau anak dari Kiai Umar —ulama sekaligus tangan kanan Pangeran Diponegoro.

Beliau pernah belajar ke berbagai ulama di Nusantara sampai lanjut ke Mekkah, dan bahkan sempat ngajar di sana.

Setelah itu, beliau balik ke kampung halamannya dan mendirikan Pondok Pesantren Darat di Semarang bagian utara.

Yang keren, Kiai Sholeh Darat nggak cuma ngajarin agama, tapi juga ngebangkitin semangat cinta Tanah Air di kalangan santri.

Beberapa muridnya bahkan jadi tokoh besar kayak RA Kartini, KH Hasyim Asy’ari (pendiri NU), dan KH Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyah).

Intinya, perjuangan Gus Huda ini bukan cuma soal gelar, tapi tentang ngasih tempat yang pantas buat sosok ulama yang kontribusinya gede banget buat Indonesia.

You Might Also Like

Gubernur Jateng: Koperasi Merah Putih Dorong Kesejahteraan Desa

100 Persen Kelurahan di Solo Sudah Bentuk Koperasi Merah Putih, Jadi yang Pertama di Jateng

Jelang Iduladha, Pemprov Gaspol “Healing”

Portal 3,4 Meter Bikin Sopir Truk Ngeri Lewat Silayur, Jalanan Jadi Lebih Tertib

Tiket Timnas Vs China Ludes Terjual Dalam Waktu 6 Jam

TAGGED:gus hudakiai soleh daratPahlawan Nasionalsantri ndalanan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dua Maling Masjid Main Kunci T, Ketangkep Setelah 25 Aksi
Next Article Kereta cepat Jakarta-Bandung, Whoosh. Skandal Whoosh Warisan Era Jokowi, KPK Cium Korupsi Tanah Negara

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BARONGSAI - Sejumlah pemain barongsai mengenakan baju hijau, tengah memegang kepala barongsai dan memegang dupa, Jumat (25/9/2026). Mereka baru saja mengikuti atraksi untuk meramaikan gelaran Mooncake Festival di Kawasan Pecinan Semarang. (dul)

Barongsai Turun ke Jalan, Rangkaian Mooncake Festival Bikin Warga Berkerumun

Begini Bentuk Hisab Amal di Hari Kiamat

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Free Kick Rizky Pora Jadi Mimpi Buruk

Desember 28, 2025
Ekonomi

Marina Budiman, Perempuan Tembus Elite Tajir Melintir Versi Forbes 2025

Desember 13, 2025
Nasional

PPPK Deg-degan Ada Ancaman PHK Massal, DPR Minta Aturan Ditunda Dulu

Maret 25, 2026
Info

Rumah Hangus, Solidaritas Tetangga Justru Jadi ‘Aset’ Paling Berharga

Juni 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dorong Kiai Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional, Gus Huda Dapat Penghargaan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?