Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Buya Yahya: Jangan Tunggu Susah Baru Berdoa
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Tips

Buya Yahya: Jangan Tunggu Susah Baru Berdoa

Nugroho P.
Last updated: Oktober 22, 2026 7:06 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Buya Yahya, pengasuh LPD Al-Bahjah
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Banyak orang baru benar-benar mencari Allah SWT ketika hidup sedang tidak baik-baik saja. Saat sakit, menghadapi masalah, atau merasa terdesak, doa menjadi tempat untuk mencurahkan segala keluh kesah. Padahal, menurut pendakwah KH Yahya Zainul Ma’arif atau Buya Yahya, kedekatan dengan Allah semestinya tetap dijaga saat hidup terasa lapang dan penuh nikmat.

Pesan tersebut disampaikan Buya Yahya dalam kajian tentang adab dan tata cara berdoa yang tayang di kanal YouTube @hijrah-bersama. Ia menyoroti kebiasaan manusia yang sering kali baru mengingat Allah ketika masalah datang bertubi-tubi.

“Model kita itu memang begitu, deketnya sama Allah pas bermasalah aja. Kalau Allah sayang, kadang sampai didatangkan dulu masalah agar si hamba datang kepada-Nya,” ujar Buya Yahya.

Menurutnya, kesulitan terkadang menjadi jalan yang membuat seseorang kembali mendekat kepada Allah. Ketika berbagai urusan terasa berat, manusia bisa lebih sadar akan keterbatasan dirinya dan kembali mencari pertolongan dari Sang Pencipta.

Namun, Buya Yahya mengingatkan agar umat Islam tidak menjadikan masalah atau penyakit sebagai sesuatu yang harus ditunggu demi bisa lebih rajin beribadah. Jika diberi pilihan, seorang Muslim sebaiknya memohon kesehatan, kelapangan rezeki, dan kehidupan yang baik, lalu menggunakan semua nikmat itu untuk mendekat kepada Allah SWT.

“Sampai Allah kasih sakit, supaya kamu datang. Tapi jangan minta yang seperti itu. Minta sehat, minta nikmat, lalu gunakan nikmat itu untuk mendekat kepada Allah,” jelasnya.

Pesan ini menekankan bahwa doa bukan hanya untuk meminta pertolongan ketika keadaan sudah sulit. Saat tubuh sehat, pekerjaan lancar, keluarga baik-baik saja, dan kebutuhan tercukupi, seorang Muslim tetap dianjurkan bersyukur serta menjaga ibadah.

Kebiasaan berdoa dalam keadaan senang juga menjadi bentuk kesadaran bahwa semua yang dimiliki merupakan nikmat dari Allah. Dengan begitu, hubungan spiritual tidak hanya muncul ketika seseorang membutuhkan jalan keluar dari persoalan hidup.

Buya Yahya juga mengingatkan umat Islam untuk memanjatkan doa yang mencakup kebaikan dunia dan akhirat. Salah satu doa yang bisa diamalkan adalah:

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Rabbana atina fid-dunya hasanah wa fil-akhirati hasanah wa qina ‘adhaban-nar.

Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari siksa neraka.”

Doa tersebut memuat permohonan agar kehidupan di dunia dipenuhi kebaikan, sekaligus harapan mendapatkan keselamatan di akhirat. Keduanya berjalan beriringan, bukan sesuatu yang harus dipertentangkan.

Buya Yahya mengajak umat Islam menjadikan doa sebagai bagian dari keseharian, bukan sekadar tempat mengadu saat sudah kehabisan jalan. Dengan membiasakan diri mengingat Allah dalam berbagai keadaan, seseorang diharapkan lebih siap menghadapi perubahan hidup.

Intinya, jangan sampai nama Allah baru disebut ketika masalah datang. Saat mendapat nikmat pun, seorang Muslim tetap perlu bersyukur, berdoa, dan memanfaatkan kesempatan yang ada untuk melakukan kebaikan. (*)

You Might Also Like

Ribut Mulu di Rumah, Ini Cara Ademkan Kakak Adik

Waspada Serangan Jantung, Jangan Nunggu Gejala Datang Baru Panik!

Telur Ceplok Nempel di Wajan? Coba Trik Ini

Lima Daun Herbal Ampuh Redakan Ambeien Secara Alami

Gas Tipis dari Bandung, Berikut Tempat Adem Buat Kepala

TAGGED:berita islamibuya yahyaislamislami
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gus Baha Tak Selalu Mau Dicium Tangannya, Ini Alasannya
Next Article UAH Ungkap 8 Anugerah bagi Orang yang Sujudnya Benar

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Dicari, Komisioner KI  yang Bukan Sekadar Pintar tapi juga Bisa Kerja Bareng

Seluruh Jalur Pendakian Gunung di Jateng Diminta Tutup Sementara

KHUSYUK - 1.328 hafiz dan hafizah menggelar khataman Alquran bareng di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonosobo pada puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN), Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini mengantarkan Wonosobo raih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI).

Keren! Wonosobo Raih Rekor MURI pada HSN 2026, 1.328 Hafiz dan Hafizah Khataman Alquran Bareng

LATIHAN TANGANI INSIDEN: Petugas Bandara Ahmad Yani Semarang sedang latihan menangani insiden kebakaran pesawat. (ist)

Bandara Ahmad Yani Latihan Tangani Kecelakaan Pesawat dan Kebakaran

Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya (DWS).

Dari Taruna Nusantara TN5 hingga Senayan, Uniknya Perjalanan Karier Politik Danang Wicaksana Sulistya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tips

Jangan Salah Taruh Cermin di Kamar, Bisa Ganggu Tidur dan Energi Positif!

September 19, 2025
Tips

Kebanyakan Daun Pepaya Bisa Bikin Tubuh Bereaksi, Simak!

Agustus 31, 2026
Tips

Bikin Panik Ibu Hamil, Sering Ngompol Ternyata Belum Tentu Berbahaya

Juli 3, 2026
Tips

Pingin Dagangan Laris? Ikuti Doa-doa Ini

Juli 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Buya Yahya: Jangan Tunggu Susah Baru Berdoa
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?