Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Bayi Lahir dengan 300 Tulang, Dewasa Tinggal 206 Kok Bisa ‘Menyusut’, Begini Rahasianya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Bayi Lahir dengan 300 Tulang, Dewasa Tinggal 206 Kok Bisa ‘Menyusut’, Begini Rahasianya

Ternyata, ini bukan sulap atau trik hitung-hitungan, melainkan bagian dari proses alami pertumbuhan manusia. Tulang, yang sering kita anggap keras dan kaku, sebenarnya hidup, bisa berubah, bahkan menyatu seiring waktu.

Nugroho P.
Last updated: September 8, 2025 6:49 am
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrasi Bayi.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Pernah dengar kalau bayi terlahir dengan tulang lebih banyak daripada orang dewasa? Yup, faktanya bayi lahir membawa sekitar 300 tulang, sedangkan saat tumbuh dewasa jumlahnya “menyusut” jadi 206 tulang saja. Kok bisa begitu?

Contents
Dari Tulang Rawan Jadi Tulang KerasKenapa Jumlahnya Berkurang?Nutrisi Penting untuk Tulang KuatTulang Itu Dinamis, Lho!Fakta Seru Tentang Tulang

Ternyata, ini bukan sulap atau trik hitung-hitungan, melainkan bagian dari proses alami pertumbuhan manusia. Tulang, yang sering kita anggap keras dan kaku, sebenarnya hidup, bisa berubah, bahkan menyatu seiring waktu.

Dari Tulang Rawan Jadi Tulang Keras

Saat baru lahir, tubuh bayi belum penuh dengan tulang keras. Sebagian besar masih berupa tulang rawan (cartilage) yang lentur. Fungsi kelenturan ini penting banget, karena membantu bayi saat berada di rahim sekaligus mempermudah proses persalinan.

Seiring bertambahnya usia, tulang rawan ini mengalami proses osifikasi, yaitu berubah menjadi tulang keras karena mineral seperti kalsium dan fosfor menempel di dalamnya. Jadi, tulang bayi makin kuat seiring pertumbuhannya.

Kenapa Jumlahnya Berkurang?

Nah, di sinilah rahasianya. Jumlah tulang berkurang karena banyak tulang yang awalnya terpisah justru menyatu jadi satu. Misalnya, tengkorak bayi punya “soft spot” (ubun-ubun) yang perlahan menutup dan menyatu. Begitu juga dengan tulang belakang dan panggul.

Di ujung setiap tulang anak ada area khusus yang disebut growth plate, tempat tulang bertambah panjang. Tapi ketika sudah memasuki akhir masa remaja, growth plate menutup. Artinya, pertumbuhan tulang berhenti, jumlahnya pun menetap di angka 206.

Nutrisi Penting untuk Tulang Kuat

Supaya proses tumbuh kembang tulang berjalan optimal, tubuh butuh asupan nutrisi. Kalsium jadi mineral utama yang bikin tulang padat dan kokoh, sementara vitamin D membantu penyerapan kalsium.

Sumbernya gampang banget ditemukan, mulai dari ASI, susu, produk olahan susu, sampai sayuran hijau. Kalau kebutuhan ini terpenuhi sejak kecil, risiko masalah tulang di masa depan bisa lebih kecil.

Tulang Itu Dinamis, Lho!

Walau sudah dewasa dengan 206 tulang, ternyata tulang kita tetap aktif “remodeling”. Proses ini melibatkan pembentukan tulang baru sekaligus penguraian tulang lama. Jadi, kalau ada kerusakan kecil atau cedera, tubuh bisa memperbaikinya sendiri.

Tapi, ada catatan penting: seiring bertambahnya usia, terutama pada wanita setelah menopause, produksi tulang baru melambat. Inilah yang membuat risiko osteoporosis meningkat.

Fakta Seru Tentang Tulang

Biar makin menarik, yuk kenalan sama fakta unik seputar tulang manusia:

  • Tangan punya tulang terbanyak: total 27 buah.
  • Tulang paha (femur) adalah yang terpanjang, sementara tulang sanggurdi di telinga (stapes) jadi juara terkecil.
  • Tulang menyimpan 99% cadangan kalsium tubuh.
  • Sekitar 25% massa tulang sebenarnya air.
  • Sumsum tulang jadi pabrik utama pembuat sel darah merah dan putih.

Intinya, perubahan dari 300 tulang bayi menjadi 206 tulang dewasa adalah bagian alami dari perjalanan tubuh manusia. Jadi, jangan heran kalau Si Kecil lahir dengan jumlah tulang lebih banyak. Yang penting, bantu tumbuh kembangnya dengan asupan nutrisi dan gaya hidup sehat supaya tulangnya tetap kuat sampai dewasa. (*)

You Might Also Like

Jadi Mualaf Itu Nggak Ribet, Yuk Kenali Syarat dan Prosesnya

Tampil Fashionable Saat Piknik, 10 Ide Outfit Hijaber yang Nyaman dan Trendi

Kejagung Pamerkan Duit Rp 11,8 Triliun Kasus Korupsi CPO Wilmar Group

Kubah Raksasa sampai Iznik Cakep, Masjid Turki Ini Bikin Melongo

Aduh!! Viral Siswi SMA Disebut Pelakor Dilabrak Ibu-Ibu, Polisi Bongkar Kronologi Sebenarnya

TAGGED:fakta bayijumlah tulang bayitulangtulang bayitulang orang dewasaunik
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dijamin Bikin Nagih! 7 Kreasi Udang Paling Hits dari Saus Padang sampai Crispy
Next Article Sampah plastik yang mencemari perairan di Indonesia. Indonesia ngehasilin 60 juta ton sampah per tahun, dan 17%-nya adalah plastik. Dari jumlah itu, hampir 10 juta ton plastik udah nyasar ke laut. Foto: dok/DLH Buleleng Bali. DPR Gaspol Urus Lingkungan: Dari Sampah Sampai Perdagangan Karbon, Semua Disikat!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tips

Biar Ketupat Lebaran Nggak Cepat Basi, Ini Triknya

Maret 17, 2026
Kolase foto bocah pemandu Pacu Jalur dan pemain PSG menirukan aura farming Pacu Jalur di TikTok.
Unik

Budaya Indonesia Mendunia! Aura Farming Pacu Jalur Jadi Tren Internasional di TikTok

Juli 2, 2025
Unik

Hanya Disini Buka-bukaan Rahasia Buat Sambal Ijo Se Enak Warung Nasi Padang

September 2, 2025
Anak-anak panti asuhan Griya Bahtera kasih milik yayasan Nasrani menyambut gembira pemberian daging kurban dari Masjid At-Taqwa Ngaliyan. Paket kurban diterima langsung Ibu Ipung sebagai pengasuhnya.
Unik

Berbagi Kasih, Daging Kurban Muhammadiyah Semarang Sentuh Hati Non-Muslim

Juni 8, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bayi Lahir dengan 300 Tulang, Dewasa Tinggal 206 Kok Bisa ‘Menyusut’, Begini Rahasianya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?