Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Batu Ukir Ikan di Banjarnegara Jadi Sorotan, Arkeolog Turun Tangan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Batu Ukir Ikan di Banjarnegara Jadi Sorotan, Arkeolog Turun Tangan

Sebuah batu unik dengan ukiran menyerupai ikan yang berada di aliran Sungai Pundung, Dusun Brayut, Desa Gembongan, Kecamatan Sigaluh, menarik perhatian Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X. Tim arkeolog yang dipimpin Wardiyah Sulaiman turun langsung meninjau lokasi

Nugroho P.
Last updated: Agustus 22, 2025 7:38 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
Sebuah batu unik dengan ukiran menyerupai ikan yang berada di aliran Sungai Pundung, Dusun Brayut, Desa Gembongan, Kecamatan Sigaluh, menarik perhatian Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X.
SHARE

BACAAJA, BANJARNEGARA – Sebuah batu unik dengan ukiran menyerupai ikan yang berada di aliran Sungai Pundung, Dusun Brayut, Desa Gembongan, Kecamatan Sigaluh, menarik perhatian Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X. Tim arkeolog yang dipimpin Wardiyah Sulaiman turun langsung meninjau lokasi pada Kamis (21/8/2025).

Namun saat ditemukan, kondisi batu tidak lagi seperti semula. Batu berukir tersebut longsor ke sungai dan posisinya terbalik, sehingga bagian dengan ukiran ikan tidak terlihat dari permukaan. Meski begitu, dokumentasi foto sebelumnya sudah dimiliki oleh tim BPK.

Wardiyah menyebut penemuan ini punya potensi besar untuk mengungkap jejak kebudayaan masa lalu. “Kalau posisinya bisa diperbaiki, tentu akan lebih mudah untuk diteliti. Kami juga melihat lingkungan sekitar sungai ini menarik dan kemungkinan menyimpan artefak lain,” ujarnya.

Pemerintah desa setempat pun langsung merespons. Kepala Desa Gembongan, Rakim, menuturkan pihaknya siap menggerakkan warga agar batu tersebut bisa diposisikan kembali. “Batu ini beratnya berton-ton, jadi butuh gotong royong warga. Kami dukung penuh penelitian lanjutan,” katanya.

Dukungan serupa datang dari Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Banjarnegara, Heni Purwono. Menurutnya, temuan ini bisa menjadi pintu masuk untuk menjadikan Gembongan sebagai pusat kajian kebudayaan kuno.

Heni menambahkan, jika diteliti lebih jauh, kawasan ini mungkin terhubung dengan temuan arkeologis lain di sepanjang jalur barat Jawa Tengah. “Mulai dari Bumiayu, lalu Papringan Banyumas ada kapak neolitik, dan lokasi Gembongan ini masih sejalur dengan Sungai Serayu. Letaknya pun dekat dengan jalur nasional, jadi punya potensi besar dikembangkan sebagai destinasi penelitian sekaligus wisata sejarah,” jelasnya.

Batu ukir ikan ini kini tengah menunggu langkah bersama antara arkeolog, pemerintah desa, dan masyarakat untuk bisa diposisikan kembali. Harapannya, bukan hanya sebagai objek penelitian, tapi juga jadi daya tarik baru bagi Banjarnegara. (*)

You Might Also Like

Batik Pegon Difabel Kebumen Tembus Panggung Dunia

Duel Dua Wartawan Senior Berebut Kursi PWI 1 Jateng 2025-2030

Pemprov Jateng Percepat Sertifikasi Dapur MBG, Keamanan Pangan Tetap Nomor Satu!

327 Desa di Jateng Pilih Jalan Antikorupsi

Sorotan Baru soal Tambang Liar di Lereng Slamet

TAGGED:banjarnegarabatu berukir ikanbatu ikanbatu unikbatu viral
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Luthfi Ngebut Kembangkan Pelabuhan, Target Dongkrak Ekonomi Jateng Lewat Logistik
Next Article Rayakan HUT Jateng, Ini Gaya Baznas Bantu UMKM dan Sajikan Bakso Gratis

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi penumpang kereta api mencari tempat duduk sesuai yang tertera di tiket miliknya.

Angkutan Lebaran Usai, Penumpang Kereta Daop 4 Melonjak 14 Persen

Gedung KONI Manado runtuh setelah diguncang gempa bumi pada Kamis (2/4/2026).

Gempa Sulut-Malut: 1 Korban Jiwa, 2.200 Warga Mengungsi

Jumat Buat Muslimah, Amalan Ringan Tapi Pahalanya Nggak Main-main

Tiga Prajurit Gugur, MUI Ajak Salat Gaib Bersama

Campak Mulai Ngegas Lagi, Jateng Siaga Jangan Anggap Remeh

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tim SAR berupaya menyelematkan pekerja penguatan talud Sungai Klawing di Purbalingga, Minggu (3/8/2025) malam.
Daerah

3 Pekerja Sodetan Sungai Klawing Purbalingga Hilang Tersapu Banjir Bandang, 3 Lainnya Selamat

Agustus 4, 2025
Daerah

Baru Tahu Ada Lapor Semar? Sama, Bro!

Oktober 28, 2025
Naufal Sebastian, perwakilan tim yang ditunjuk keluarga almarhum Iko untuk berbicara di media. (bae)
Daerah

Misteri Kematian Iko, Sempat Pamit Jemput Teman yang Ditahan Polda Jateng

September 2, 2025
Daerah

Dari Senayan ke Cilacap, Ammy Kini Pegang Kendali, Ini Profilnya

Maret 15, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Batu Ukir Ikan di Banjarnegara Jadi Sorotan, Arkeolog Turun Tangan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?