Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Anak Krakatau Bikin Daratan Baru Seluas 32,8 Hektare
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Viral

Anak Krakatau Bikin Daratan Baru Seluas 32,8 Hektare

Nugroho P.
Last updated: September 24, 2026 1:24 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
DARATAN BARU. Aktivitas Gunung Anak Krakatau kembali memperlihatkan perubahan pada bentuk kawasan di sekitarnya. Material vulkanik dari rangkaian erupsi membuat daratan baru muncul di perairan antara Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. (istimewa)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Aktivitas Gunung Anak Krakatau kembali memperlihatkan perubahan pada bentuk kawasan di sekitarnya. Material vulkanik dari rangkaian erupsi membuat daratan baru muncul di perairan antara Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan.

Contents
Material Erupsi Menumpuk Jadi DaratanDua Gumuk Mirip Pulau Ikut MunculPVMBG Masih Tunggu Cek LapanganStatus Anak Krakatau Masih Waspada

Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menemukan adanya penambahan daratan pada tubuh Gunung Anak Krakatau. Dari hasil evaluasi citra satelit Sentinel, luas tambahan daratan yang dihitung mencapai sekitar 32,8 hektare.

Fenomena ini berkaitan dengan aktivitas erupsi yang berlangsung terus-menerus pada 4–6 September 2026. Material yang keluar kemudian menumpuk dan membentuk permukaan daratan baru di sejumlah sisi Gunung Anak Krakatau.

Material Erupsi Menumpuk Jadi Daratan

Kepala PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM Rita Susilawati mengatakan penambahan daratan terdeteksi pada sektor barat laut, barat, hingga barat daya tubuh Gunung Anak Krakatau.

Menurut hasil evaluasi citra satelit, pembentukan daratan tersebut dipengaruhi pengendapan material piroklastik dan aliran lava yang keluar selama aktivitas erupsi.

Badan Geologi menghitung luas penambahan daratan mencapai 32,8 hektare. Angka ini merupakan hasil interpretasi citra satelit yang telah dievaluasi oleh tim.

Dua Gumuk Mirip Pulau Ikut Muncul

Selain daratan yang menyatu dengan tubuh Gunung Anak Krakatau, citra Sentinel juga memperlihatkan adanya dua gumuk kecil yang tampak seperti pulau.

Keduanya terdeteksi di sisi barat laut dan tenggara Gunung Anak Krakatau. Kemunculan bentuk baru tersebut diduga masih berkaitan dengan aktivitas erupsi yang berlangsung sekitar 25 jam.

Rita menjelaskan, interpretasi awal menunjukkan magma yang relatif encer keluar ke permukaan melalui jalur bukaan yang memanjang dari arah barat laut menuju tenggara.

Material yang keluar kemudian membentuk endapan di lokasi lain hingga terlihat sebagai dua gumuk menyerupai pulau. Namun, Badan Geologi menegaskan bahwa kesimpulan tersebut masih berupa interpretasi awal.

PVMBG Masih Tunggu Cek Lapangan

Untuk memastikan bagaimana proses pembentukan daratan tersebut, Badan Geologi akan membandingkan citra satelit sebelum dan sesudah erupsi.

Hasil analisis dari citra tersebut selanjutnya akan dicocokkan dengan kondisi di lapangan. Verifikasi langsung diperlukan agar bentuk dan proses terbentuknya daratan baru bisa diketahui secara lebih pasti.

Karena proses pemeriksaan masih berjalan, masyarakat diminta tidak langsung menarik kesimpulan sendiri terkait bentuk daratan yang terlihat dari citra satelit.

Status Anak Krakatau Masih Waspada

Di tengah munculnya daratan baru tersebut, status Gunung Anak Krakatau saat ini masih berada pada level Waspada.

Badan Geologi menetapkan rekomendasi wilayah bahaya dalam radius 2 kilometer dari pusat erupsi. Area tersebut perlu dihindari karena aktivitas gunung api masih menjadi perhatian.

Masyarakat juga diminta tidak mendekati dua gumuk yang terlihat di sekitar Gunung Anak Krakatau. Jarak aman yang direkomendasikan dari lokasi kedua gumuk tersebut adalah minimal 1 kilometer.

Badan Geologi mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Pemantauan dan evaluasi akan terus dilakukan seiring perubahan kondisi gunung api dan hasil verifikasi lapangan. (*)

You Might Also Like

Sapu Bersih Emas, Silat Jateng Kampiun PON Bela Diri 2025

Sport Tourism: Semarang Harus Menjual Pengalaman, Bukan Sekadar Pertandingan

Ancaman Kekeringan di Semarang Bukan Cuma karena Kemarau

Bangun Masjid Bareng, Tuntutan Beda-beda

Fenomena Balita Rabun: Mata Minus Datang Lebih Cepat, Negara Datang Terlambat

TAGGED:anak krakataucucu krakataudaratan baruerrupsigunung anak krakatauheadline
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ombudsman Temukan Alphard di Area Lapas Cibinong
Next Article REVITALISASI KERATON SOLO - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan sambutan terkait gelontoran anggaran Rp150 miliar untuk merevitalisasi 13 titik area Keraton Solo. Pemerintah Gelontor Rp150 Miliar Keraton Solo, Sasar 13 Titik Berikut

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PEMERIKSAAN KESEHATAN RUTIN - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah mendorong seluruh personel untuk mengenali kondisi tubuh melalui pelaksanaan Daily Health Checking. Pemeriksaan rutin kesehatan ini dilakukan bagi personel sebelum memulai aktivitas kerja.

PLN Icon Plus Dukung Terwujudnya Budaya Kerja Sehat melalui Daily Health Checking

BERBURU OUTFIT: Pengunjung Lokaria Market sedang berburu outfit di tenan fashion di Legacy Convention Hall, Kota Semarang, Minggu (8/11/2026) malam. (bae)

Lokaria Semarang, Surganya Anak Skena Berburu Outfit hingga Nongkrong

Perkuat Toleransi, Agustina Beri Insentif untuk 43 Pelayan Umat Buddha di Semarang

Pelari Puas, UMKM Ikut Cuan! PTPN I Regional 3 Buka Lapak di Banaran Trail Run 2026

Bukan Cuma Kurang Kalsium, Kebiasaan Ini Bikin Tulang Rapuh

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Main 10 Orang, PSIS Gagal Bawa Pulang Kemenangan

Maret 2, 2026
Info

Jateng Sudah 615 Kali Kebakaran, Pemprov Siagakan Relawan Kebencanaan

September 6, 2026
Tumpukan uang sitaan korupsi BUMD Cilacap dipamerkan Kejati Jateng. (bae)
Hukum

Top Korupsi di Jateng, Kasus Sritex dan BUMD Cilacap Masih Bertakhta

Desember 27, 2025
Sepak Bola

Statistik Berpihak ke La Furia Roja

Juli 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Anak Krakatau Bikin Daratan Baru Seluas 32,8 Hektare
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?