BACAAJA, AMSTERDAM — Ada yang beda di kantin latihan Ajax Amsterdam. Bukan menu khas Belanda, kali ini para pemain justru disuguhi masakan Indonesia.
Menu Nusantara ini sengaja dihadirkan sebagai bagian dari agenda klub untuk mempererat kekompakan tim lewat pendekatan budaya.
Yang paling kelihatan happy? Tentu saja kiper Maarten Paes. Penjaga gawang Tim Nasional Sepak Bola Indonesia itu langsung semringah begitu melihat deretan makanan khas Indonesia tersaji di meja prasmanan.
Bacaaja: Garuda Keok, Akhirnya Patrick Kluivert Dipecat!!
Bacaaja: Full Ricuh! Laga PSIR Rembang Vs Persak Kebumen Berubah Jadi Tawuran Massal
Mulai dari lemper, pepes ikan, sate ayam, nasi kuning, rendang, sampai berbagai jenis sambal tersedia buat para pemain Ajax.
Paes bahkan membagikan momen tersebut lewat Instagram pribadinya.
“Makan siang terbaik tahun ini,” tulis Paes dalam unggahannya.
Menu Indonesia, Landzaat pakai batik
Kehadiran makanan Indonesia ini terasa spesial buat Paes. Soalnya, ia baru saja resmi bergabung dengan Ajax pada awal Februari 2026.
Kiper berusia 27 tahun itu direkrut secara permanen dari klub MLS FC Dallas dengan kontrak 3,5 tahun.
Tak heran kalau menu Nusantara di kantin klub terasa seperti obat rindu kampung halaman.
Apalagi Paes punya hubungan emosional dengan Indonesia. Neneknya diketahui lahir di Pare, Kediri, Jawa Timur.
Suasana makin terasa “Indonesia banget” karena asisten pelatih Ajax, Denny Landzaat, ikut hadir dengan outfit yang mencuri perhatian.
Ia terlihat mengenakan kemeja batik biru lengkap dengan ikat kepala cokelat.
Landzaat menjelaskan bahwa acara makan siang ini memang punya tema khusus bernama “Akar”.
Tujuannya sederhana: supaya para pemain bisa saling mengenal latar belakang budaya satu sama lain.
“Makanan bernuansa budaya dengan tema ‘Akar’. Merasakan, saling terhubung, dan mempelajari satu sama lain,” tulis Landzaat di media sosialnya.
Landzaat sendiri juga punya hubungan dengan Indonesia. Ia memiliki darah keturunan Maluku dari sang ibu dan bahkan bisa berbicara bahasa Indonesia.
Adaptasi cepat di Ajax
Meski baru bergabung beberapa pekan, adaptasi Paes di Ajax berjalan cukup mulus.
Setelah diperkenalkan pada 2 Februari 2026, ia langsung mendapat kesempatan tampil di kompetisi Eredivisie.
Debutnya terjadi saat Ajax menghadapi NEC Nijmegen pada 22 Februari 2026.
Singkatnya: Ajax lagi-lagi bikin momen unik, kali ini lewat dapur. Dan Indonesia sukses jadi bintang di meja makan para pemain. (*)


