Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pemprov Gaspol Atasi Krisis Hunian: 17.510 Rumah Siap Ditangani Tahun Ini
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Pemprov Gaspol Atasi Krisis Hunian: 17.510 Rumah Siap Ditangani Tahun Ini

Pemprov Jateng menargetkan penanganan 17.510 unit rumah pada 2025 sebagai langkah nyata mengurangi krisis kebutuhan hunian (backlog) perumahan yang masih mencapai lebih dari 1,4 juta unit.

baniabbasy
Last updated: Agustus 1, 2025 10:57 pm
By baniabbasy
2 Min Read
Share
DOKUMEN PERMEN PKP: Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen menerima dokumen Peraturan Menteri PKP dari Dirjen Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian PKP Aziz Andriansyah seusai sosialisasi Permen PKP Nomor 9 dan 10 Tahun 2025 di Kantor Gubernur Jateng, Kamis (31/7). (Foto: Ist)
SHARE

NARAKITA, SEMARANG– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menunjukkan keseriusan dalam mengatasi krisis kebutuhan hunian (backlog) yang masih terjadi. Melalui serangkaian program strategis, sebanyak 17.510 unit rumah ditargetkan mendapat penanganan sepanjang 2025.

Langkah ini sejalan dengan prioritas nasional untuk mempercepat penyediaan rumah layak bagi masyarakat. Berdasarkan data terakhir, hingga akhir 2024, kebutuhan rumah di Jateng masih menunjukkan angka yang mengkhawatirkan, dengan backlog kepemilikan mencapai 310.855 unit dan backlog kelayakan menyentuh angka 1.132.968 unit.

Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen menyampaikan, pada tahun anggaran 2025 Pemprov Jateng mengalokasikan program penanganan untuk 17.510 unit rumah. Rinciannya, 17.000 unit akan ditangani melalui skema bantuan keuangan pemerintah desa untuk rumah tidak layak huni (RTLH), sementara 510 unit lainnya ditangani melalui bantuan sosial (bansos) yang mencakup relokasi, pascabencana, dan kebutuhan mendesak lainnya.

“Kami ingin menegaskan bahwa mengatasi backlog bukan hanya soal membangun rumah, tetapi juga membangun kualitas hidup masyarakat,” ujar Taj Yasin dalam Sosialisasi dan Bimtek Peraturan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Nomor 9 dan 10 Tahun 2025, di Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Kamis (31/7).

Ia juga menekankan pentingnya peran serta pemerintah kabupaten/kota untuk bersama-sama mengurai masalah backlog, seiring dengan program nasional pembangunan 3 juta rumah yang dicanangkan pemerintah pusat.

Prioritas Utama

Di tempat yang sama, Dirjen Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian PKP, Aziz Andriansyah mengatakan, backlog perumahan merupakan pekerjaan besar nasional dengan total kekurangan rumah di Indonesia mencapai 9,9 juta unit. Hal inilah yang kemudian mendorong Presiden Prabowo menetapkannya sebagai salah satu prioritas utama dalam pembangunan nasional.

“Program 3 juta rumah akan didorong secara merata, mencakup wilayah perkotaan, pedesaan, hingga pesisir. Kunci keberhasilannya ada pada koordinasi lintas sektor, pembiayaan yang terjangkau, serta dukungan penuh dari pemerintah daerah,” jelas Aziz.

Aziz menekankan, penyediaan rumah bukan semata soal fisik bangunan, melainkan juga menyentuh aspek kehidupan yang lebih luas: kesehatan, pendidikan, hingga produktivitas ekonomi warga. “Untuk itu, kami mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi agar target ini benar-benar bisa diwujudkan,” tegas pria kelahiran Semarang ini. (*)

You Might Also Like

Samsat Bandung Disorot, Dedi Mulyadi Langsung Ambil Sikap Tegas

UHC Jateng Tembus 98,68%, Tapi Banyak yang Belum Aktif Bayar BPJS! Yuk, Disiplin Bareng!

Misteri Kematian Iko, Sempat Pamit Jemput Teman yang Ditahan Polda Jateng

Lawan Beras Oplosan, Pemkot Andalkan Srikandi Pangan

Pemprov Perkuat Sekolah Inklusi buat Penyandang Disabilitas

TAGGED:azis adriansyahbacklog jatengwagub jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PDIP Langsung Gelar Kongres setelah Hasto Diberi Amnesti, Megawati Dikukuhkan Jadi Ketua Umum
Next Article Pergantian Sekjen Gerindra dari Ahmad Muzani ke Sugiono di pribadi Prabowo di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jumat 1 Agustus 2025. (Instagram/@ahmadmuzani2) Sugiono Jadi Sekjen Gantikan Muzani, Berikut Susunan Pengurus Baru DPP Gerindra

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pelatih Basket Jateng Diduga Aniaya Pemain, Perbasi Turun Tangan

Luthfi Ingin Bank Jateng Jadi “Bank Sejuta Umat”

HUT ke-81 RI, Naik Trans Jateng Cuma Bayar 19 Persen

Bukan Sekadar Aspal, Ini Sebab Jalan Majapahit Cepat Rusak

Tradisigila Belum Mau Pulang: Street Love Memories Jadi Album Ketiga yang Penuh Cinta

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Bye Non-ASN, Halo PPPK! Pemkot Semarang Bereskan Status Pegawai

Agustus 20, 2025
DaerahOlahraga

Fahmi Kampiun Ceqiu 10 Ball Tournament

Januari 2, 2026
Daerah

DPRD Kota Semarang Minta Lubang Jalan Segera Diperbaiki

Maret 12, 2026
DPD Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) Jawa Tengah sowan ke Gubernur Ahmad Luthfi, Senin (15/9/2025). Merka curhat soal banyaknya hambatan di lapangan. Dalam curhatnya, Himperra menuturkan, para pengembang sudah siap tancap gas bangun rumah subsidi, tapi kalau urusan izin masih bertele-tele.Foto: dok/humas
Daerah

Urusan Rumah Subsidi Jangan Sampai Nyangkut di Meja Izin

September 16, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pemprov Gaspol Atasi Krisis Hunian: 17.510 Rumah Siap Ditangani Tahun Ini
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?