Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Banjarnegara Dorong Inovasi Guru TK lewat Pelatihan Deep Learning dan Karakter Anak Hebat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
DaerahPendidikan

Banjarnegara Dorong Inovasi Guru TK lewat Pelatihan Deep Learning dan Karakter Anak Hebat

Pelatihan ini bukan sekadar transfer ilmu, tetapi menjadi ruang transformasi pemikiran bagi para guru untuk membentuk pembelajaran yang lebih bermakna dan berkarakter.

Nugroho P.
Last updated: Juli 17, 2025 5:19 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Yayasan Dian Dharma Kabupaten Banjarnegara kembali menggelar pelatihan untuk meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini.
SHARE

NARAKITA, BANJARNEGARA – Langkah nyata untuk memperkuat fondasi pendidikan anak usia dini kembali dilakukan Yayasan Dian Dharma Banjarnegara. Selama dua hari, Rabu–Kamis (16–17 Juli 2025), para guru Taman Kanak-Kanak dari seluruh pelosok Banjarnegara berkumpul dalam sebuah pelatihan bertema Deep Learning dan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Bertempat di Sasana Abdi Praja Setda Banjarnegara, sebanyak 150 guru dan kepala sekolah TK Pertiwi antusias mengikuti pelatihan yang dirancang untuk menggugah semangat dan wawasan baru dalam dunia pendidikan anak usia dini.

Pelatihan ini bukan sekadar transfer ilmu, tetapi menjadi ruang transformasi pemikiran bagi para guru untuk membentuk pembelajaran yang lebih bermakna dan berkarakter.

Ketua Yayasan Dian Dharma Banjarnegara, Hj Sri Rejeki Indarto, dalam sambutannya menekankan bahwa upaya ini merupakan wujud konsistensi yayasan dalam mencetak pendidik yang tidak hanya profesional, tetapi juga berjiwa pembaharu.

“Pelatihan ini diharapkan bisa memperluas cakrawala para guru TK, lalu mereka bisa membagikan ilmunya kepada rekan-rekan lain. Ini adalah ikhtiar kami untuk memperkuat ekosistem pendidikan yang mencerahkan di Banjarnegara,” ungkapnya.

Materi pelatihan disampaikan oleh dua narasumber yang berpengalaman dalam bidang pendidikan anak usia dini, yakni Sunarto, M.Pd, Kabid PAUD Dindikpora Banjarnegara, dan Rusmanto, S.Pd.I, Ketua HIMPAUDI Jawa Tengah.

Sunarto memaparkan sejarah perkembangan kurikulum pendidikan di Indonesia yang terus mengalami transformasi dari CBSA hingga Kurikulum Merdeka, sembari menekankan bahwa esensi pendidikan anak tetap berakar pada pengalaman belajar yang bermakna.

Menurutnya, pembelajaran mendalam sudah lama diterapkan oleh guru-guru secara intuitif, hanya saja kini diperjelas kerangkanya agar lebih terarah dan terukur dalam implementasi.

“Sebenarnya para guru sudah familiar dengan pendekatan ini. Deep learning bukan soal istilah, tapi pemahaman bahwa belajar harus menyentuh hati dan pikiran anak,” tegas Sunarto.

Sementara itu, Rusmanto dalam sesi berikutnya menekankan bahwa deep learning merupakan pendekatan menyeluruh yang fokus pada pemahaman konsep, bukan hafalan.

Ia menautkan konsep ini dengan pembelajaran berbasis karakter yang sebelumnya dikenal dalam pendidikan holistik.

“Deep learning mendorong guru untuk memperkuat pola pikir bertumbuh atau growth mindset pada anak. Guru bukan hanya mentransfer ilmu, tapi menjadi fasilitator proses tumbuh kembang anak,” jelas Rusmanto.

Selain materi metode pembelajaran, para peserta juga diajak menggali nilai-nilai karakter yang menjadi pondasi penting dalam membentuk generasi hebat sejak usia dini.

Tujuh karakter yang ditanamkan dalam pelatihan ini antara lain: disiplin, tanggung jawab, kemandirian, kerja sama, rasa ingin tahu, cinta lingkungan, dan nilai spiritual serta nasionalisme.

Kegiatan berlangsung dinamis dengan sesi ice breaking, diskusi kelompok, hingga simulasi pembelajaran yang kontekstual sesuai dunia anak-anak.

Para peserta tak hanya diajak mendengar materi, tetapi juga diajak langsung mempraktikkan pendekatan yang sesuai dengan karakter usia dini.

Salah satu peserta, Ani, guru TK dari Sigaluh, mengaku terinspirasi dan termotivasi untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat di kelasnya.

“Pelatihan ini membuka cakrawala baru bagi kami. Ada semangat berbeda untuk memulai tahun ajaran baru dengan pendekatan yang lebih menyentuh,” ungkapnya dengan semangat.

Melalui kegiatan ini, Dian Dharma Banjarnegara

berharap ekosistem pendidikan anak usia dini di daerah dapat tumbuh lebih sehat, berkelanjutan, dan mampu menjawab tantangan zaman dengan lebih adaptif. (*)

You Might Also Like

Lebaran Usai, Sampah Numpuk: Respati Pimpin Apel ASN di TPA

Sudah Delapan Hari Banjir Kepung Semarang

Banjir Mangkang, Sinyal Riskannya Infrastruktur Semarang

Wisudawan Terbaik SCU Raina Ghina ternyata Atlet Menembak: Sabet Medali Kapolri, Jaksa Agung hingga Danjen Kopassus

Biar Gak Kena Risiko Korupsi, ASN Semarang Diajak Ikut Isi Survei KPK

TAGGED:banjarnegaraDeep LearningDian Dharma BanjarnegaraPAUDpendidikan anak usia dini
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sampah Masih Cemari Lingkungan, DLHK Jateng Dorong Ekonomi Sirkular Hingga Tingkat Desa
Next Article HASIL KORUPSI: Penyidik Kejati Jateng memamerkan tumpukan uang senilai Rp13 miliar yang merupakan hasil temuan aliran korupsi BUMD Cilacap. (bae) Korupsi BUMD Cilacap Sudah Direncanakan, Kejati Jateng Usut Pencucian Uang Hasil Kejahatan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KEINDAHAN ALAM PAPUA - Keindahan sungai biru di Papua. (Indonesia.gi.id)

Polemik ‘Pesta Babi’ Bikin Narasi ‘Papua Bukan Tanah Kosong’ Viral Lagi

TEKEN KERJA SAMA--Prosesi penandatanganan oleh Kadaop 4 Semarang dan Kadaop lain dalam rangka pengamanan aset, Selasa (12/5/2206). (ist)

Nggak Mau Lahan KAI Diserobot, Daop 4 Semarang Minta Bantuan BPN

LCC BERMASALAH - Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalbar yang berujung polemik.

Berani Protes Juri LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ditawari Beasiswa ke Tiongkok

Sepuluh Pemprov Kumpul di Semarang, Bahas Sampah sampai Tembok Laut Raksasa

Orang Jawa Itu Manusia Kerja Sekaligus Manusia Doa

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudin dan para anggota Komisi X DPR RI berfoto bersama para pelajar saat berkunjung ke Wamena Pegunungan Papua. UU Sisdiknas dinilai sudah tidak relevan dengan kondisi lokal wilayah Papua. Foto: dok.
Pendidikan

RUU Sisdiknas dan “PR Besar” Papua Pegunungan: Ketika Pendidikan Tak Cukup Sekadar Regulasi

Oktober 8, 2025
Daerah

Bantuan Operasional RT Sisa, Fraksi PDIP Buka Suara

Januari 10, 2026
Daerah

Jateng Dapat Suntikan Rp17,6 M Buat Nyalain Literasi

Januari 29, 2026
Daerah

Sawah Terendam Banjir, Klaim Asuransi Petani Masuk Tahap Validasi

Januari 19, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Banjarnegara Dorong Inovasi Guru TK lewat Pelatihan Deep Learning dan Karakter Anak Hebat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?