Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Karhutla Makin Meluas: Sumatra Utara dan Sumatra Barat Dilaporkan Terbakar
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Karhutla Makin Meluas: Sumatra Utara dan Sumatra Barat Dilaporkan Terbakar

Data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan bahwa karhutla telah terjadi di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat. Lokasi yang terdampak adalah kawasan Nagari Solok Bio-Bio, Kecamatan Harau.

Nugroho P.
Last updated: Juli 12, 2025 4:44 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
ilustrasi kebakaran hutan
SHARE

NARAKITA, SUMATRA – Peringatan bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mencuat di Pulau Sumatra. Asap pekat dan titik-titik api dilaporkan muncul di dua provinsi, yakni Sumatra Utara dan Sumatra Barat, menandai peningkatan ancaman di tengah musim kemarau yang makin mengeringkan vegetasi.

Data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan bahwa karhutla telah terjadi di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat. Lokasi yang terdampak adalah kawasan Nagari Solok Bio-Bio, Kecamatan Harau.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Kamis malam, 10 Juli 2025, sekitar pukul 20.00 WIB. Menurutnya, lokasi kebakaran cukup sulit dijangkau.

“Api membakar sekitar satu hektare lahan dan berada di tebing curam, sehingga menyulitkan proses pemadaman,” ujar Abdul dalam pernyataan resminya pada Sabtu, 12 Juli 2025.

Meski medan tergolong ekstrem, tim dari BPBD Sumatra Barat terus berupaya melakukan pemadaman manual dengan dukungan masyarakat setempat. Fokus utama saat ini adalah mencegah api menjalar ke area yang lebih luas.

Tidak hanya Sumatra Barat, peristiwa serupa juga terjadi di Sumatra Utara. BPBD Padang Lawas Utara mencatat sedikitnya sembilan hektare lahan terbakar dalam kejadian terpisah di dua wilayah berbeda.

“Karhutla di Sumatra Utara terjadi pada Jumat, 11 Juli 2025. Lokasinya meliputi Desa Mompang II Simpang dan Desa Pasir Ampolu Hopong. Api berhasil dipadamkan pada hari yang sama,” ungkap Abdul.

Menurut Abdul, keberhasilan pemadaman itu berkat koordinasi intensif antara BPBD setempat dengan dukungan masyarakat. Ia menekankan pentingnya kerja sama antarpihak untuk mencegah penyebaran yang lebih luas.

BNPB juga kembali mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan semua unsur, termasuk pemerintah daerah, aparat desa, dan masyarakat, untuk melakukan langkah-langkah antisipatif sejak dini.

Pencegahan lebih efektif, menurut Abdul, bisa dilakukan sebelum munculnya titik api. Peran seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha, akademisi, dan media, sangat penting dalam memitigasi risiko karhutla.

“Unsur pentahelix perlu dilibatkan aktif dalam upaya pengendalian karhutla. Deteksi dini dan respon cepat menjadi kunci,” ujarnya.

Pulau Sumatra sendiri dikenal sebagai wilayah dengan potensi karhutla tinggi setiap musim kemarau. Kelembaban udara yang rendah dan angin kencang mempercepat penyebaran api ketika terjadi percikan di lahan kering.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah memprediksi kenaikan potensi kebakaran hutan pada tahun 2025, khususnya di kawasan Riau dan Sumatra Utara.

Dalam laporan BMKG bulan Mei 2025, disebutkan bahwa wilayah-wilayah seperti Riau, Jambi, hingga Sumatra Utara menunjukkan tingkat risiko karhutla menengah hingga tinggi mulai April hingga Mei.

Kondisi tersebut semakin memburuk memasuki Juni, dan bahkan melebar ke sejumlah provinsi lain seperti Kalimantan, Nusa Tenggara, hingga Papua sepanjang Juli hingga September 2025.

BMKG juga mengimbau agar setiap daerah menyiapkan strategi modifikasi cuaca dan patroli darat untuk mengendalikan kemungkinan munculnya titik-titik panas yang berpotensi menjadi karhutla.

Situasi ini menjadi pengingat bahwa kebakaran hutan bukan hanya isu lingkungan, tapi juga menyangkut kesehatan, ekonomi, dan keselamatan warga yang tinggal di sekitar area terdampak.

BNPB menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan meminta laporan dari daerah secara berkala. Upaya pemadaman akan dilanjutkan dengan bantuan lintas sektor bila diperlukan.

Hingga kini, belum ada laporan korban jiwa, namun kerugian ekologis dan potensi gangguan pernapasan akibat asap patut diwaspadai jika kejadian ini terus berlanjut. (*)

You Might Also Like

Dari Gerobak ke Data Center: Perjalanan Yandi Hermawan, Pemulung yang Menyulap Nasib jadi CEO IT

Hati-Hati! Tanggal 20 Mei Ojek Online Diprediksi Lumpuh Total, dan Sulit Dicari, Ini Alasannya

Skandal Sentoso Seal: Jan Hwa Diana Resmi Jadi Tersangka!

6 Minuman yang Bikin Ginjal Tetap Sehat, Nggak Bikin Nyesel

Kultural Dinner Delegasi PUIC ke-19, Puan Tekankan Pentingnya Kerja Sama Majukan Perdamaian Dunia

TAGGED:hutan sumatrakarhutlakebakaran hutan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wamenparekraf Tinjau Kekuatan Wisata Penyangga Danau Toba
Next Article Jadwal Sprint Race MotoGP Jerman 2025: Penentuan Sengit di Sachsenring

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

MASSA RICUH--Massa pendukung Bupati Pati nonaktif, Sudewo, melembari kayu dan barang sekenanya ke depan pintu masuk pengadilan, Senin (29/6/2026). (bae)

Pengadilan Tipikor Semarang Rusuh, Massa Pendukung Sudewo Jebol Gerbang

EKSEPSI DITOLAK--Hakim menolak eksepsi Sudewo, Bupati Pati nonaktif di sidang putusan sela kasus korupsi, Senin (29/6/2026). (bae)

Hakim Patahkan Perlawanan Sudewo Pati, Sidang Korupsi Rp6,3 M Tetap Jalan

MULAI MENGERING - Warga mencari ikan di aliran Sungai Jabungan, Kota Semarang, yang mulai mengering, Minggu (28/6/2026). (dul)

Jaringan PDAM Semarang Mulai Masuk, Dua RW di Jabungan Masih Rawan Kekeringan

Di Ujung Lereng Merapi, Anak-Anak Ini Cuma Punya Satu Pilihan Sekolah

Langit Jateng Lagi Santai, Awan Tipis Temani Aktivitas Warga Hari Ini

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Anak-anak panti asuhan Griya Bahtera kasih milik yayasan Nasrani menyambut gembira pemberian daging kurban dari Masjid At-Taqwa Ngaliyan. Paket kurban diterima langsung Ibu Ipung sebagai pengasuhnya.
Unik

Berbagi Kasih, Daging Kurban Muhammadiyah Semarang Sentuh Hati Non-Muslim

Juni 8, 2025
Unik

Mau Olahraga Lebih Bertenaga? Rahasianya Ada di Buah Ini

September 2, 2025
Unik

Aktif, Syar’i, dan Nyaman: Panduan Hijab Olahraga bagi Muslimah

Juli 23, 2025
Rumah warga rusak tertabrak truk pasir di Purworejo. Truk sebelumnya menabrak rombongan takziah, hingga menelan 11 korban tewas, Rabu (7/5/2025).
Unik

Kecelakaan Maut Truk Pasir Tabrak Rombongan Takziah di Purworejo, 11 Orang Tewas di TKP

Mei 7, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Karhutla Makin Meluas: Sumatra Utara dan Sumatra Barat Dilaporkan Terbakar
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?