Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pesut Mahakam Satu-satunya Lumba-lumba Air Tawar di Indonesia Terancam Punah karena Tambang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Pesut Mahakam Satu-satunya Lumba-lumba Air Tawar di Indonesia Terancam Punah karena Tambang

Satu-satunya lumba-lumba air tawar di Indonesia, pesut mahakam, terancam punah karena habitatnya di Sungai Mahakam, Kalimantan, tercemar limbah tambang.

R. Izra
Last updated: Juli 5, 2025 1:18 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Ilustrasi pesut mahakam sedang bermain di Sungai Mahakam, Kalimantan.
Ilustrasi pesut mahakam sedang bermain di Sungai Mahakam, Kalimantan.
SHARE

NARAKITA, JAKARTA – Populasi pesut mahakam saat ini hanya tinggal 62 ekor saja. Hewan mamalia dengan nama lain Orcaella brevirostris itu merupakan satu-satunya lumba-lumba air tawar yang ada di Indonesia.

Pesut mahakam terancam punah karena habitatnya tercemar limbah tambang di Kalimantan.

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, kondisi tersebut merupakan peringatan terkait krisis ekologis di Sungai Mahakam.

“Angka ini bukan sekadar data statistik. Ini merupakan indikator kuat degradasi ekosistem yang memerlukan perhatian dan tindakan segera,” ungkap Hanif dalam keterangannya, Jumat (4/7/2025).

Hanif mencatat, mamalia air tawar endemik Indonesia itu berada di ambang kepunahan akibat pencemaran limbah pertambangan, bertabrakan dengan kapal tongkang, dan penangkapan ilegal menggunakan setrum maupun bom ikan.

Padahal, pesut yang merupakan subpopulasi langka dari lumba-lumba irrawaddy yang hanya hidup di Sungai Mahakam.

Dia menyatakan, ancaman populasi pesut mahakam adalah cerminan dari tekanan terhadap ekosistem sungai.

Penurunan populasi pesut menunjukkan keberlanjutan Sungai Mahakam sebagai sumber kehidupan bagi ribuan spesies dan masyarakat lokal dalam kondisi kritis, dengan habitat utama pesut yang makin rusak.

“Pelestarian pesut mahakam melampaui kepentingan satu spesies; ini adalah upaya vital untuk menjaga keseimbangan ekologis Sungai Mahakam yang menopang kehidupan ribuan spesies dan masyarakat lokal,” kata dia.

Sejauh ini, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) telah memprioritaskan konservasi pesut mahakam.

Namun, Hanif menekankan hal itu perlu didukung kerja sama antar kementerian lembaga, pemerintah daerah, akademisi, masyarakat adat, hingga LSM dalam kerangka kerja berbasis aksi nyata.

“Konservasi tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi dari hulu ke hilir, dari perumusan kebijakan hingga aksi nyata di lapangan.”

“Partisipasi aktif masyarakat, khususnya generasi muda, sangat krusial dalam menemukan solusi yang berkelanjutan,” jelas Hanif. (*)

You Might Also Like

Jutaan Penerima Bantuan Iuran JKN di Jateng Berstatus Non-Aktif, Benarkah Tanda Kemiskinan Turun?

Lantai Kamar Mandi Bau Pesing Ternyata Takluk Pakai Krim Cukur

Bank Jateng Masuk Arena Media Digital

Puan Minta Pemerintah Segera Mitigasi Dampak Konflik Israel-Iran

OpenAI Siapkan Watermark Otomatis di Gambar ChatGPT, Ini Alasannya

TAGGED:limbah tambang acnam pesut mahakampesut mahakam kalimantanpesut mahakam terancam punahpesut mahakam terancam tambang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wali Kota Solo, Respati Ardi. Respati: Masing-masing 54 Koperasi Merah Putih di Solo Dapat Suntikan Modal Rp 15 Juta
Next Article Dukung Industri Hijau, Jateng Segera Bangun Dua PLTS Terapung

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi elemen masyarakat demo menolak MBG.

MBG Nasibmu Kini, Semua Lini Dikorupsi dari Ompreng hingga Kaus Kaki

Ketika Pemanfaatan Anggaran Negara Menjauh dari Kepentingan Rakyat

BERBAGI--Keluarga besar BacaAja berbagi dengan menyantuni santri yatim piatu dalam rangkaian pengajian di kantor redaksi di Jalan Galunggung No 6, Gajahmungkur, Kota Semarang, kamis (2/7/2026). (bae)

Khidmat, Doa Santri dan Anak Yatim Mengalir untuk Media BacaAja

FUN COOKING - Anak-anak di Kelurahan Bulusan, Semarang, antusias mengikuti sesi belajar memasak untuk mengisi liburan sekolah di lingkungan rumah mereka, Kamis (1/7/2026). (ern)

Fun Cooking sampai Public Speaking! Cara Seru Anak-anak Bulusan Isi Liburan

Setelah Pelatihan 30 Ribu Manajer Koperasi Mau Ditempatkan Dimana?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Petugas saat mengevakuasi korban dan kendaraan pasca kecelakaan maut di Jalur Perlintasan Langsung Kereta Api di wilayah Desa/ Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Senin (19/5/2025) siang.
Unik

KA Maliboro Tabrak 7 Motor di Magetan 4 Orang Tewas, Petugas Palang Pintu Diduga Lalai

Mei 20, 2025
Menteri HAM Natalius Pigai.
Unik

Menteri Pigai Tolak Usulan Stafsus Kemen HAM Jadi Penjamin Penjahat Intoleransi

Juli 7, 2025
Unik

Smart Living: How Gadgets Are Transforming Our Everyday Lives

Maret 19, 2023
Viral

Fenomena Curhat ke AI, Psikolog Ingatkan Risiko Ketergantungan

September 13, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pesut Mahakam Satu-satunya Lumba-lumba Air Tawar di Indonesia Terancam Punah karena Tambang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?