Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Fatwa Haram Sound Horeg Disorot, Pelaku Usaha di Malang Angkat Bicara
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Fatwa Haram Sound Horeg Disorot, Pelaku Usaha di Malang Angkat Bicara

Fatwa tersebut mendapat sambutan dari berbagai tokoh, termasuk dari kalangan Nahdlatul Ulama di Situbondo. Banyak yang menilai, suara berlebihan dari sound horeg sudah melewati batas dan justru mengganggu hak orang lain.

Nugroho P.
Last updated: Juli 2, 2025 5:06 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
ilustrasi sound horeg
SHARE

NARAKITA, MALANG – Polemik seputar larangan penggunaan sound horeg terus menjadi perbincangan hangat, tak hanya di kalangan tokoh agama dan masyarakat, tetapi juga di antara pelaku usaha yang berkecimpung di dunia penyewaan sound system.

Meskipun sejumlah pesantren dan tokoh agama di Jawa Timur telah mengeluarkan fatwa yang menegaskan bahwa penggunaan sound horeg haram secara mutlak, para pengusaha di bidang ini memilih untuk menyikapinya dengan tenang dan hati-hati.

Salah seorang pengusaha penyewaan sound system asal Malang, David Stefan, menyampaikan bahwa dirinya tidak bisa begitu saja menghentikan layanan yang sudah menjadi bagian dari permintaan masyarakat. Ia menilai peran penyedia jasa hanyalah sebatas memenuhi kebutuhan konsumen.

“Kami bekerja atas dasar permintaan. Kalau masyarakat masih membutuhkan, tentu kami menjalankan. Tapi tetap, kami tidak ingin benturan dengan aturan yang berlaku,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Rabu (2/7/2025).

David, yang tergabung dalam komunitas penyedia jasa sound di Malang, menilai bahwa keputusan-keputusan keagamaan soal sound horeg perlu dilihat secara utuh. Menurutnya, aspek sosial dan ekonomi dari kegiatan semacam ini juga patut dipertimbangkan.

Ia mengungkapkan, dalam banyak kasus, penyelenggaraan acara yang melibatkan sound horeg justru turut membuka peluang amal, seperti donasi anak yatim, bedah rumah, bahkan membantu pembangunan tempat ibadah.

“Banyak kegiatan yang dananya berasal dari acara seperti ini. Parkirnya dikelola untuk kegiatan sosial, pedagang kecil pun ikut merasakan dampaknya,” terang David.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa para pelaku usaha di Kabupaten Malang tidak serta-merta bergerak liar. Mereka telah bersepakat dengan pemerintah daerah serta tokoh masyarakat dalam forum diskusi yang menghasilkan panduan teknis penggunaan sound system di ruang publik.

“Kami sudah duduk bersama dalam FGD. Ada batasan volume, durasi pemakaian, dan waktu yang diperbolehkan. Jadi bukan semata-mata liar di lapangan,” imbuhnya.

David juga mengatakan bahwa pihaknya terbuka jika memang ada pengaturan baru yang lebih tegas, selama dilakukan dengan musyawarah dan mempertimbangkan realitas sosial. Ia berharap suara pelaku usaha juga ikut didengar dalam pengambilan kebijakan.

Sebelumnya, keputusan untuk mengharamkan sound horeg secara terang-terangan dikeluarkan oleh Pondok Pesantren Besuk di Kabupaten Pasuruan. Alasannya antara lain karena kebisingan yang ditimbulkan, potensi keributan sosial, serta pelanggaran terhadap nilai-nilai adab dalam Islam.

Fatwa tersebut mendapat sambutan dari berbagai tokoh, termasuk dari kalangan Nahdlatul Ulama di Situbondo. Banyak yang menilai, suara berlebihan dari sound horeg sudah melewati batas dan justru mengganggu hak orang lain.

Namun, dari sudut pandang pelaku usaha, sound horeg bukan sekadar hiburan semata, melainkan telah menjadi bagian dari ekosistem sosial dalam masyarakat yang kerap berkegiatan di ruang terbuka.

“Kami juga warga yang ingin taat aturan. Tapi perlu dicari jalan tengah, agar tidak serta-merta mematikan usaha orang lain,” pungkas David.

Ke depan, David berharap ada regulasi yang jelas dari pemerintah yang tetap mengedepankan ketertiban tanpa menutup sepenuhnya peluang ekonomi warga kecil.

Dengan semakin banyaknya pihak yang angkat suara, perdebatan seputar sound horeg tampaknya belum akan mereda. Namun harapannya, solusi damai yang mengedepankan keseimbangan antara nilai agama, etika publik, dan aspek ekonomi masyarakat bisa segera diwujudkan. (*)

You Might Also Like

Geger! Driver Ojol Dapati Paket Berisi Mayat Bayi

Vilantika Vida Rahayu,  Dari Gadis Ndeso ke Pengusaha Feminin Care Nasional Mengikis Stigma Wong Ndeso

Gunung Semeru Meletus Lagi Pagi Ini, Langit Lumajang Berubah

Telaga Dringo Jadi Panggung Aksi Hijau, Ribuan Bibit Pohon Tumbuhkan Harapan Baru Serayu

Tol Semarang-Demak Seksi 1 Ditarget Rampung 2027

TAGGED:bisingfatwa haramharampengusaha sound horegsound horegsound mengganggu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kemenhut Jajaki Standar Keamanan Pendakian Gunung
Next Article Terpidana mega korupsi E-KTP Setya Novanto,. Setya Novanto Lebih Cepat Bebas, Dikasih Diskon Hukuman oleh MA

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Asyik Joget Dangdut, Motor Dibawa Kabur

Sekda Minta Satpol PP Lebih Humanis

Suami di Kebumen Ngamuk: Istri dan Mertua Tewas Dianiaya

Panitia PSMTI Funwalk & Run Jaring Peserta ke Sejumlah Kota

ANTISIPASI VIRUS--Selebaran berisi edukasi pencegahan Hantavirus yang dibuat Polda Jateng. (ist)

Hantavirus Lagi Rame, Semarang Masih Aman tapi . . . .

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Gedung DPR RI di Senayan, Jakarta.
Unik

Putusan Pemilu Terpisah: Siapa Dukung, Siapa Menolak?

Juli 7, 2025
Andi Prabowo, ayah korban penembakan Aipda Robig
Unik

Dingin saat Diajak Salaman Aipda Robig, Ayah Gamma: Kami Belum Memaafkan

Mei 6, 2025
Unik

Buka Puasa Bersama Satgaswil Jateng Densus 88: Melihat Kehangatan Tim Densus dengan Anak-Anak di Madrasah Salatiga

Maret 7, 2026
Unik

Sinopsis Pembantaian Dukun Santet, Teror Berdarah di Pesantren Banyuwangi

Mei 11, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Fatwa Haram Sound Horeg Disorot, Pelaku Usaha di Malang Angkat Bicara
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?