Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Anak Buah Bahlil Klaim Tambang Nikel Raja Ampat Tak Bermasalah, Bupati Justru Mengeluh Tak Punya Kuasa
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Anak Buah Bahlil Klaim Tambang Nikel Raja Ampat Tak Bermasalah, Bupati Justru Mengeluh Tak Punya Kuasa

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa aktivitas pertambangan nikel di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, tidak menunjukkan tanda-tanda pelanggaran serius.

Nugroho P.
Last updated: Juni 8, 2025 10:48 am
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Gambar udara lokasi tambang di kawasan Raja Ampat.
Gambar udara lokasi tambang di kawasan Raja Ampat.
SHARE

NARAKITA, RAJA AMPAT – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa aktivitas pertambangan nikel di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, tidak menunjukkan tanda-tanda pelanggaran serius. Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba), Tri Winarno, seusai mendampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam kunjungan kerja ke wilayah tersebut.

“Dari pemantauan udara yang kami lakukan, tidak terlihat indikasi sedimentasi di pesisir. Secara umum, kegiatan tambang di sini tidak menimbulkan masalah,” ujar Tri dalam keterangan tertulis pada Sabtu (7/6), yang dikutip dari situs resmi Kementerian ESDM.

Meski demikian, pihaknya tetap menurunkan tim Inspektur Tambang untuk menginspeksi sejumlah titik di Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) Raja Ampat. Evaluasi menyeluruh akan tetap dilakukan guna memastikan kegiatan pertambangan berjalan sesuai aturan.

“Reklamasi tambang sejauh ini tampak baik. Namun laporan akhir akan kami tunggu dari Inspektur Tambang. Hasil evaluasi tersebut nanti akan menjadi dasar kami menentukan langkah selanjutnya,” tegas Tri.

Sementara itu, pihak perusahaan yang mengelola tambang di Pulau Gag juga buka suara. Direktur Pengembangan Usaha PT Aneka Tambang (Antam), I Dewa Wirantaya, menegaskan bahwa anak usaha mereka, PT GAG Nikel, sudah menjalankan prinsip pertambangan yang bertanggung jawab.

“Kegiatan kami di sini sudah sesuai dengan prinsip good mining practice. Kami mematuhi ketentuan teknis dan lingkungan, termasuk reklamasi serta pengendalian limpasan air tambang. Kami berharap keberadaan PT GAG Nikel membawa manfaat, tidak hanya sebagai pelaku bisnis, tetapi juga sebagai bagian dari pembangunan daerah,” tutur Wirantaya.

Namun, pernyataan itu kontras dengan kekhawatiran yang disuarakan pemerintah daerah. Bupati Raja Ampat, Orideko Burdam, menilai kehadiran tambang justru membawa dampak ekologis yang memprihatinkan.

“Raja Ampat adalah kawasan konservasi. Sekitar 97 persen wilayah kami berstatus lindung. Tapi sekarang, kami menghadapi ancaman pencemaran akibat aktivitas tambang,” kata Orideko dalam pernyataan di Sorong, Sabtu (31/5).

Ia mengaku pemerintah daerah tidak bisa bertindak tegas terhadap tambang karena kewenangan perizinan sepenuhnya berada di tangan pemerintah pusat. Kondisi ini membuat mereka kesulitan melindungi lingkungan daerahnya.

“Ketika terjadi pencemaran, kami hanya bisa menyaksikan. Kewenangan untuk mencabut izin bukan ada di tangan kami,” tambahnya dengan nada kecewa.

Kontroversi tambang nikel di Raja Ampat mencuat seiring meningkatnya sorotan terhadap praktik tambang di wilayah yang dikenal sebagai surga biodiversitas dunia. Meski pemerintah pusat menyatakan tidak ada pelanggaran berarti, kekhawatiran masyarakat dan pemerintah daerah terus membayangi.

Sebagai catatan, izin tambang di wilayah ini sudah terbit sejak 2017. Menteri ESDM saat ini, Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa ia belum menjabat pada saat izin tersebut dikeluarkan.

Ketegangan antara klaim pemerintah pusat dan keluhan pemerintah daerah menambah kompleksitas persoalan tambang di wilayah konservasi ini. Masyarakat lokal berharap agar kegiatan tambang tidak mengorbankan kelestarian lingkungan yang selama ini menjadi identitas Raja Ampat di mata dunia.

Langkah lanjutan kini bergantung pada laporan evaluasi dari tim Inspektur Tambang. Pemerhati lingkungan dan warga lokal pun menanti keputusan pemerintah pusat—apakah akan memperketat pengawasan, mengubah kebijakan, atau tetap membiarkan tambang beroperasi seperti biasa. (*)

You Might Also Like

Ditemukan Es Zaman Purba Usianya 6 Juta Tahun di Perut Antarktika

Gulai Melung Bu Hadi, Keajaiban Rasa dari Dapur Tradisional Purbalingga

Asli atau Palsu Ijazah Jokowi, Ini Kata Kapolri

Kuasa Hukum 3 Tersangka Bullying PPDS Undip Ajukan Penangguhan Penahanan

Dari Jamu Tradisional ke Ekonomi Hijau, Omah Toga Boyolali Level Up Bareng Undip

TAGGED:ijin tambang nikel raja ampatnikel raja ampatraja ampatRaja Ampat Surga Dunia
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Berani Langgar Parkir di Banyumas? Siap-siap Terima Sanksi Berat Ini
Next Article Timnas Indonesia akan memainkan babak akhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia melawan Arab Saudi dan Irak pada 8 dan 11 Oktober 2025. Menang dalam dua laga tersebut, Indonesia lolos Final Piala Dunia 2026 Patrick Kluivert Bawa 30 Pemain Timnas Indonesia Menuju Jepang untuk Laga Penentu Kualifikasi Piala Dunia 2026

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Keracunan MBG Terus Terjadi! Ratusan Siswa di Berastagi Tumbang, 240 Orang Masih Dirawat

Industri Kreatif Bisa Jadi “Mesin Kerja” Anak Muda

DARI PERENCANAAN KE AKSI - PLN Icon Plus menyiapkan strategi dengan memperkuat kemampuan tim dalam membaca pasar, memahami kebutuhan pelanggan, hingga mengubah peluang menjadi rencana bisnis.

Dari Insight ke Aksi, PLN Icon Plus Dorong Pertumbuhan Bisnis PV Rooftop lewat PV Academy

Puan Ajak Parlemen Remaja Kenal Politik dari Dekat, Bukan Cuma dari Medsos

Mahasiswa Diminta Tak Cuma Jadi Komentator

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Kamu Salah! Gak Semua Negara Rayain Tahun Baru pada 1 Januari

Januari 1, 2026
Viral

Gus Yahya Sebut, Santri Ikut Kerja Bakti Itu Bukan Eksploitasi, Lalu Apa Gus?

Oktober 11, 2025
Anggota Komisi V DPR RI Adian Napitulu kritik Kemenhub saat rapat kerja DPR dengan Kemenhub.
Unik

Adian Napitupulu Nilai Kemenhub Plin-Plan Soal Tarif Ojol

Juli 1, 2025
Unik

Dua Pesilat Jateng Sumbang Emas

Juni 2, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Anak Buah Bahlil Klaim Tambang Nikel Raja Ampat Tak Bermasalah, Bupati Justru Mengeluh Tak Punya Kuasa
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?