Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Agustina Prihatin Dua Atlet Meninggal Saat Porprov: Keselamatan Harus Jadi Prioritas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Agustina Prihatin Dua Atlet Meninggal Saat Porprov: Keselamatan Harus Jadi Prioritas

T. Budianto
Last updated: Oktober 28, 2026 6:14 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
UPACARA SUMPAH PEMUDA: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng saat memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026 di halaman Balaikota Semarang, Rabu, (28/10/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Meninggalnya dua atlet saat mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 menjadi duka mendalam bagi dunia olahraga Jateng.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti meminta seluruh pemangku kepentingan mengevaluasi standar keselamatan, kesiapan tenaga medis, hingga prosedur penanganan keadaan darurat dalam setiap pertandingan.

“Atas nama Pemerintah Kota Semarang, saya menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Kami turut berduka atas kehilangan ini. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi cobaan yang berat,” ujar Agustina saat memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026 di halaman Balai Kota Semarang, Rabu (28/10/2026).

Baca juga: Syabila Berpulang Saat Berjuang di Laut: Olahraga Jateng Berduka

Menurut Agustina, kompetisi olahraga memang menuntut disiplin, daya tahan, dan keberanian. Namun, upaya mengejar prestasi harus selalu diimbangi perlindungan terhadap keselamatan atlet.

Ia berharap peristiwa tersebut menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi panitia penyelenggara, KONI, pengurus cabang olahraga, serta pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Porprov.

“Keselamatan atlet harus menjadi perhatian bersama. Kami berharap seluruh penyelenggara melakukan evaluasi terhadap prosedur keselamatan, kesiapan tenaga medis, fasilitas pertolongan darurat, serta mitigasi risiko di setiap cabang olahraga,” katanya.

Agustina juga menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan sebelum pertandingan, pemantauan kondisi fisik selama kompetisi, serta ketersediaan ambulans dan tenaga medis di lokasi.

Prosedur Keselamatan

Menurutnya, setiap cabang olahraga memiliki karakteristik dan tingkat risiko berbeda. Karena itu, prosedur pengamanan perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing cabang, terutama olahraga perairan dan pertandingan dengan risiko fisik tinggi.

Ia turut meminta koordinasi antara panitia, tenaga medis, pelatih, ofisial, dan pengurus cabang olahraga diperkuat agar kondisi darurat dapat ditangani secara cepat dan tepat.

“Jangan sampai target prestasi membuat aspek keselamatan terabaikan. Jika kondisi atlet tidak memungkinkan untuk melanjutkan pertandingan, harus ada keberanian mengambil keputusan demi keselamatannya,” tegasnya.

Baca juga: Porprov Jateng 2026 Bikin Dompet Warga Semarang Ikut “Bertanding”

Agustina berharap evaluasi tersebut tidak berhenti pada Porprov 2026, tetapi menjadi landasan untuk memperbaiki standar keselamatan dalam penyelenggaraan kompetisi olahraga berikutnya.

“Prestasi tentu penting, tetapi keselamatan dan nyawa atlet jauh lebih berharga. Kami berharap kejadian seperti ini dapat diantisipasi dengan lebih baik sehingga tidak terulang pada penyelenggaraan olahraga berikutnya,” ujarnya.

Porprov Jateng XVII 2026 diwarnai dua kabar duka. Atlet selam Kabupaten Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja (22), meninggal dunia setelah mengikuti nomor selam laut di perairan Awann Costa, Semarang.

Duka berikutnya datang dari kontingen Kota Semarang. Atlet pencak silat Ayudiah Rivana Tridiandinata meninggal dunia pada Rabu (28/10/2026), setelah mengalami cedera ketika bertanding di babak perempat final melawan Kabupaten Batang, Senin (26/10).

Koordinator Pelatih Pencak Silat Porprov Kota Semarang, Nurfaqih, menjelaskan Ayudiah mengalami cedera pada jari tengah saat pertandingan. Atlet tersebut kemudian menjalani operasi di Rumah Sakit Primaya pada Selasa (27/10) sore.

Menurut Nurfaqih, operasi berjalan lancar. Namun, Ayudiah dikabarkan meninggal dunia pada keesokan paginya. Penyebab kematiannya masih ditelusuri.

Dua peristiwa tersebut menjadi pengingat penting bahwa penyelenggaraan olahraga tidak cukup hanya berorientasi pada capaian medali. Standar keselamatan, kesiapan layanan medis, dan ketepatan penanganan darurat harus menjadi bagian mendasar dari setiap kompetisi agar risiko terhadap atlet dapat dicegah semaksimal mungkin. (tebe)

You Might Also Like

Demo May Day Semarang, Buruh Perempuan Tuntut Fasilitas Daycare hingga Cuti Haid

Mahasiswa Jangan Cuma Rapat: Taj Yasin Ajak Turun Tangan Beresin Masalah Sosial

KONI Semarang Gaspol, Siap Jadi Tuan Rumah Kece!

CEK FAKTA: Menag Mundur demi Penuhi Syarat Nyalon Ketua Umum PBNU, Hoaks!

Pemprov Siagakan Mobil Speling di Sirampog

TAGGED:agustina wilujengheadlinepemkot semarangPorprov Jateng 2026
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kemenkum Jateng Verifikasi Tiga Pemohon Kewarganegaraan RI
Next Article Agustina Kenang Prestasi Ayudiah Rivana: Atlet Muda Kebanggaan Semarang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

LELAYU: Papan bertuliskan berita duka kematian Ayudiah Rivana Tridiandinita dipajang di depan kediaman almarhumah di Gedawang, Tembalang, Kota Semarang, Rabu (28/10/2026). (bae)

Atlet Silat Porprov Jateng Asal Semarang Meninggal setelah Operasi, Polisi Bakal Periksa Dokter RS Primaya

SEMANGAT PENGABDIAN - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah turut mengikuti upacara peringatan Hari Listrik Nasional ke-81 yang diselenggarakan oleh PLN UID Jawa Tengah.

Semangat Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Icon Plus Perkuat Komitmen Mendukung Transformasi Digital

LEPAS JENAZAH: Keluarga dan pentakziah melepas jenazah atlet pencak silat Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinata, Rabu (28/10/2026). (bae)

Apa Penyebab Kematian Atlet Silat Semarang? Begini Keterangan Rumah Sakit

RESMIKAN INFRASTRUKTUR JALAN - Danang Wicaksana Sulistya (DWS), bersama Fraksi Partai Gerindra DPRD Blora resmikan pembangunan jalan beton yang menghubungkan Dusun Sunggun, Dusun Parengan, hingga Desa Mendenrejo, di Kecamatan Kradenan, Blora, Senin (26/10/2026).

DWS Kawal Pembangunan Jalan di Blora, Dongkrak Perekonomian Warga Lewat Program PISEW

Agustina Kenang Prestasi Ayudiah Rivana: Atlet Muda Kebanggaan Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Asyik Joget Dangdut, Motor Dibawa Kabur

Mei 13, 2026
CEK SALURAN--Wali Kota Semarang mengecek saluran air di Kampung Tambaklorok untuk memitigasi dampak rob, Kamis (9/7/2026). (ist)
Info

Mitigasi Rob Tambak Lorok, Saluran Air hingga Tanggul Retak bakal Diperbaiki

Juli 10, 2026
Daerah

Ini Cara Pemprov Bikin Layanan Terasa Lebih Dekat

Desember 28, 2025
Fokus

Lama di Jalan, Orderan Melayang

Mei 7, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Agustina Prihatin Dua Atlet Meninggal Saat Porprov: Keselamatan Harus Jadi Prioritas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?