Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Purbalingga Kirim 200 Calon Pekerja Global pada 2027
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Purbalingga Kirim 200 Calon Pekerja Global pada 2027

Nugroho P.
Last updated: Oktober 23, 2026 9:01 am
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
Peluang kerja ke luar negeri bakal makin terbuka bagi warga Purbalingga. Pada 2027, daerah ini mendapat jatah 200 peserta program SMK Go Global dari Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), dengan pelatihan yang menyasar bidang pengelasan, caregiver, hingga hospitality.
SHARE

BACAAJA, PURBALINGGA – Peluang kerja ke luar negeri bakal makin terbuka bagi warga Purbalingga. Pada 2027, daerah ini mendapat jatah 200 peserta program SMK Go Global dari Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), dengan pelatihan yang menyasar bidang pengelasan, caregiver, hingga hospitality.

Contents
Punya 34 SMK, Purbalingga Siapkan SDMRibuan Warga Sudah Bekerja ke Luar Negeri

Program ini disiapkan untuk membekali calon pekerja dengan keterampilan sesuai kebutuhan pasar internasional. Tak sekadar membuka akses kerja, pemerintah juga ingin memastikan proses penempatan berlangsung secara prosedural dengan perlindungan yang memadai.

Kepastian kuota tersebut disampaikan Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Dzulfikar Ahmad Tawalla, saat menerima Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif bersama jajaran di Kantor KP2MI, belum lama ini.

Dari total 200 peserta, pembagiannya terdiri atas satu kelas pengelasan atau welder, lima kelas caregiver, dan empat kelas hospitality. Setiap kelas menampung sekitar 20 orang.

Dzulfikar menyebut kuota tersebut sebagai langkah awal atau proyek percontohan. Pemkab Purbalingga diminta segera menyosialisasikan program agar calon peserta yang memenuhi kriteria bisa terjaring, sementara urusan penempatan tenaga kerja akan ditangani KP2MI.

Ia juga membuka peluang pemanfaatan fasilitas pelatihan yang sudah tersedia di Purbalingga untuk mendukung pelaksanaan program. Dengan begitu, persiapan calon pekerja bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi daerah.

Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menyambut positif program tersebut. Menurutnya, peluang kerja ke luar negeri bisa menjadi salah satu jalan untuk memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat, terutama di tengah tantangan penyerapan tenaga kerja di daerah.

Fahmi mengakui, aktivitas investasi di Purbalingga masih belum maksimal dalam menciptakan lapangan kerja. Karena itu, pemerintah daerah berupaya mempertemukan pencari kerja dengan penyedia lapangan pekerjaan, termasuk melalui jalur penempatan tenaga kerja ke luar negeri.

“Di Purbalingga punya tantangan di lapangan pekerjaan dan kondisi perindustrian yang masih ada investasi namun belum maksimal. Sehingga kami juga mencoba mempertemukan pemilik lapangan pekerjaan dengan pencari kerja,” kata Fahmi.

Punya 34 SMK, Purbalingga Siapkan SDM

Dari sisi sumber daya manusia, Purbalingga dinilai punya modal untuk mendukung program SMK Go Global. Daerah ini memiliki 34 SMK dengan beragam kompetensi keahlian, mulai dari kesehatan, caregiver, hospitality, manufaktur, pengelasan, agrikultur, teknik komputer dan jaringan, hingga manajemen perkantoran.

Potensi tersebut diharapkan bisa menjadi bekal untuk menyiapkan lulusan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja internasional. Apalagi, setiap sektor memiliki standar keterampilan dan kompetensi yang perlu dipenuhi calon pekerja sebelum ditempatkan di negara tujuan.

Dalam audiensi dengan KP2MI, Pemkab Purbalingga turut menyampaikan enam usulan untuk memperkuat pelaksanaan program. Salah satunya, pemerintah daerah sebelumnya mengajukan kuota awal sebanyak 120 peserta SMK Go Global setiap tahun.

Usulan lainnya mencakup pembukaan kelas pelatihan melalui kemitraan dengan SMK, perguruan tinggi, dan lembaga pelatihan kerja (LPK). Pemkab juga mendorong agar materi pelatihan disesuaikan dengan potensi daerah serta kebutuhan pasar kerja global.

Pemkab Purbalingga turut meminta sosialisasi SMK Go Global dilakukan secara berkelanjutan agar semakin banyak calon peserta mengetahui peluang yang tersedia. Selain itu, ada usulan revitalisasi fisik Balai Latihan Kerja (BLK) untuk menunjang proses peningkatan keterampilan tenaga kerja.

Dukungan pelatihan bahasa asing, sertifikasi kompetensi, pemantauan fasilitas asrama, serta penguatan perlindungan pekerja migran juga masuk dalam daftar usulan tersebut.

Ribuan Warga Sudah Bekerja ke Luar Negeri

Data Pemkab Purbalingga mencatat, sebanyak 2.782 warga telah diberangkatkan untuk bekerja ke luar negeri selama periode 2022–2026. Dari jumlah itu, sebanyak 45 persen bekerja di sektor formal, sedangkan 55 persen lainnya berada di sektor informal.

Kawasan Asia menjadi tujuan penempatan terbesar dengan jumlah 2.740 pekerja. Sementara itu, tujuh orang tercatat bekerja di Afrika, 29 orang di Eropa, empat orang di Australia/Oseania, dan dua orang di Amerika.

Besarnya jumlah warga yang telah bekerja di luar negeri menunjukkan bahwa peluang pasar kerja internasional menjadi salah satu sektor yang bisa dikembangkan. Namun, keterampilan, kemampuan bahasa, sertifikasi, dan pemahaman mengenai prosedur kerja tetap menjadi bekal penting bagi calon pekerja migran.

Melalui program SMK Go Global, pemerintah ingin menghubungkan pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri di berbagai negara. Lulusan SMK diharapkan tidak hanya memiliki keterampilan yang sesuai, tetapi juga kompetensi terukur dan sertifikasi yang dibutuhkan pemberi kerja.

Bagi Purbalingga, kuota 200 peserta pada 2027 menjadi kesempatan untuk memperluas akses kerja sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Jika program berjalan optimal, peluang bekerja di luar negeri diharapkan bisa menjadi pilihan yang lebih terarah, aman, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*)

You Might Also Like

KNPI dan Kesbangpol Semarang Hadirkan Forum Debat Kekinian, Mahasiswa Bicara Tanpa Batas

Belum Wisuda, Sudah Dilirik Industri: 90 Persen Alumni SMK di Jateng Langsung Kerja

Pemprov Lanjutkan Skema Honorarium Guru Non-ASN

Rp2,2 Miliar Melayang, Rokok Ilegal Hangus Dimusnahkan di Purbalingga

Detik-Detik Pohon Raksasa Timpa Kelas SDN Sendangmulyo 3

TAGGED:kerjakesempatan kerjapendidikanpurbalinggaSMK Go Global
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Yang Mungkin Tidak Bisa Dilakukan AI Perihal Cara Mendidik Manusia
Next Article Kitab Kuning, Inilah Warisan Ilmu yang Jadi Pegangan Santri

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Seluruh Jalur Pendakian Gunung di Jateng Diminta Tutup Sementara

KHUSYUK - 1.328 hafiz dan hafizah menggelar khataman Alquran bareng di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonosobo pada puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN), Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini mengantarkan Wonosobo raih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI).

Keren! Wonosobo Raih Rekor MURI pada HSN 2026, 1.328 Hafiz dan Hafizah Khataman Alquran Bareng

LATIHAN TANGANI INSIDEN: Petugas Bandara Ahmad Yani Semarang sedang latihan menangani insiden kebakaran pesawat. (ist)

Bandara Ahmad Yani Latihan Tangani Kecelakaan Pesawat dan Kebakaran

Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya (DWS).

Dari Taruna Nusantara TN5 hingga Senayan, Uniknya Perjalanan Karier Politik Danang Wicaksana Sulistya

PABRIK OBAT KERAS - Pejalan kaki melintas di depan pabrik obat keras ilegal berkedok pabrik botol dan pabrik kardus di Jalan Indronoto, Dusun II, Desa Wirogunan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (22/10/2026).

Pabrik Obat Keras di Sukoharjo Digrebek Polisi, Pemdes: Bilangnya Pabrik Kardus

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

DPR Minta Pungli Pendidikan Jangan Jadi Kebiasaan

September 1, 2026
Pendidikan

Telur, Susu, dan Website: Jurus Mahasiswa Undip Bantu ABK Belajar Mandiri

September 4, 2026
BERI SAMBUTAN: Rektor UPGRIS, Dr Sapto Budoyo sedang memberi sambutan saat acara wisuda di gedung Balairung UPGRIS, Selasa (13/10/2026). (ist)
Pendidikan

Rektor UPGRIS Pamer Hasil Pengembangan Edupark Kampus 3

Oktober 15, 2026
Rektor Undip Prof. Suharnomo dan Mr. Bang Hyun Sig mewakili PT Chung Giwa Indonesia menandatangani MoU, Senin (20/4/2026). (dok Undip)
Pendidikan

Undip Gandeng PT Chung Giwa Indonesia, Dorong Mahasiswa go Global

April 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Purbalingga Kirim 200 Calon Pekerja Global pada 2027
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?