Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Empat Polisi Patmor Mamuju Diduga Aniaya Warga, Begini Kronologinya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Empat Polisi Patmor Mamuju Diduga Aniaya Warga, Begini Kronologinya

Polisi di Mamuju , tengah menjalani pemeriksaan oleh Propam. Mereka diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap seorang warga saat melakukan patroli.

Nugroho P.
Last updated: Mei 14, 2025 7:07 am
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
ilustrasi pemukulan
SHARE

NARAKITA, MAMUJU – Empat anggota polisi dari Patmor Polresta Mamuju, Sulawesi Barat, tengah menjalani pemeriksaan oleh Propam. Mereka diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap seorang warga saat melakukan patroli.

Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Herman Basir, menyatakan bahwa keempat anggota tersebut telah dipanggil untuk dimintai keterangan terkait insiden itu. “Pihak Propam Polresta Mamuju kini sudah memeriksa empat orang anggota Patmor yang diduga melakukan pemukulan tersebut,” ujar Herman dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/5).

Peristiwa ini bermula ketika anggota Patmor Polresta Mamuju melakukan patroli rutin di Jalan Arteri, Mamuju. Di lokasi tersebut, mereka mendapati sekitar sepuluh warga sedang berkumpul. Melihat situasi tersebut, petugas segera mendekati kerumunan untuk melakukan pemeriksaan.

Namun, situasi berubah ketika dua warga tiba-tiba melarikan diri. Anggota Patmor pun melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil mengamankan salah satu dari mereka. Saat diinterogasi, warga tersebut justru menunjukkan sikap tidak serius dengan cengengesan.

Hal ini membuat salah satu anggota Patmor merasa tersinggung dan memberikan peringatan dengan menepuk bahu warga tersebut. Herman menjelaskan bahwa tindakan tersebut bukanlah pemukulan, melainkan hanya bentuk teguran ringan.

“Anggota Patmor tidak memukul, hanya menepuk-nepuk warga saja. Itu bentuk pembinaan ringan,” jelasnya.

Meski demikian, peristiwa ini tetap mendapat perhatian serius dari Propam Polresta Mamuju. Mereka akan memastikan apakah tindakan tersebut melanggar aturan kepolisian atau tidak.

Herman juga menyampaikan bahwa jika nanti terbukti bersalah, keempat anggota tersebut akan dikenai sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Kalau memang terbukti ada pelanggaran, sanksi akan diberikan sesuai aturan,” tegasnya.

Kejadian ini memicu berbagai tanggapan dari masyarakat, terutama karena melibatkan aparat keamanan dalam dugaan kekerasan. Pihak kepolisian berkomitmen untuk menyelesaikan kasus ini dengan transparan dan sesuai prosedur.

Propam Polresta Mamuju memastikan bahwa pemeriksaan akan dilakukan secara profesional dan objektif. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

Dalam situasi seperti ini, Herman mengingatkan bahwa anggota kepolisian tetap terikat dengan aturan dan kode etik profesi, sehingga setiap tindakan yang melanggar akan ditindak secara tegas.

Sementara itu, warga yang terlibat dalam kejadian ini sudah dipulangkan setelah dilakukan pembinaan oleh anggota Patmor. Pihak kepolisian meminta agar masyarakat selalu bekerja sama dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kesalahpahaman.

Kasus ini menjadi sorotan karena mencerminkan tantangan dalam menjaga kedisiplinan anggota kepolisian saat bertugas. Oleh karena itu, Propam Polresta Mamuju akan melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang.

Polresta Mamuju berharap masyarakat tetap memberikan dukungan dalam proses penyelidikan ini dan tidak terburu-buru menyimpulkan sebelum ada hasil pemeriksaan resmi.

Pihak kepolisian juga berjanji akan memberikan informasi lebih lanjut setelah pemeriksaan selesai dilakukan. Mereka berkomitmen menjaga profesionalisme dalam menangani kasus ini agar kepercayaan masyarakat terhadap institusi tetap terjaga.

Dengan adanya kasus ini, kepolisian juga akan memperketat pembinaan dan pengawasan terhadap anggotanya agar selalu bertindak sesuai prosedur.

Ipda Herman memastikan bahwa proses pemeriksaan akan berlangsung secara terbuka dan meminta masyarakat menunggu hasil resmi dari pihak berwenang.

Kasus ini menjadi pembelajaran penting bagi seluruh anggota kepolisian agar selalu bertindak sesuai kode etik dan mengedepankan pendekatan humanis dalam menghadapi masyarakat.

Polresta Mamuju akan terus memberikan update mengenai perkembangan kasus ini dan memastikan bahwa keadilan akan ditegakkan tanpa pandang bulu.

You Might Also Like

Seminggu Lagi Nikah, Eh Takdir Berkata Lain

Puan Minta Pemerintah Segera Mitigasi Dampak Konflik Israel-Iran

Terbukti Lakukan Money Politik, MK Batalkan Hasil Pilkada Barito Utara 2024

Nunggu Kontraksi Seharian, Bayi Al Ghazali Malah Santai Banget Datangnya

Sejarah! Robert Prevost Jadi Paus Leo XIV, Paus Pertama dari AS

TAGGED:polisi aroganpolisi lakukan kekerasanpolisi mamujupolisi razia
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ledakan pemusnahan amunisi kedaluwarsa milik TNI di Garut. Pemusnahan Amunisi Kadaluarsa Jangan Lagi Memakan Korban Jiwa
Next Article Ledakan pemusnahan amunisi kedaluwarsa milik TNI di Garut. Korban Ledakan Amunisi Garut Bukan Pemulung, Mereka Dipekerjakan TNI

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Remaja SMP Sudah Pakai Skincare, Ini Resikonya

Sentra Bandeng Tambakrejo Naik Kelas, Agustina Soroti Jalan hingga Mesin Presto

Cegah Gangguan Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Sisir Area Runway

PIAGAM PENGHARGAAN: Kolase foto piagam penghargaan Kantor Advokat da. Kurator LDN Ernst yang diberikan Hukumonline dalam ajang pemeringkatan Top 100 Indonesian Law Firm 2026. (ist)

LDN Ernst Raih Dua Penghargaan, Diakui Law Firm Terbaik di Jateng

FOOD FESTIVAL - Pembeli sedang memesan cahkwe di food festival kawasan Pecinan Semarang, Jumat (25/9/2026). (dul)

Berburu Kuliner di Heritage Food Festival Pecinan Semarang, Pengunjung Soroti Tenant Halal dan Nonhalal

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ketua DPR RI Puan Maharani bersama pimpinan dewan lainnya memimpin Sidang Paripurna DPR RI Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2024-2025 di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta.
Unik

DPR Soroti Isu Ojol, Angka Pengangguran Hingga Dampak Perang

Juni 24, 2025
Unik

Giliran Jam Mewah, Daftar Termahal Dunia, Punya Ahmad Sahroni Masuk Gak?

September 2, 2025
Viral

Senyum Tipis Atalia Muncul, Pilih Diam Soal Proses Cerai

Desember 22, 2025
Unik

Mantan Menkes Siti Fadilah Respons Pernyataan Menkes Budi soal Ukuran Celana Jeans dan Risiko Kesehatan Pria

Mei 18, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Empat Polisi Patmor Mamuju Diduga Aniaya Warga, Begini Kronologinya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?