Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pemusnahan Amunisi Kadaluarsa Jangan Lagi Memakan Korban Jiwa
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Pemusnahan Amunisi Kadaluarsa Jangan Lagi Memakan Korban Jiwa

Peristiwa Meledaknya Amunisi Kadaluarsa di Garut Jangan Lagi memakan Korban Jiwa

baniabbasy
Last updated: Mei 14, 2025 2:39 am
By baniabbasy
3 Min Read
Share
Ledakan pemusnahan amunisi kedaluwarsa milik TNI di Garut.
Ledakan pemusnahan amunisi kedaluwarsa milik TNI di Garut.
SHARE

Oleh: Pengajar Sejarah Militer dan Kepolisian Unnes Semarang

PERISTIWA pemusnahan amunisi kadaluarsa oleh Tentara Nasional Indonesia yang memakan korban jiwa baik dari anggota TNI petugas pemusnah atau pun warga sipil yang tinggal di sekitar lokasi, dan atau bahkan yang bekerja diperbantukan dalam kegiatan tersebut tidak boleh lagi terjadi.

Mengingat dalam catatan kejadian-kejadian sebelumnya, insiden ini kembali terulang. Yang terakhir adalah Senin, 13 Mei 2025, Dimana kegiatan tersebut memakan korban 14 nyawa melayang, emat dari anggota TNI yang bertugas, dan 9 warga sipil yang diperbantukan dalam kegiatan tersebut.

Berdasarkan catatan yang ada, insiden -meledaknya amunisi kadaluarsa milik TNI ini,- serupa juga pernah terjadi sebelum-sebelumnya. Pada 29 Oktober 1984 misalnya. Saat itu, ledakan dahsyat tanpa direncanakan di gudang peluru milik Korps Marinir Angkatan Laut, Jalan Cilandak KKO, Jakarta Selatan.

Trategi memilukan empat puluh satu tahun silam itu menewaskan 17 orang, melukai 224 orang, dan merusak lebih dari 1.500 rumah. Ledakan tersebut disebabkan oleh peluru mortir yang sudah tua.

Pada 5 Maret 2014 kembali terjadi tragedi ledakan amunisi milik TNI. Kali ini berlokasi di gudang amunisi milik Markas Komando Pasukan Katak atau Kopaska di Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Ledakan amunisi senjata dan bahan peledak tersebut mengakibatkan satu orang tewas dan 86 orang mengalami luka-luka hingga memerlukan perawatan intensif di berbagai rumah sakit berbeda.

Pada 14 September 2019, juga terjadi ledakan senjata di Kota Semarang, Jawa Tengah. Hanya saja, sumber ledakan bukan berasal dari amunisi milik TNI, melainkan milik Polri, tepatnya berlangsung di Markas Brimob, Srondol, Semarang.

Akibat ledakan itu 44 unit rumah rusak dengan kondisi kaca pecah, plafon rusak, hingga genteng usak. Adapun korban luka dialami oleh seorang anggota Brimob dengan luka di tangan kiri dan kepala akibat pecahan kaca.

Pada 30 Maret 2024, terjadi ledakan di Gudang Amunisi TNI milik Kodam Jaya di Ciangsana, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Meskipun peristiwa ini tidak ada korban jiwa, namun, sebanyak 133 keluarga dievakuasi. Sebab, ledakan membuat kaca rumah-rumah di sekitarnya pecah, bahkan amunisi seperti granat, rudal, peluru, dan mortir terpental ke permukiman.

Maka insiden ledakan di Garut ini tak terulang lagi di masa-masa mendatang. TNI dan Polri yang kebetulan bertuga menjaga dan memelihara amunisi harus menerapkan pengamanan Tingkat tinggi, terutama Ketika akan memusnahkan barang-barang (amunisi) kadaluarsa. Peristiwa terakhir harus menjadi evaluasi menyeluruh bagi TNI dan Polri secara kelembagaan dengan melakukan investigasi mendalam atas peristiwa ledakan. Hasil investigasi itu yang kemudian dijadikan alat dalam melakukan mitigasi awal bagian kelembagaan TNI atau Polri yang membawahi bidang persenjataan.

You Might Also Like

Liburan ke Solo, Yuk Jelajahi 5 Spot Budaya yang Bikin Nambah Wawasan!

Negara Paling Jarang Jalan Kaki, Indonesia Masuk Zona Terbawah

Gubernur Apresiasi Peran Relawan Tangani Bencana

Saat Bencana Datang, Umrah Tetap Jalan, Inilah Nasib Sang Bupati Aceh Selatan

2 Cara Rawat Kulit di Usia 40+ Biar Tetap Glowing dan Nggak Kusam

TAGGED:Amunisi Kadaluarsa MeledakLedakan Amunisi Garut
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gubernur Jawa Barat saat mengunjungi keluarga korban Ledakan Amunisi Garut Dedi Mulyadi: Mereka (Warga Korban Ledakan Amunisi Garut) Ngakunya Kerja Sudah Lama
Next Article Empat Polisi Patmor Mamuju Diduga Aniaya Warga, Begini Kronologinya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Anak Muda Ogah Jadi Petani? Ketua DPRD Jateng Bongkar Penyebabnya

Agustina: Bullying Bukan Kenakalan Biasa, Pelaku Harus Diproses

Heboh di Banjarnegara, Pengasuh Ponpes Diduga Lakukan Pencabulan Kepada 4 Santriwati

KOORDINASI--Sudewo Bupati Pati nonaktif, berkoordinasi dengan penasihat hukumnya di ruang sidang, Senin (29/6/2026). (bae)

Kubu Sudewo Salahkan Pengawal KPK: Kericuhan Dipicu Ulah Petugas

FPP Undip dan Pertamina Bikin KKN Naik Kelas di Pedurungan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kondisi banjir rob yang menggenang di sebagian wiayah pesisir Kota Semarang dan Kabupaten Demak yang terus mengalami peningkatan dalam setiap tahunnya. Banjir dan rob ini, terjadi karena selain faktor alam (perubahan iklim) juga karena faktor kesalahan manusia mengelola alam. Foto: ilustrasi banjir Semarang
Unik

Imbas Jebolnya Tanggul Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Permukiman Warga Banjir

Mei 24, 2025
Viral

Kasus Sirop Beracun Lagi-Lagi Makan Korban, Kali Ini di India ,  BPOM Indonesia Lakukan Ini 

Oktober 7, 2025
Unik

Must-Have Tools for Professional and Amateur Photographers

Januari 28, 2023
Ilustrasi jemaah sedang melalukan ritual ibadah haji di Masjidil Haram.
Tips

Waspada! Ada Fenomena Jemaah Haji Mirip ‘Zombi’ Tahun 2026

Desember 8, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pemusnahan Amunisi Kadaluarsa Jangan Lagi Memakan Korban Jiwa
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?