BACAAJA, KLATEN – Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan permintaan maaf kepada warga Klaten, sebelum ia diberangkatkan ke Jakarta.
Hamenang terjaring Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK) pada Kamis (15/10/2026). Ia jemput KPK di rumah dinas Bupati Klaten pada Kamis pagi.
Selanjutnya, Hamenang diperiksa di Mapolresta Klaten selama sekitar 14 jam. Petugas KPK kemudian membawa Hamenang ke Jakarta menggunakan Kereta Api (KA) pada Kamis (15/10) malam.
Bacaaja: BREAKING NEWS: Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Dikabarkan Terjaring OTT KPK
Bacaaja: Kronologi Bupati Klaten Hamenang Terjaring OTT KPK: Dijemput di Rumah Dinas, Dibawa ke Mapolresta Klaten
Pantauan di lapangan, petugas KPK keluar dari Mapolresta Klaten pukul 22.30 WIB membawa Bupati Klaten bersama belasan ASN. Rombongan itu kemudian masuk dalam mobil Avanza warna hitam.
Bupati berada mobil terdepan dan disusul bersama lima mobil lainnya menuju Stasiun Klaten.
Hamenang pakai masker pakai kaos hitam dan topi sempat menandatangani surat kuasa pada pengacaranya sebelum masuk ke dalam mobil.
Pada awak media Hamenang sempat meminta maaf atas kasus yang menjeratnya.
“Saya mohon maaf. Saya mohon dimaafkan kalau ada salah. Saya mengikuti proses hukum yang berlaku. Mohon maaf telah mengecewakan,” kata Hamenang sembari masuk mobil KPK.
Kapolresta Klaten Kombes Pol Ari Cahya Nugraha, buka suara terkait KPK yang memeriksa sejumlah orang yang diduga terkena OTT KPK, Kamis (15/10).
Ia membenarkan bahwa tim KPK melaksanakan kegiatan penangkapan terhadap sejumlah orang di Klaten.
“Polresta Klaten memberikan dukungan berupa tempat untuk pemeriksaan dan pengamanan selama kegiatan berlangsung,” ujar Ari di Mapolresta Klaten.
Ttim dari KPK, kata dia, melaksanakan giat penangkapan beberapa oknum yang diduga terkait dengan tindak pidana yang sedang ditangani oleh tim KPK.
Ari mengatakan sejumlah orang yang diamankan menjalani pemeriksaan di Mapolresta Klaten sejak Kamis pagi. Hingga Kamis malam, proses pemeriksaan oleh tim KPK masih berlangsung.
“Pelaksanaannya dari tadi pagi sampai saat ini masih berjalan. Masih kita amankan proses pelaksanaan pemeriksaannya,” katanya. (*)

